Cara Kekinian Memaknai Sumpah Pemuda

Di Indonesia, tanggal 28 Oktober diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda. Penetapan hari nasional tersebut dilandasi oleh semangat persatuan dalam peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Meski peristiwa tersebut sudah lampau, semangatnya tetap tertanam di hati masyarakat Indonesia. Namun, di masa sekarang mungkin sebagian orang merasa kebingungan bagaimana cara memaknai Sumpah Pemuda di era milenial. Maka dari itu, Anda bisa menyimak beberapa cara berikut ini agar momentum Sumpah Pemuda lebih bermakna.

Saling Menghormati dan Menghargai Sesama

Poin utama dalam momentum Sumpah Pemuda di masa lalu adalah untuk menyatukan semua elemen bangsa, tidak hanya para pemuda. Termasuk pula menyatukan semua etnis, agama, dan suku dalam satu “rumah” besar, yakni bangsa Indonesia. Namun, seiring berjalannya waktu, makna tersebut diuji oleh berbagai kejadian yang berpotensi memecah belah kesatuan bangsa.

Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersebut kembali terjadi, penting bagi kita untuk memupuk kembali rasa persatuan dengan cara saling menghormati dan menghargai sesama. Ini bisa mulai dari hal kecil di kehidupan sehari-hari. Misalnya menanamkan sikap toleransi antar umat beragama hingga membantu teman atau sesama yang mengalami kesulitan.

Menggunakan Produk dalam Negeri

Mungkin banyak di antara kita yang masih menganggap remeh produk buatan anak negeri. Alasannya, kualitas yang diberikan kurang baik. Padahal, kualitas produk buatan anak negeri tidak kalah baiknya dari produk dari luar negeri. Selain itu, faktor gengsi juga menjadi poin penting mengapa banyak orang di tanah air lebih percaya diri menggunakan produk luar negeri.

Pada momentum Sumpah Pemuda, Anda bisa menggunakan produk dalam negeri untuk membangkitkan rasa cinta tanah air. Misalnya saja Anda menggunakan produk fashion karya anak bangsa atau produk yang dibuat oleh UMKM. Di samping meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air, dengan menggunakan produk dalam negeri tersebut, Anda juga berkontribusi sekaligus memberikan apresiasi terhadap UMKM sebagai penopang perekonomian nasional pada masyarakat. Selain cinta tanah air, membeli produk dalam negeri juga wujud gotong royong.

Ingin tahu lebih banyak tentang gotong royong? Simak artikel-artikel ini: “4 Bentuk Gotong Royong dalam Usaha Mikro” dan “Semangat Gotong Royong dalam P2P Lending”

Menyebarkan Pesan Positif

Meski terkesan sepele, menyebarkan pesan positif memiliki dampak yang cukup besar bagi masyarakat. Cara ini sangat cocok untuk menyebarkan kembali semangat Sumpah Pemuda, yakni bertanah air satu, Indonesia. Sebagai warga negara yang baik dan wujud peran pemuda di era milenial, menyebarkan pesan positif bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Misalnya saja menyebarkan informasi yang positif dan membangun lewat media sosial, mengingat saat ini banyak informasi negatif yang bermunculan di media sosial. Tidak jarang pula pesan dan berita bohong ini menimbulkan perselisihan di masyarakat. Dengan menyebarkan pesan positif, setidaknya Anda dapat memupuk kembali semangat persatuan dan meningkatkan kembali rasa persaudaraan antar sesama.

Menekuni Bisnis Sesuai dengan Bidang yang Digeluti

Selain cara di atas, cara memaknai Sumpah Pemuda saat ini juga bisa dengan menekuni bisnis yang digeluti, termasuk pula bisnis online. Apalagi bisnis ini memiliki perkembangan yang pesat di era revolusi industri 4.0. Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan dalam menekuni bisnis online ini, salah satunya adalah bisnis kreatif.

Bisnis online memiliki banyak manfaat bagi diri sendiri, sesama, dan bagi perekonomian negara, baik langsung maupun tidak langsung. Dengan menekuni bisnis online, maka Anda dapat menggerakkan semua sektor. Misalnya, bisnis online menggerakkan sektor di bidang ekspedisi, mendorong masyarakat untuk melakukan pembayaran dan transaksi non-tunai melalui transfer. Dengan begitu, ini juga mensukseskan program pemerintah dalam hal kampanye pembayaran nontunai dan mengembangkan bisnis kecil atau UMKM.

Lihat juga: “Lika-Liku Bisnis Online”


Setidaknya itulah cara untuk memaknai Sumpah Pemuda di era milenial saat ini. Sebagai generasi penerus bangsa, Anda bisa menerapkan cara di atas dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda di tahun ini. Selamat Hari Sumpah Pemuda!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply