Memulai Usaha Mikro, Kenapa Tidak?

Usaha mikro mempunyai peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya wadah khusus bagi usaha mikro, yakni Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Kementerian ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam memajukan ekonomi mikro. Tak hanya pemerintah, Anda juga bisa ikut berkontribusi dengan memulai usaha mikro. Simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Mengapa Harus Memulai Bisnis Mikro?

Ada banyak alasan mengapa Anda harus memulai bisnis mikro. Salah satunya adalah membantu mengentaskan kemiskinan. Masyarakat kecil memiliki masalah kemiskinan yang seakan tidak ada habisnya. Usaha mikro menjadi sarana yang tepat mengentaskan kemiskinan.

Mengapa? Karena tingginya angka penyerapan tenaga kerja usaha mikro dapat membuka lapangan pekerjaan yang dibutuhkan. Usaha mikro mampu menyerap hingga 87% tenaga kerja. Angka ini semakin menunjukkan besarnya peran bisnis mikro bagi perekonomian bangsa.

Bantu Sesama dengan Usaha Mikro

Tidak seperti perusahaan besar yang biasanya berlokasi di pusat-pusat kota, usaha mikro tersebar di berbagai pelosok sehingga dapat membantu pemerataan ekonomi masyarakat. Pemerataan ini juga dapat menjangkau daerah-daerah kecil di Indonesia sekali pun. Jurang ekonomi yang selama ini ada di antara masyarakat miskin dan kaya dapat diperkecil dengan banyaknya usaha mikro. Dengan adanya usaha mikro, masyarakat kecil juga tak perlu datang ke pusat kota untuk mencoba mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Makin Mudah Berbisnis Mikro dengan Kolaborasi

Sebagai salah satu cara memulai usaha dan mengembangkannya menuju kesuksesan dan memperluas jangkauan, kolaborasi layak untuk dipertimbangkan. Kolaborasi usaha mikro dapat dilakukan dengan banyak cara, mulai dari kolaborasi dari dalam (menyangkut tim maupun partner kerja) ataupun kolaborasi ke luar (seperti memanfaatkan platform bisnis online).

Kanal-kanal yang bisa digunakan untuk melakukan penjualan serta pemasaran bagi pelaku usaha mikro juga makin bervariasi berkat digitalisasi. Memanfaatkan perkembangan tersebut, kolaborasi yang dilakukan usaha mikro dapat membawa hasil dan keuntungan yang lebih besar.

Lihat juga: “Modal Sosial: Senjata Ampuh Usaha Mikro”

Pengusaha yang Berhasil Memulai Bisnis dari Skala Mikro

Ada banyak pengusaha yang berhasil dari bisnis mikro, salah satu contohnya adalah Sunny Kamengmau. Pria asal Nusa Tenggara Timur ini sukses menjadi pengusaha mikro. Kesuksesannya diawali saat Sunny bertemu dengan pengusaha asal Jepang yang memintanya memasok tas kulit ke Negeri Sakura tersebut. Perlahan tapi pasti, tas buatan Sunny yang diberi nama Robita sangat disukai oleh kalangan sosialita kelas atas di Jepang. Kualitas tas yang dibuatnya serta ketekunan Sunny dalam bekerja membuatnya sukses hingga sekarang.

Selain Sunny, ada pula Reza Nurhilman asal Bandung yang memulai usaha mikro yang menjual keripik lokal. Dengan modal awal Rp15 juta, Reza menggandeng produsen keripik lokal di Bandung untuk melakukan bisnis keripik yang diberi nama Maicih. Melalui pemasaran lewat Twitter dan dari mulut ke mulut, usaha mikro milik Reza laku keras di pasaran, membuatnya mendapatkan keuntungan besar dan membuka peluang bagi pebisnis yang ingin mengikuti jejaknya.

Lihat juga: “4 Kisah Sukses Memulai Usaha dari Utang”

Sudah yakin untuk memulai usaha mikro dengan mempertimbangkan berbagai informasi di atas? Segera temukan peluang usaha modal kecil dan cara memulai usaha yang mudah! Semoga bermanfaat, ya!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply