6 Produk Keuangan yang Perlu Dimiliki oleh Generasi Milenial

Apabila dibandingkan dengan generasi pendahulunya, yaitu generasi X, generasi milenial memiliki gaya hidup yang cenderung lebih dinamis. Hal ini membuat banyak generasi milenial menerapkan prinsip “you only live once” (YOLO). Prinsip tersebut kemudian mengantarkan generasi milenial kepada pilihan gaya hidup yang lebih konsumtif. Alhasil, generasi milenial menjadi sulit untuk mengatur keuangan.

Pada dasarnya, manajemen keuangan yang baik dapat membantu generasi milenial untuk menikmati gaya hidup dengan prinsip YOLO secara lebih bertanggung jawab. Maka dari itu, enam produk keuangan di bawah ini dapat menjadi opsi yang optimal bagi generasi ini untuk mencapai posisi aman secara finansial.

Akun Bank

Akun bank merupakan salah satu produk keuangan yang paling terjangkau. Kepemilikan akun bank dapat membuat generasi milenial lebih mudah dalam mengatur keuangan. Saat ini juga sudah banyak bank yang menyertakan fitur aplikasi mobile dan internet banking agar pemilik akun lebih mudah untuk melaksanakan transaksi.

Umumnya, pada aplikasi mobile dan internet banking, terdapat catatan riwayat transaksi sehingga generasi milenial bisa lebih mudah melacak setiap pengeluaran dan pemasukan. Memiliki dua akun bank untuk memisahkan transaksi sehari-hari dan uang tabungan juga dapat menjadi pilihan yang tepat untuk generasi milenial yang merasa sulit menabung.

Asuransi Kesehatan

Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan kondisi kesehatan seseorang. Bisa saja hari ini Anda sehat dan bugar, tetapi mendadak jatuh sakit keesokan harinya. Biaya yang dibutuhkan untuk berobat terkadang tidak sedikit, dan biasanya kondisi tersebut yang dapat mengganggu keuangan Anda. Demi mencegah kondisi keuangan yang tidak stabil, Anda dapat mendaftarkan diri Anda ke asuransi kesehatan. Jadi, jika Anda jatuh sakit, Anda tidak perlu cemas untuk mengeluarkan biaya pengobatan yang tinggi, karena sudah ditanggung oleh asuransi kesehatan.

Lebih lanjut: “Cerdas Memilih dan Mengatur Asuransi di Setiap Jenjang Usia”

Produk Investasi

Kebanyakan produk tabungan menawarkan bunga yang lebih rendah dari tingkat inflasi tahunan, sehingga biasanya menabung saja belum cukup untuk mencapai posisi bebas finansial. Sebagai solusinya, generasi milenial dapat memilih opsi investasi. Bagi pemula, biasanya investasi reksa dana menjadi pilihan yang tepat. Obligasi dan saham juga tidak kalah menarik sebagai investasi paper asset dengan potensi keuntungan menjanjikan.

Lebih lanjut: “5 Produk Investasi Masa Kini, Apa Saja?”

Bagi generasi milenial yang begitu dekat dengan teknologi, alternatif investasi peer-to-peer (P2P) lending juga patut dipertimbangkan. P2P lending adalah praktik alternatif investasi yang mempertemukan pemberi pinjaman dan penerima pinjaman dalam suatu online platform seperti Modalku. Para penerima pinjaman adalah pelaku-pelaku UMKM yang membutuhkan modal untuk mengembangkan bisnis. Jadi, tak hanya berinvestasi, Anda juga membantu meningkatkan kekuatan bisnis lokal.

Kartu Kredit

Sebaiknya jangan mengajukan permohonan kartu kredit jika Anda tidak benar-benar membutuhkannya. Memang, biasanya ada banyak merchant yang menawarkan aneka tawaran promo menarik dengan kartu kredit. Namun, pikirkan juga cicilan plus bunga yang harus Anda bayarkan. Jangan sampai Anda justru kesulitan membayar tagihan kartu kredit sehingga kondisi keuangan Anda menjadi tidak stabil.

Dana Pensiun

Prinsip hidup YOLO cenderung membuat generasi milenial mengabaikan dana pensiun. Padahal, dana pensiun bersifat sangat penting. Seiring bertambahnya usia, kondisi fisik pasti akan menurun, sehingga level produktivitas pun tidak akan setinggi saat masih muda. Mengumpulkan dana pensiun sedini mungkin dapat membantu generasi milenial untuk mempersiapkan masa tua yang sejahtera dan bebas finansial.

Digital Wallet

Sebagai generasi milenial, Anda pasti sudah tidak asing dengan keberadaan digital wallet seperti OVO dan Go-Pay. Terdapat banyak merchant yang menyediakan transaksi pembayaran dengan menggunakan produk keuangan ini. Demi meningkatkan jumlah penggunanya, strategi digital wallet adalah memberikan promo seperti diskon atau cashback. Anda dapat memanfaatkan hal ini untuk berhemat. Jadi, setiap bulan, alokasikanlah sebagian dana untuk ditransfer ke digital wallet Anda.

Lebih lanjut: “Menabung di Zaman Boros”

Jadi, Anda tetap bisa, kok, bersenang-senang secara bertanggung jawab. Keenam produk keuangan di atas bisa membantu Anda untuk mewujudkan hal tersebut. Selamat mencoba!


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply