3 Langkah Menyiapkan Tabungan Dana Pensiun

Tidak ada yang mengetahui jalan hidup seseorang. Berbagai macam faktor dapat memicu perubahan signifikan dalam hidup kita. Misalnya, mungkin saat ini Anda berfikir bahwa akan pensiun tepat waktu, namun tidak menutup kemungkinan bahwa masa pensiun datang lebih cepat. Maka dari itu, siapkanlah tabungan dana pensiun sedini mungkin.

Modalku telah merangkum 3 langkah dalam menyiapkan tabungan dana pensiun yang bisa Anda terapkan. Berikut ulasannya!

Maksimalkan langkah strategis menabung dana pensiun Anda dengan kiat-kiat ampuh pada artikel ini “Part 1: Kiat-kiat Mempersiapkan Dana Pensiun”!

Lakukan Perencanaan Matang

Dalam mempersiapkan tabungan dana pensiun, Anda harus fokus pada kemungkinan terburuk yang akan terjadi di masa depan. Hal ini berguna untuk menjamin kelayakan hidup apabila terjadi risiko-risiko yang tidak bisa dikontrol manusia seperti bencana dan penyakit. Pertama, tentukan target usia pensiun Anda dan target jumlah dana pensiun. Misalnya, Anda berusia 25 tahun dan ingin pensiun di usia 60 tahun. Berarti, Anda memiliki sekitar 35 tahun untuk bisa mengumpulkan dana pensiun dengan jumlah yang sudah ditentukan sendiri.

Kemudian, buatlah rencana membangun rumah tangga. Maksudnya, Anda harus menentukan besar biaya tanggungan pasangan dan anak-anak selama masa produktif. Faktor jumlah keturunan sangat memengaruhi besar dana pensiun yang akan Anda terima karena Anda harus membiayai kebutuhan hidup dan edukasi sang buah hati hingga mereka dapat hidup mandiri.

Ketiga, pikirkan angka harapan hidup Anda berdasarkan gaya hidup yang sedang Anda jalani. Umumnya, angka harapan hidup di Indonesia adalah sekitar 75 tahun yang berarti Anda harus mempersiapkan dana pensiun yang cukup untuk kebutuhan hidup selama 15 tahun. Semakin cepat Anda memulai tabungan dana pensiun, semakin kecil juga jumlah uang yang perlu disisihkan per bulannya. Jangan lupa untuk memasukkan perhitungan inflasi ke dalam rencana dana pensiun Anda.

Hidup hemat

Sulit sekali untuk meminimalisir pengeluaran apabila Anda tidak rajin membuat laporan keuangan. Anda tidak perlu membuat laporan keuangan yang rumit, cukup catat informasi arus pemasukan dan pengeluaran sehari-hari. Biasakan diri untuk menyimpan struk belanja agar Anda dapat melakukan pencatatan pengeluaran dengan mudah di rumah.

Selain membuat laporan keuangan, Anda juga bisa menerapkan prinsip 10-20-30-40. Prinsip ini menjabarkan persentase penggunaan uang selama sebulan. Angka 10 merujuk pada 10% gaji yang disisihkan untuk amal kebaikan. 20% gaji digunakan untuk ditabung atau diinvestasikan dan sebanyak 30% bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lalu, tersisa 40% untuk membayar cicilan seperti sewa rumah, pajak, tagihan listrik, dan semacamnya.

Prinsip 10-20-30-40 bisa disesuaikan dengan keperluan Anda sehari-hari, asalkan persentase gaji yang disisihkan untuk ditabung tetap pada angka 20. Dengan menentukan target pengeluaran seperti ini, Anda secara langsung mengontrol kebiasaan pengeluaran dan memotong aktivitas belanja barang yang sebetulnya tidak diperlukan.

Sudah selesai membaca artikel part 1? Simak kelanjutannya di “Part 2: Instrumen Investasi yang Cocok untuk Menyiapkan Dana Pensiun”!

Komitmen dalam menabung

Setelah membiasakan diri untuk hidup hemat, kini saatnya Anda berkomitmen dalam menabung. Langkah awal yang harus Anda terapkan adalah membuat rekening terpisah untuk setiap jenis tabungan yang Anda miliki. Jika Anda memiliki rekening di bank A untuk menerima gaji, buatlah rekening di bank lain sebagai tabungan dana pensiun. Dengan memisahkan rekening dan bank, Anda tidak akan terbuai memakai uang dari dana pensiun untuk keperluan mendesak.

Tabungan dana pensiun dan tabungan dana darurat tidak bisa disamakan, karena keduanya memiliki fungsi masing-masing. Memisahkan rekening untuk dana pensiun dan dana darurat adalah cara pintar menabung yang dapat memaksimalkan penggunaan gaji Anda. Untuk tabungan dana pensiun, Anda bisa memilih jenis tabungan deposito berjangka untuk rate bunga yang lebih tinggi.

Lakukan investasi

Cara lain untuk mempersiapkan tabungan dana pensiun adalah dengan melakukan investasi. Investasi ini jelas lebih menguntungkan karena berbentuk passive income, tetapi Anda tetap harus berhati-hati. Dalam dunia saham, berlaku prinsip risk and return; semakin tinggi keuntungannya, semakin besar juga risiko yang bisa terjadi.

Bagi Anda yang merupakan pemula di bidang investasi, Anda bisa memulai dengan jenis investasi aman seperti reksadana dan obligasi. Selain itu, pemerintah juga memiliki program dana pensiun dari BPJS. Anda bisa mempersiapkan tabungan dana pensiun melalui BPJS Jaminan Pensiun dan BPJS Jaminan Hari Tua. Tentunya, investasi ini diatur oleh manager investasi dari pihak BPJS dengan rata-rata return 7-12% per tahun.

Beberapa bank dan perusahaan asuransi juga menawarkan program Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang memiliki beragam jenis paket investasi, baik yang aman maupun agresif. Salah satu investasi menguntungkan yang juga ikut berperan membangun ekonomi UMKM adalah investasi di Modalku. Menggunakan prinsip risk and return, Modalku mempermudah Anda dalam menanam modal dalam bentuk pinjaman usaha di sejumlah UMKM berbeda.

Penanaman modal di beberapa peminjam usaha ini biasanya disebut sebagai diversifikasi, sebuah cara yang dapat meminimalisir terjadinya kerugian investasi. Masa tua Anda pun semakin nyaman dan aman dengan tabungan dana pensiun melalui investasi Modalku.


Itulah 3 cara mudah dalam mempersiapkan tabungan dana pensiun yang bisa Anda mulai sekarang juga. Lakukan ketiga cara ini dan dana pensiun pun akan cepat terkumpul untuk menjamin masa tua yang indah. Bersama Modalku, dapatkan passive income dengan return yang menarik sekaligus berpartisipasi dalam membangun ekonomi bangsa

Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan bunga menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply