Baper saat Investasi Saham? Kendalikan Emosimu dengan 4 Tips Ini!

Saham jadi satu pilihan untuk berinvestasi yang sudah ada sejak lama. Investasi ini yang menuntut kecermatan seseorang dalam melihat peluang dan membaca pasar. Tentu diperlukan bekal pengetahuan tentang saham beserta bursanya. Ini bisa jadi satu dari sekian banyak usaha yang menjanjikan untuk mendatangkan pendapatan pasif atau passive income.

Namun, investasi saham tidak hanya melibatkan kecerdasan dan strategi, kondisi emosi yang stabil juga penting. Mengapa? Emosi erat kaitannya dengan mengambil keputusan dalam berinvestasi saham. Tindakan-tindakan impulsif selama berinvestasi saham jelas bisa menjadi penyebab utama kerugian seorang investor, dan ini patut dihindari.

Lantas, bagaimana cara mengendalikan emosi? Simak beberapa cara untuk membantu anda mengendalikan emosi yang tidak perlu saat berinvestasi saham!

Tahukah Anda? Faktor psikologis sering diabaikan saat main saham. Padahal faktor ini sangat memengaruhi keuntungan lho! Simak penjelasannya di sini!

Selalu Ingat Tujuan Investasi

Pasar dan kondisi ekonomi tidak pernah statis, selalu ada gejolaknya dan ini bisa ditimbulkan oleh berbagai sebab. Kondisi ini tidak pernah dapat diprediksi dengan presisi yang tepat. Situasi yang sedemikian banyak menjadi penyebab seorang investor yang berinvestasi saham cemas dan bingung untuk mengambil keputusan.

Hal pertama yang dapat Anda lakukan saat mengalami hal ini adalah mengingatkan diri tentang tujuan utama investasi. Fokus pada tujuan investasi tersebut untuk mencapai apa yang anda targetkan sejak awal.

Biasanya, tujuan investasi sejalan dengan tujuan keuangan. Ketahui cara efektif mencapai tujuan keuangan di artikel ini: “Menggapai Tujuan Keuangan dengan Metode SMART Goals”

Jika rencana Anda berinvestasi saham untuk meraup untung dalam jangka waktu tertentu, maka fokus pada bagian ini, dan perluas wawasan anda untuk mendukung target tersebut. Berfokus pada tujuan investasi akan membuat Anda tahu apa yang harus dilakukan, alih-alih dicemaskan oleh hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu berimbas pada investasi anda.

Selalu Berfikir Jernih

Selain berfokus pada tujuan yang sudah anda targetkan sejak awal, penting bagi Anda untuk selalu berfikir jernih dalam segala situasi. Anda perlu melatih pikiran anda dan menyelaraskan hal-hal yang akan mendukung Anda untuk meraih target investasi. Berpikir jernih ini dapat Anda lakukan dengan ‘memangkas’ pikiran-pikiran yang lebih didasari oleh perasaan dan asumsi semata. Menyisakan pikiran yang lebih logis dan penting untuk ditelaah lebih lanjut.

Kenali Batas Greed dan Fear anda

Berkaitan dengan cara yang pertama yakni berfokus pada tujuan berinvestasi, Anda juga perlu memberi batas terkait perasaan emosional saat merespon kondisi tertentu di pasar. Kenali sejauh mana greed (rasa takut) Anda terpicu dengan kondisi pasar saham yang bullish, saat dimana harga saham naik kencang dalam rentang waktu tertentu.

Sejauh mana euforia bullish ini memicu greed anda dalam mengambil keputusan, inilah yang perlu anda ketahui dan batasi. Sebelum greed ini berubah menjadi fear saat harga saham anjlok di satu kondisi. Jangan biarkan diri Anda terlena dengan euforia sesaat dan membiarkan emosi mengambil alih semuanya.

Agar lebih tenang saat investasi saham, pelajari cara bermain saham untuk pemula!

Belajar dari Kesalahan

Memposisikan investasi saham sebagai usaha yang menjanjikan untuk mendapatkan untung bukan berarti Anda bebas dari kesalahan saat melakukannya. Kesalahan ini seharusnya tidak membuat Anda jadi takut, dan enggan melakukan investasi saham. Alih-alih demikian, anda dapat memilih untuk belajar dari kesalahan tersebut, melihat penyebab utama dari sisi anda mengapa hal tersebut terjadi. Menjadikan anda kembali dengan strategi investasi yang jauh lebih siap dan matang.

Jangan Malu untuk Belajar pada Sesama Investor

Anda jelas bukanlah orang pertama yang berinvestasi saham, ada lebih banyak orang yang sudah mulai berinvestasi di area ini jauh sebelum Anda. Inisiasi sebuah percakapan, terlibatlah dalam diskusi, jangan malu untuk belajar pada sesama investor saham ini. Ketahui lebih banyak dari pengalaman-pengalaman mereka, kenali penyebab kesalahan-kesalahan yang mungkin mereka lakukan, perhatikan tips yang diberikan, dan lakukan observasi anda sendiri. Selalu lebih baik untuk belajar dari mereka yang sudah mengalami langsung proses-proses berinvestasi saham ini, karena sekadar paham teorinya tentu tidak akan cukup.

Sebagai investor saham, selalu dahulukan tujuan berinvestasi, pengetahuan anda tentang saham, dan analisa-analisa logis yang lebih bermanfaat bagi Anda. Pastikan tidak ada ruang bagi karakter ‘kekanak-kanakan’ yang cenderung impulsif saat berinvestasi saham. Percayakan keputusan anda berdasarkan alasan-alasan yang lebih logis untuk mengoptimalkan usaha yang menjanjikan ini.


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply