Tahukah Anda? Perencanaan Keuangan yang Buruk Bisa Berujung Perceraian Lho!

Rumah tangga harmonis adalah hal yang diinginkan semua orang. Namun nyatanya banyak tantangan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Salah satu masalah paling umum yang seringkali mengganggu keharmonisan rumah tangga adalah masalah ekonomi. Dilansir dari Liputan 6 angka perceraian di Indonesia meningkat sebanyak 20% dibandingkan tahun lalu. Faktor utama dari gugatan cerai ini berasal dari faktor ekonomi. Menurut Ramsey Solution, masalah keuangan adalah isu nomor satu yang paling sering diperdebatkan sekaligus dihindari oleh pasangan dalam pernikahan. Survei juga menunjukkan bahwa pertengkaran karena masalah finansial menjadi penyebab nomor dua terjadinya perceraian setelah perselingkuhan.

Lihat juga: 3 Kunci Pernikahan Bahagia, Adakah Hubungannya dengan Kondisi Keuangan?

Masalah ekonomi seringkali menghantui hubungan rumah tangga sehingga berujung pada gugatan cerai. Karena itu, perencanaan keuangan yang baik dapat menjadi kunci utama dalam mencegah perceraian yang tidak diinginkan. Namun apa saja upaya pengelolaan keuangan rumah tangga yang harus dilakukan agar tidak terjerumus ke dalam jurang perceraian? Berikut beberapa tips dalam mengelola keuangan rumah tangga supaya pernikahan Anda berlangsung harmonis dan jauh dari gugatan cerai.

Beritahu Pasangan Anda Bahwa Anda Menyayanginya

Pernikahan merupakan suatu hal yang akan berhasil jika dilakukan secara dua pihak. Jika salah satu pihak tidak berusaha untuk mencari solusi seperti halnya dalam masalah finansial maka pernikahan ini sulit menjadi harmonis. Awali perencanaan keuangan Anda dengan saling mengerti satu sama lain. Kompromi dibutuhkan dalam memahami apa yang pasangan Anda rasakan begitu juga dengan apa yang Anda rasakan. Setelah Anda dan pasangan Anda sudah saling memahami, ajak pasangan Anda untuk ikut berpartisipasi dalam mengatur keuangan dan mencari solusi bersama yang sesuai untuk kedua belah pihak.

Jika Anda merupakan pasangan yang baru menikah dan masih bingung dengan bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga, Anda mungkin tertarik dengan cara mengatur keuangan rumah tangga baru, di sini.

Buat Anggaran Bersama

Pahami bahwa dalam pernikahan yang melibatkan dua pihak, tidak ada lagi istilah ‘uang pribadi’. Transparansi pendapatan dan tabungan sangatlah penting bagi pasangan dalam memperhitungkan anggaran rumah tangga. Anda dapat mengatur anggaran menjadi tiga bagian, yaitu anggaran jangka pendek, anggaran jangka menengah, dan anggaran jangka panjang. Untuk salah satu pasangan yang bertugas mengurus rumah tangga dan tidak bekerja di luar, tentu tidak masalah. Selama penghasilan utama cukup. Namun, jika dirasa kurang, Anda dapat memanfaatkan teknologi dalam menghasilkan uang dari rumah. Diharapkan dengan kebahagiaan pernikahan akan tercapai melalui penyusunan keuangan rumah tangga.

Siapkan Dana Darurat

Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan, karena itu dana darurat sangat penting untuk dipersiapkan. Dana darurat ini nantinya akan berguna untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti gangguan pada kesehatan dan kecelakaan. Dengan memiliki dana darurat, setidaknya beban Anda berkurang dalam mengantisipasi hal-hal yang tidak siap Anda hadapi. Sesuaikan dana darurat dengan jumlah anggota keluarga yang ditanggung. Cara menghitungnya adalah dengan minimal 6x pendapatan bulanan saat menikah dan belum punya anak dan minimal 12x pendapatan bulanan saat sudah menikah dan punya anak.

Lebih lanjut: Tips Menggunakan Dana Darurat agar Tidak Cepat Habis

Jangan Lupakan Investasi

Investasi penting dilakukan sejak awal supaya Anda dapat mempersiapkan kebutuhan yang terencana maupun yang tidak terencana di masa yang akan datang. Dengan berinvestasi, Anda dapat mulai mempersiapkan kebutuhan di masa depan dengan memanfaatkan dana yang Anda miliki saat ini. 

Alternatif investasi yang menguntungkan bersama Modalku mampu memberikan bunga menarik mencapai 17% per tahun. Dengan alternatif investasi Modalku, Anda juga ikut mendukung ekonomi Indonesia dengan mendanai usaha lokal yang berpotensi. Tenang saja, seluruh kegiatan keuangan Modalku berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia.

Mengatur perekonomian rumah tangga sangat penting agar tidak berakhir dengan hal buruk seperti perceraian. Jangan ragu untuk mendiskusikan masalah ekonomi dengan pasangan Anda supaya tercipta pernikahan yang bahagia dan bertahan lama. Untuk tips mengelola ekonomi lainnya, Anda bisa mengaksesnya di blog Modalku. 


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply