Belajar Cara Mengatur Keuangan ala Baby Boomers

baby boomers generation

Generasi baby boomers memiliki karakter yang khas jika dibandingkan dengan generasi milenial. Baby boomers dikenal sebagai generasi yang sopan dan memiliki semangat kerja tinggi. Selain itu, mereka juga menjunjung tinggi norma dalam kehidupan sehari-hari. Begitu juga dengan cara mengatur keuangan yang cenderung lebih rapi.

Hal-hal tersebut patut dicontoh oleh generasi milenial saat ini. Lalu, bagaimana dan apa saja yang harus dilakukan oleh generasi milenial dalam mengelola keuangan yang efktif seperti generasi baby boomers?  Berikut ulasannya yang perlu diperhatikan.

Rajin Menabung

Meski menabung kerap kali dianggap sebagai cara kuno untuk menghemat pengeluaran dan mengelola keuangan, cara ini masih berlaku dan efektif hingga kini. Survei yang dilakukan oleh Stash, sebagaimana dilansir Kumparan, menyebutkan bahwa generasi baby boomers gemar menabung pendapatan mereka setiap bulannya. Hal ini tidak lain untuk digunakan keluarga di kemudian hari jika terjadi sesuatu.

Untuk meniru pengelolaan keuangan generasi baby boomers ini, setidaknya generasi milenial bisa menerapkan metode khusus dalam mengatur keuangan per bulannya. Misalnya saja ada metode 50/30/20. Cara kerjanya adalah siapkan 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari. Lalu, sisa 30 persen berikutnya untuk kebutuhan sekunder. Sedangkan 20 persen sisanya ditabung, atau Anda bisa melakukan hal sebaliknya, seperti 30 persen ditabung dan 20 persen sisanya untuk kebutuhan sekunder.

Lihat juga: “Baby Boomers: Pangsa Pasar yang Menarik Tapi Sering Terlupakan”

Menyiapkan Dana Pensiun Sedini Mungkin

Tidak bisa dipungkiri juga jika baby boomers dikenal sebagai generasi yang workaholic. Maka, tidak heran bila generasi ini pun memikirkan biaya setelah mereka tidak mampu bekerja secara produktif di masa mendatang. Atau dengan kata lain mempersiapkan dana pensiun sedini mungkin.

Generasi baby boomers dikenal memiliki dana pensiun yang lebih stabil dan terkontrol. Maka, jangan heran jika meski masuk usia pensiun, generasi ini masih mampu membeli barang kebutuhan lainnya. Dana pensiun yang cukup tersebut tentu didapatkan dari hasil mereka menyisihkan sebagian penghasilan sekian persen ketika masih bekerja.

Lebih lanjut: “Milenial Mikirin Pensiun, Kenapa Tidak?” dan “Kiat Mempersiapkan Dana Pensiun”

Jeli Memilih Investasi

Meski generasi baby boomers bisa diandalkan karena mereka memiliki dana pensiun, di sisi lain mereka juga sadar bahwa dana tersebut tidak bisa sepenuhnya menutupi semua kebutuhan di hari tua. Termasuk untuk dana persiapan darurat yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Demi mengantisipasi hal tersebut, generasi baby boomers pun memilih investasi yang menguntungkan.

Sebagian generasi baby boomers memilih untuk berinvestasi melalui asuransi. Misalnya saja asuransi unit link yang memberikan manfaat asuransi sekaligus investasi. Selain itu, investasi lainnya diwujudkan dalam bentuk investasi properti seperti rumah dan tanah. Cara memilih investasi seperti ini bisa diterapkan sekaligus menjadi contoh bagi generasi milenial agar tidak salah menentukan langkah di kemudian hari.

Pergunakan Uang untuk Hal Penting

Generasi milenial kerap kali dicitrakan negatif oleh sebagian besar masyarakat. Pasalnya, generasi ini dianggap kurang bijak mengelola keuangan. Generasi milenial dianggap lebih menghabiskan uang untuk berhura-hura dan memiliki tingkat konsumtif tinggi. Sebab, dalam benak generasi milenial terdapat pemikiran You Only Live Once (YOLO) atau hidup hanya sekali. Maka dari itu, mereka beranggapan sah-sah saja melakukan hal yang mereka suka.

Meski anggapan itu tidak sepenuhnya benar, ada baiknya untuk mencontoh generasi baby boomers dalam hal keuangan. Salah satunya adalah menggunakan uang untuk hal-hal yang penting saja. Misalnya saja memprioritaskan pembayaran tagihan dan mengutamakan dana pensiun. Dengan demikian, Anda pun bisa lebih cepat meraih kebebasan finansial.

Setidaknya itulah hal-hal yang bisa generasi milenial pelajari dari generasi baby boomers dalam mengelola keuangan. Ingat, pengelolaan keuangan yang baik tentu  akan berdampak baik pula pada kehidupan sehari-hari Anda. Maka dari itu, atur dan rancanglah keuangan secara bijak.

Lihat juga: “Kata Siapa Milenial Boros?”


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 

Leave a Reply