Pengertian Deposito dan Alasan untuk Memilikinya

Dewasa ini, investasi sudah bukan lagi menjadi sekedar gaya hidup, tapi juga kebutuhan. Laju inflasi yang tak menentu mengharuskan banyak orang untuk menginvestasikan uangnya. Namun di sisi lain, kesadaran investasi masyarakat masih rendah. Investasi dianggap sebagai praktik yang hanya bisa dilakukan oleh orang berduit. Padahal, investasi bisa dilakukan dengan modal kecil, misalnya deposito.

Deposito kerap dipilih sebagai instrumen investasi yang menarik, khususnya bagi investor pemula. Selain aman, risiko deposito juga tergolong minim. Meski bukan tergolong produk baru, masih banyak yang belum tahu apa itu deposito? Bagaimana cara mendapatkannya? Mengapa kita perlu memilikinya?

Apa Itu Deposito?

Deposito adalah produk simpanan dari perbankan yang penyetoran dan penarikannya hanya bisa dilakukan di waktu tertentu. Dalam masa simpanan, nasabah tidak boleh menarik uangnya. Jika dicairkan sebelum jatuh tempo, Anda akan kena pinalti sesuai dengan aturan bank yang menerbitkan deposito. Deposito juga bisa diperpanjang secara otomatis dengan sistem ARO (Automatic Roll Over). Dengan cara ini, uang Anda akan terus berkembang.

Meski tergolong simpanan, return yang dihasilkan oleh deposito lebih tinggi dari tabungan. Tidak heran, jika deposito juga bisa digolongkan sebagai instrumen investasi yang menguntungkan.

Lihat juga:  “Reksadana, Sukuk, atau Deposito, Pilih yang Mana?”

Jenis-Jenis Deposito

Setelah memahami pengertian deposito, kini Anda juga perlu tahu jenis-jenis deposito. Ada 3 jenis deposito yang beredar. Tentukan mana yang paling cocok untuk Anda! Apa saja itu?

Deposito Berjangka

Deposito jenis ini termasuk yang paling banyak beredar di pasaran. Deposito berjangka disimpan dalam jangka waktu tertentu dengan tingkat bunga di atas bunga tabungan biasa. Biasanya jangka waktu deposito dimulai dari 1, 3, 6, 12 atau 24 bulan. Deposito berjangka cocok untuk individu maupun bisnis. Bunga deposito bisa didapatkan setiap bulan secara rutin. Dengan memiliki deposito berjangka, Anda akan punya passive income.

Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito merupakan jenis deposito yang diterbitkan atas unjuk, sehingga tidak perlu mencantumkan nama pada sertifikatnya. Keunggulan deposito jenis ini adalah mudah dipindahtangankan dengan mudah. Siapapun bisa mencairkan dana deposito selama ia dapat menunjukkan sertifikat. Dengan keunggulan ini, sertifikat deposito bisa dijadikan hadiah atau warisan.

Mudah dipindahtangankan juga menjadi kelemahan sertifikat deposito. Sertifikat ini bisa saja, hilang, dicuri, atau dirampok. Dan orang yang berhasil mendapatkan sertifikat ini bisa mencairkannya. Oleh karena itu, sertifikat deposito harus dijaga baik-baik, bila perlu simpan di dalam brankas.

Deposito On Call

Berbeda dengan 2 deposito sebelumnya, deposito on call merupakan deposito yang jangka waktunya sangat singkat. Anda bahkan bisa berinvestasi hanya selama 3 hari. Jangka waktu maksimal deposito on call adalah 30 hari.

Namun, untuk memiliki deposito on call dibutuhkan dana setoran awal yang besar. Biasanya Anda diharus menyetor minimal Rp 100 juta untuk membuka rekening. Beberapa bank bahkan ada yang mensyaratkan setoran hingga Rp 2 miliar.

Manfaat Bunga Deposito

Jika dibandingkan dengan tabungan biasa, bunga deposito lebih menguntungkan. Deposito bisa memberikan bunga tiga kali lipat dari bunga tabungan. Bunga deposito berkisar antara 5 hingga sekitar 7% dari jumlah dana Anda. Namun, Anda harus patuh dengan jangka waktu yang ditetapkan. Jika tidak, bukannya untung Anda malah merugi karena kena denda.

Oleh karena itu, perencanaan keuangan menjadi sangat penting agar investasi Anda tidak terganggu. Pertimbangkan dengan matang, kapan Anda membutuhkan uang tersebut? Berapa jumlah uangnya? Semua itu bisa diketahui setelah Anda menetapkan tujuan keuangan. Misalnya, 2 tahun ke depan Anda ingin beli smartphone. Maka belilah deposito yang jangka waktunya 24 bulan. Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan smartphone terbaru karena tambahan uang dari bunga deposito.

Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan. Bunga deposito juga bisa digunakan untuk mengembangkan usaha kecil. Bagaimana caranya? Mudah. Kumpulkan uang yang disisihkan dari laba usaha hingga mencapai jumlah tertentu, misalnya Rp 5 juta. Kemudian, simpan uang tersebut ke deposito berjangka.

Nantinya, deposito tersebut akan memberikan Anda bunga setiap bulan. Nah, bunganya jangan terburu-buru dipakai, lakukan ARO (Automatic Roll Over) agar dana terus berkembang. Jika perlu sampai 24 bulan. Setelah terkumpul, Anda bisa mulai mengembangkan bisnis. Misalnya, membeli alat produksi baru atau meningkatkan jumlah karyawan.

Jika Anda tidak sabar menunggu sampai dana terkumpul, tidak masalah. Gunakan bunga deposito bulanan untuk memberikan rewards kepada pelanggan setia Anda. Dengan demikian, mereka akan semakin loyal kepada produk Anda. Rewards pun tidak akan menganggu arus kas bisnis Anda. Lakukan hal ini secara rutin kepada beberapa pelanggan.

Mengapa Kita Perlu Beli Deposito?

Setelah mengetahui jenis dan manfaat bunga deposito, sudahkah Anda yakin dengan instrumen investasi ini? Jika belum, mungkin Anda perlu alasan kuat. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa Anda perlu memiliki deposito!

Mudah

Kemudahan menjadi key selling point bagi sebuah produk investasi. Deposito mudah didapatkan di mana saja. Setiap bank punya produk deposito. Anda tinggal membandingkan di antara semua produk tersebut. Produk mana yang paling memberikan keuntungan untuk Anda? Selain mudah didapatkan, suku bunga deposito juga lebih mudah diakses.

Untuk membuka rekening deposito, Anda tidak perlu menyiapkan berbagai macam dokumen. Anda hanya perlu menunjukkan kartu identitas dan rekening bank. Setelah itu, Anda culup menyetorkan sejumlah uang untuk Anda “kembangkan”. Selanjutnya, Anda hanya tinggal menunggu hasilnya. Mudah bukan?

Aman dan Dijamin Pemerintah

Meski semua instrumen investasi punya risiko, namun untuk deposito risikonya sangat minim. Selain itu, pemerintah juga menjamin simpanan pokok deposito Anda hingga Rp 2 milyar. Dengan jaminan ini, uang Anda akan tetap aman meski bank penyedia deposito kondisi keuangannya sedang buruk.

Produk semacam ini cocok untuk menghadapi berbagai ketidakpastian ekonomi, seperti resesi, krisis ekonomi atau bahkan depresi. Nah, tunggu apalagi, segera miliki deposito dan amankan uang Anda sekarang juga!

Pelajari lebih jauh tentang resesi di artikel-artikel ini: “Ada Resesi? Jangan Khawatir! Lakukan 5 Langkah Ini!” dan “Instrumen Investasi yang Cocok untuk Menghadapi Resesi”

Bisa Jadi Jaminan

Selain dijamin, deposito juga bisa dijadikan jaminan untuk mengajukan pinjaman. Deposito punya nilai yang cukup besar, sehingga bank bisa menjadikannya sebagai jaminan kredit. Bagi Anda yang pengusaha, tentu ini bisa dijadikan sebagai kesempatan untuk memajukan bisnis. Selain mendapatkan bunga, Anda juga bisa mendapatkan kesempatan mengajukan pinjaman.

Tak hanya untuk pinjaman usaha, deposito juga bisa digunakan untuk sebagai jaminan untuk kredit multiguna. Berbagai keperluan Anda dapat dengan mudah dipenuhi melalui kredit multiguna. Dengan jaminan deposito, proses pengajuan kredit dapat berlangsung lebih cepat. Selain itu, suku bunga pinjamannya juga rendah. Meskipun punya banyak kemudahan, Anda tetap harus bijak saat berutang. Dengan bijak berutang Anda akan terbebas dari masalah keuangan.

Ingin hindari masalah keuangan dengan bijak berutang?  Baca lebih lanjut di sini!


Itulah pengertian, bunga, hingga alasan mengapa Anda harus punya deposito. Memiliki deposito bukan sekedar mengamankan uang Anda saja. Anda juga harus punya tujuan penempatan uang tersebut. Apakah untuk jangka panjang, menengah, atau pendek? Menetapkan tujuan keuangan adalah langkah perencanaan keuangan yang tepat. Dengan cara ini, masa depan keuangan Anda akan lebih cerah.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply