3 Kunci Pernikahan Bahagia, Adakah Hubungannya dengan Kondisi Keuangan?

Tidak ada yang memungkiri bahwa tujuan pernikahan adalah meraih kebahagiaan. Namun, pada kenyataannya mewujudkan kebahagiaan pernikahan tidak mudah. Selalu ada saja badai yang menghantam biduk rumah tangga,

Saat mengikat janji suci pernikahan, artinya semua kebutuhan sehari-hari menjadi tanggung jawab bersama. Semua hal terkait pemasukan dan pendapatan harus dibicarakan secara transparan. Kesepakatan antara kedua pihak pun harus diutamakan. Selain itu, ada beragam kunci agar pernikahan bahagia. Berikut 3 diantaranya.

Lihat juga cara mengatur keuangan ala baby boomers!

Lepaskan Ego

Dua menjadi satu, inilah frasa yang dapat menggambarkan dunia pernikahan. Dua orang menjadi satu kesatuan bernama keluarga. Ego menjadi salah satu hal yang harus dikesampingkan begitu pula dengan kepentingan pribadi lainnya. Dalam masalah finansial, pasangan harus membuang pola pikir “Uangku/Uangmu” dan mengganti dengan istilah “Uang Kami”. Sekilas memang terdengar mudah, namun jika Anda punya pola pengaturan keuangan yang berbeda, maka sulit untuk mencapai tahap “Uang Kami”.

Misalnya Anda adalah orang yang royal dan mudah membelanjakan uang, namun pasangan Anda adalah tipikal orang yang hemat. Ketika sudah memutuskan untuk hidup bersama, kalian berdua harus mulai mengelola keuangan rumah tangga bersama. Diskusikan pola pengaturan mana yang akan diterapkan atau membuat cara baru bersama dengan mencari jalan tengahnya tentunya perlu kompromi. Bicarakan dengan transparan tentang penghasilan masing-masing, pengeluaran per bulan, dan besar uang yang akan rutin ditabung atau diinvestasikan.

Menyusun Keuangan Rumah Tangga menjadi Tahap Awal Meraih Kebahagiaan. Simak kisahnya di sini!

Atur Keuangan Bersama

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, mendiskusikan pengaturan keuangan merupakan langkah awal dalam mengatur keuangan bersama. Dengan saling terbuka, maka pendapatan, pengeluaran, hingga potensi masalah keuangan yang muncul pun dapat diminimalisir.. Namun, di samping itu ada hal lain yang perlu diperhatikan. Yaitu, mengenali pola pengeluaran.

Nah, pola pengeluaran bisa dideteksi dengan cara yang simpel, yakni dengan mencatat. Dengan mencatat, Anda dan pasangan bisa mengetahui berapa saja yang habis untuk kebutuhan sehari-hari, bayar cicilan dan tagihan, hingga uang nongkrong di kafe pun bisa ketahuan dengan mencatat. Dengan cara ini, Anda bisa melakukan evaluasi keuangan secara rutin. Misalnya, jatah belanja bulan ini kok berkurang? Nah, Anda dan pasangan bisa langsung cari penyebabnya. Setelah ketahuan dan ternyata penyebab borosnya adalah terlalu sering makan di café, maka bulan depan intensitas makan di luar harus dikurangi.

Dengan mencatat, gaji besar ataupun kecil tidak akan ada masalah. Kebutuhan Anda akan tetap tercukupi, karena ada acara mengatur keuangan keluarga dengan gaji kecil.

Selalu mendiskusikan persoalan keuangan terbukti dapat melanggengkan pernikahan. Terri Orbuch, seorang terapis dan peneliti, menyebutkan bahwa “Uang adalah sumber konflik no. 1 dalam hubungan dengan pasangan.” Meski demikian, perencanaan keuangan yang tepat, Anda bisa membentuk fondasi yang kokoh untuk pernikahan yang bahagia. 

Ungkapkan Rasa Sayang

Memang masa-masa romansa saat pacaran sudah terlewati, namun menikmati waktu bersama tetap diperlukan. Saling mengungkapkan rasa sayang ibarat pupuk yang akan menyuburkan ladang cinta dalam pernikahan. Tentu, hal ini juga akan mendukung pengaturan keuangan rumah tangga bersama pasangan.

Mengapa demikian, berawal ungkapan rasa sayang, akan timbul rasa saling percaya. Pasangan Anda sudah menjadi bagian dari diri Anda, begitu pula sebaliknya. Anda bisa mengungkapkan rasa sayang dengan berbagai cara seperti di bawah ini:

Lihat juga: “Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Baru”

Memasak Makanan Favorit

Terdengar simpel, namun dalam kondisi suami istri bekerja, memasak bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, sempatkanlah memasak untuk pasangan Anda. Seenak apapun makanan di restoran, akan kalah dengan masakan Anda yang penuh cinta. Tidak harus setiap hari, asal intens dan dikerjakan sepenuh hati.

Mungkin weekend bisa jadi yang tepat untuk memasak. Selesai memasak bisa dilanjutkan dengan lunch hingga dinner romantis. Masa pandemi Covid-19 bisa jadi saat tepat untuk memasak makanan sendiri. Selain lebih aman dan sehat, Memasak makanan juga bisa menyehatkan keuangan Anda.

Berlibur bersama juga bisa jadi pilihan menarik agar hubungan dengan pasangan makin mesra. Ketahui cara mengatur keuangan untuk liburan di sini!

Memberikan Barang Kesukaan

Nah, meski berhati-hati dalam urusan keuangan, membelikan barang impian pasangan tentu tidak ada salahnya. Agar tidak memunculkan konflik, ada baiknya uang yang digunakan untuk membeli barang bukan berasal dari uang operasional rutin. Anda bisa gunakan dari hasil bonus atau bisnis sampingan.

Berikan pasangan Anda kejutan di momen tepat, seperti saat dinner romantis dengan masakan Anda. Kadar cinta Anda bersama pasangan akan meningkat berkali-kali lipat. Memberikan hadiah tidak harus menunggu momen ulang tahun atau anniversary. Momen apapun bisa jadi spesial, tergantung cara Anda membawakannya.

Menggantikan Tugas Rumah Tangga Pasangan

Bagi Anda yang tidak punya asisten rumah tangga (ART), berbagi tugas rumah tangga seakan jadi keharusan. Sesekali tidak ada salahnya untuk menggantikan tugas pasangan. Misalnya, pasangan Anda bertugas mencuci dan setrika, tanpa sepengetahuannya coba lakukan tugas-tugasnya. Beritahu pasangan Anda saat pekerjaan sudah beres. Tentu dia akan senang dan makin cinta. Hubungan Anda berdua pun makin erat dan harmonis.

 —

Saat hubungan makin harmonis, tentu batasan ego sudah luruh. Tidak ada lagi, “uangku/uangmu” karena sudah berubah jadi ”uang kami”. Pada titik ini, membicarakan cara mengatur keuangan bersama tidak akan jadi soal. Saat ada masalah keuangan pun, Anda dan pasangan tidak ribut dan saling menyalahkan. Namun, saling menguatkan dan mencari solusi bersama-sama.

Hubungan antara kondisi keuangan dan kebahagiaan pernikahan nyata adanya. Makin baik kondisinya, tentu pernikahan makin bahagia. Yang tak kalah penting adalah keterlibatan Anda dan pasangan saat mengatur keuangan. Buang jauh ego, terapkan rasa saling percaya, maka kebahagiaan pernikahan akan jadi milik Anda. Tambahkan dengan ungkapan-ungkapan rasa sayang sebagai bumbu pernikahan. Niscaya, pernikahan Anda akan bahagia.


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan bunga menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Leave a Reply