Bokek Setelah Harbolnas? Jangan Khawatir, Ada Solusinya Kok!

Wih sebentar lagi ada harbolnas nih! Ya Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) memang ditunggu banyak orang. Termasuk Anda. Sudahkah Anda menyiapkan dananya? Atau Anda berencana menggunakan kartu kredit, atau layanan pay later untuk membayar belanjaan Anda. Apapun cara bayarnya, itu pilihan Anda. Selama Anda memperhitungkan dengan baik, tidak ada salahnya.

Meskipun hanya belanja dan terkesan hura-hura, harbolnas patut menjadi bagian dari perencanaan keuangan Anda. Dengan menyiapkan dana untuk harbolnas, Anda sudah menyelamatkan masa depan keuangan Anda. Ingat ini akhir tahun. Anda pasti ingin liburan akhir tahun yang menyenangkan bukan? Atau sekedar mengirimkan ucapan selamat hari natal atau tahun baru pada teman atau kolega. Jangan lupa di bulan Desember juga ada hari ibu. Anda perlu menyiapkan hadiah untuk ibu Anda bukan? Tentu Anda perlu merencanakan semuanya, terutama dananya.

Meski Anda sudah menyiapkan dana untuk harbolnas, bisa jadi godaan diskon, cashback, hingga buy one get one membuat Anda kalap dan lupa diri. Alhasil, pengeluaran Anda akan melebihi bujet yang sudah ditetapkan. Jika sudah demikian, kondisi keuangan Anda akan berantakan setelah harbolnas.

Lantas, bagaimana cara memulihkan keuangan pasca harbolnas? Simak tips-tipsnya di bawah ini!

Cek Isi “Dompet”

Mengecek isi dompet adalah langkah awal untuk memastikan kondisi keuangan terkini. Setelah berbelanja berbagai barang, Anda perlu pastikan berapa uang yang tersisa? Jangan lupa untuk memeriksa tagihan kartu kredit, pay later, atau pinjaman lainnya. Adakah pos-pos anggaran yang bolong, karena terpakai belanja online?

Selain mengecek isi dompet, Anda juga perlu memeriksa kembali barang-barang yang sudah Anda beli. Pikirkan kembali, apakah Anda benar-benar membutuhkan barang tersebut? Perlu diketahui bahwa belanja online dapat mendorong pola impulsif. Sifat effortless dalam belanja akan mendorong Anda untuk terus impulsif dalam berbelanja. Jika Anda tidak bisa mengendalikannya, masalah keuangan akan menanti Anda. Jika ternyata barang tersebut tidak benar-benar Anda butuhkan, jangan lakukan hal yang sama di kemudian hari. Pikirkan dengan masak sebelum belanja online.

Belanja online juga bisa hemat lho. Mau tau caranya? Klik di sini!

Dengan melakukan introspeksi, perilaku keuangan Anda akan makin baik ke depannya. Anda pun jadi lebih “kuat” dan tidak mudah tergoda diskon. Jangan lupa juga untuk memeriksa dana darurat Anda. Apakah dana tersebut terpakai? Jika terpakai segera ganti. Dicicil pun tak masalah, yang penting pos anggaran dana darurat tetap jadi prioritas.

Prioritaskan Cicilan

Setelah isi dompet diperiksa, Anda bisa mulai memeriksa kondisi cicilan, seperti cicilan rumah, cicilan kendaraan, hingga cicilan kartu kredit. Apakah Anda bisa membayar berbagai cicilan tersebut? Utang konsumtif seperti cicilan-cicilan tersebut harus segera dilunasi. Karena jika tidak maka bunganya akan melambung dan menjadi beban di bulan-bulan berikutnya. Bukan tidak mungkin Anda akan terjerumus pada bencana keuangan, karena sering menunggak cicilan.

Jika perlu, Anda harus memangkas anggaran pleasure untuk sementara waktu, seperti nonton film di bioskop, membeli die cast, ataupun kulineran. Menahan diri untuk sementara waktu tentu bukan masalah. Ingat! kesehatan keuangan Anda adalah yang utama. Anda bisa menikmati semua kesenangan tersebut setelah kondisi keuangan Anda kembali normal.

Mulai Menabung (Lagi) dari Nol

Setelah uang Anda menipis karena harbolnas, Anda harus menabung lagi dari nol. Mungkin ada rasa enggan, karena setelah menabung sekian lama, uang habis begitu saja. Namun, Anda perlu mengabaikan perasaan tersebut. Ingat, masih ada hari depan. Temukan motivasi baru, agar Anda kembali bersemangat saat menabung, misalnya ingin membeli rumah pertama, beli mobil baru, jalan-jalan ke luar negeri atau bahkan dana untuk harbolnas berikutnya.

Saat menabung, disiplin adalah kunci. Jika terasa sulit, Anda bisa memulainya dengan cara menabung di depan. Sisihkan sebagian uang sesaat setelah menerima gaji. Sesuaikan jumlahnya dengan rencana keuangan Anda. Misalnya, Anda ingin mengikuti harbolnas tahun depan. Segera catat, barang-barang apa saja yang Anda inginkan. Cari informasi harganya, kemudian jumlahkan. Setelah mengetahui jumlah dana yang dibutuhkan, Anda tinggal menetapkan berapa jumlah uang yang akan ditabung tiap bulannya. Dengan demikian, kondisi keuangan Anda akan tetap sehat setelah harbolnas. Anda pun tidak perlu pusing memikirkan cara memulihkan kondisi keuangan pasca harbolnas.

Saat menabung, kuatkan diri agar tidak mudah tergoda belanja online, diskon cashback dan berbagai promo menarik. Tentu hal ini tidak mudah, apalagi berbagai tawaran tersebar luas di berbagai platform media sosial. Saat mulai tergoda, ingatkan diri bahwa Anda akan belanja “sepuasnya” saat harbolnas tahun depan.

Lihat juga: “Cara Menabung 101 Bagi Shopaholic”

Sisihkan untuk Investasi

Setelah sukses menabung dengan menyisihkan uang di awal bulan, level selanjutnya adalah membagi bujet tabungan jadi dua. Pertama untuk menabung, dan yang kedua untuk investasi.  Mengapa perlu berinvestasi? Dengan berinvestasi, uang Anda tidak hanya terkumpul tapi juga akan terus berkembang. 

Sebelum memilih produk investasi yang menguntungkan, Anda perlu menetapkan target. Meskipun masih pemula, Anda perlu memiliki target yang jelas tentang tujuan investasi dan berapa return yang ingin dicapai dalam jangka waktu tertentu. Misalnya, membeli rumah impian. Dengan mengetahui jumlah uang yang dibutuhkan, Anda bisa memilih instrumen investasi mana yang cocok dengan tujuan Anda. Jika tujuan Anda ingin puas belanja online saat harbolnas tahun depan, maka Anda bisa memilih investasi jangka pendek, seperti deposito dan saham.

Setelah menetapkan target, Anda bisa mulai memilih instrumen investasi. Selain cocok dengan kebutuhan Anda, instrumen tersebut juga harus Anda pahami. Selain besaran return, Anda juga harus tahu cara kerja produk, risiko, dan tips untuk mencapai imbal hasil investasi yang maksimal. Jangan cuma mengacu satu sumber informasi, carilah sumber informasi dan sudut pandang yang bervariasi. Selain itu, Anda juga bisa memilih instrumen investasi kekinian, seperti P2P lending.

Tetap Catat Pengeluaran Anda

Meski kondisi keuangan Anda belum pulih, Anda harus tetap mencatat pengeluaran. Sebagai bagian dari perencanaan keuangan, pencatatan penting untuk pengontrol sekaligus meng-update kondisi keuangan terkini. Catatan keuangan merupakan buku petunjuk untuk menjalankan roda ekonomi pribadi maupun keluarga. Tanpa catatan tersebut, Anda rawan tersesat dalam mengambil keputusan.

Saat kondisi keuangan belum pulih, bisa jadi Anda malas mencatatnya karena akan terlihat buruk di catatan keuangan. Tentu hal ini tidak boleh terjadi. Catatan harus tetap dibuat dalam kondisi apapun. Dengan catatan tersebut, Anda bisa mendeteksi, pos-pos anggaran mana saja yang bisa dihemat, dipotong, atau bahkan dihapuskan.

Rayakan Hari Ibu dan Liburan Akhir Tahun, Mungkinkah?

Setelah harbolnas, masih ada berbagai event yang tidak boleh dilupakan begitu saja, yakni hari ibu, Natal dan Tahun Baru. Tentu Anda harus mempersiapkan berbagai dana untuk berbagai perayaan tersebut. Nah, saat kondisi uang Anda menipis karena harbolnas, apa yang harus dilakukan? Apakah harus mengabaikan berbagai perayaan tersebut? Tentu tidak bukan. Lantas, harus bagaimana?

Memberikan ucapan selamat hari ibu tentu tidak harus dilakukan dengan hadiah yang mahal bukan? Yang penting, esensi hari ibu tetap sampai. Pesan dari ucapan selamat hari ibu tetap tersampaikan pada ibu Anda. Anda bisa memberikan hadiah kecil sesuai dengan hobi atau kebutuhan ibu Anda, misalnya alat rajut, buku bacaan/novel, atau kacamata baru. Anda juga membelikan tiket pesawat murah, jika ibu Anda suka jalan-jalan.

Anda juga memanfaatkan liburan akhir tahun bersama Ibu Anda. Ada banyak destinasi wisata yang instagrammable untuk liburan akhir tahun bersama ibu. Bagaimana dengan bujetnya? tentu Anda harus merencanakannya terlebih dahulu. Pastikan Anda masih punya dana yang tersisa dari Harbolnas. Sesuaikan dengan tujuan liburan Anda. Rajin-rajinlah berburu tiket pesawat murah, diskon voucher diskon dan berbagai transportasi murah. Dengan cara ini, Anda tetap memberikan kado hari ibu yang berkesan meski dengan bujet yang terbatas.


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply