Baby Boomers: Pangsa Pasar Menarik, Namun Sering Terlupakan

Baby boomers adalah generasi yang lahir pasca Perang Dunia II hingga dekade 1960-an. Generasi baby boomers memiliki perbedaan mendasar dengan generasi milenial. Khususnya dalam hal penguasaan teknologi, yang tentu saja dimenangkan generasi milenial. Akan tetapi untuk urusan pendidikan, kerja keras, dan etika, banyak yang menilai bahwa generasi baby boomers lebih baik.

Hal tersebut diungkapkan dari hasil survei Ipsos MORI sebagaimana ditulis di laman Tirto.id. Generasi baby boomers juga berperan penting dalam menarik pangsa pasar sebuah produk maupun investasi menjanjikan di masa depan. Sebab, selain loyal terhadap sebuah produk, baby boomers juga tidak segan mengeluarkan biaya lebih banyak demi mendapatkan hal yang baik bagi kehidupan mereka.

Peluang Bisnis dari Baby Boomers

Generasi baby boomers memiliki sebuah tren yang berbeda dengan generasi milenial. Selain menjadi pangsa pasar yang sangat menjanjikan, ada pula beberapa sektor bisnis yang tak kalah menggiurkan untuk dijajaki. Terlebih lagi jika pangsa pasarnya adalah generasi baby boomers, di mana generasi ini terkadang tidak segan untuk mengeluarkan anggaran lebih demi sesuatu yang lebih baik. Setidaknya ada beberapa peluang bisnis yang dapat Anda jadikan tren menguntungkan dengan target generasi baby boomers, yaitu:

Lihat juga: “Memaksimalkan Peluang Bisnis dengan 3 Prinsip Digital Marketing”

Agen Perjalanan Wisata

Baik generasi baby boomers maupun generasi milenial, keduanya sama-sama memiliki ketertarikan terhadap traveling. Hanya saja yang membedakannya adalah gaya hidup untuk traveling. Survei yang dilakukan oleh TripAdvisor, sebagaimana dilansir pada laman Republika, menyebutkan bahwa generasi baby boomers dapat mengeluarkan dana lebih untuk traveling dibanding generasi milenial. Generasi baby boomers tersebut lebih suka melakukan trip mewah.

Tentu saja, ini menjadikan peluang bisnis agen wisata memiliki prospek yang baik bila ingin menyasar generasi baby boomers. Satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah, Anda bisa memberikan nilai lebih pada bisnis Anda. Misalnya, mendirikan agen perjalanan wisata yang ramah terhadap turis lansia.

Asuransi Kesehatan

Semua orang tentu ingin hidup makmur dan sejahtera di masa tua. Namun, hal tak terduga bisa saja muncul, seperti masalah kesehatan yang mengharuskan seseorang untuk menjalani perawatan atau pemeriksaan. Bagi generasi baby boomers yang saat ini memasuki usia pensiun, asuransi kesehatan sangatlah penting. Sebab, mereka tidak bisa hanya mengandalkan biaya pensiunan untuk menjaga kesehatan dan mendapatkan perawatan terbaik ketika sakit.

Itulah kenapa bisnis asuransi kesehatan juga berprospek baik. Sebagai agen asuransi atau bagi Anda yang saat ini berkecimpung dalam perusahaan asuransi, sebaiknya jangan lupakan prospek dari generasi baby boomers ini melalui pilihan produk dan fasilitas yang ditawarkan.

Produk kebutuhan lansia

Peluang bisnisnya lainnya yang tak kalah menguntungkan ialah jasa produk kebutuhan lansia. Jika selama ini banyak perusahaan maupun industri kecil lainnya berfokus pada kebutuhan generasi milenial, mengapa tidak untuk menyediakan produk kebutuhan bagi generasi baby boomers dan para lansia?

Contohnya saja untuk kebutuhan nutrisi kesehatan seperti makanan dan suplemen khusus. Bisa juga menjual pakaian-pakaian khusus bagi para lansia. Meski mungkin terlihat sepele, peluang ke depannya akan sangat baik bila Anda jeli melihat perkembangan yang ada dan tentunya aktif melakukan promosi.

Memasarkan Produk untuk Baby Boomers

Jika dilihat dari strategi pemasaran produk kepada generasi baby boomers, tentu ada perbedaan mendasar bila dibandingkan dengan generasi milenial. Generasi milenial dapat dengan mudah mengetahui promosi produk tertentu melalui media sosial. Sementara untuk generasi baby boomers memiliki pendekatan pemasaran yang lebih personal. Meskipun mungkin ada generasi baby boomers yang aktif menggunakan media sosial seperti Facebook, kebanyakan dari mereka masih menganggap bahwa pemasaran melalui digital ads cukup mengganggu.

Dari sinilah kita bisa mengetahui bahwa pemasaran untuk generasi baby boomers tidak cukup hanya melalui media sosial, walaupun mungkin saat ini penggunaan teknologi sudah marak dilakukan. Di samping itu, Anda juga sebaiknya tetap memanfaatkan media konvensional seperti surat kabar hingga televisi.

Lihat juga: “Pemerataan Penggunaan Layanan Tekfin Bagi Generasi Konvensional”

Saat ini mungkin memang generasi milenial mendominasi usia pekerja produktif di Indonesia. Namun, bukan berarti baby boomers harus dilupakan. Generasi satu ini masih dapat menjadi pangsa pasar menarik untuk bisnis Anda. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply