Bagaimana Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga Baru?

Mengatur keuangan rumah tangga bukanlah hal yang mudah terutama bagi Anda yang baru berkeluarga. Ada banyak kebutuhan rumah tangga yang harus tercukupi. Di sisi lain, Anda juga harus mampu menabung dan menyisihkan sebagian dana untuk investasi yang menguntungkan agar masa depan keuangan keluarga terjamin.

Berikut adalah beberapa cara mengatur keuangan rumah tangga yang mudah diimplementasikan.

Bersikap Terbuka Terhadap Kondisi Keuangan Pribadi

Satu hal yang perlu dimiliki sejak mulai mengatur keuangan rumah tangga adalah keterbukaan akan kondisi keuangan. Artinya, apapun yang menjadi beban keuangan, tanggung jawab, serta piutang pribadi harus disampaikan ke pasangan. Dengan cara tersebut, segala permasalahan keuangan dapat teratasi dengan baik. Sebaliknya, kondisi keuangan pribadi yang selalu ditutupi akan menciptakan kesalahpahaman dan bisa berujung pada perselisihan dengan pasangan.

Membuat Anggaran Pengeluaran Rutin Bulanan

Setelah memahami kondisi keuangan masing-masing, tentukan terlebih dulu perlu atau tidaknya memisahkan akun tabungan antara suami dan istri. Setelah diputuskan, Anda bisa membuat anggaran pengeluaran rutin bulanan. Yang dimaksud dengan pengeluaran rutin adalah kebutuhan dana untuk peralatan rumah tangga, pembayaran tagihan-tagihan, biaya makan, minum, serta transportasi. Pastikan Anda telah merencanakan limit di setiap kategori pengeluaran rutin tersebut.

Menyediakan Dana Darurat

Jangan lupa, Anda juga wajib menyediakan dana darurat setiap bulan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Memang tidak ada aturan tertulis berapa besaran dana darurat yang harus disiapkan setiap bulan. Namun, Anda harus menyediakan dana darurat untuk kebutuhan hidup setidaknya 2-3 bulan ke depan. Dana darurat tersebut harus mampu menutup pengeluaran rumah tangga apabila terjadi gangguan kesehatan, kecelakaan, atau bahkan terkena PHK.

Menabung Setiap Awal Bulan

Apabila pengeluaran rutin dan persiapan dana darurat telah terpenuhi, inilah saat bagi Anda untuk menabung. Hindari kebiasaan menabung dengan sisa uang di akhir bulan. Lebih baik Anda dan pasangan disiplin menabung sebagian dari pendapatan saat gaji masuk. Hal ini bisa diatur otomatis agar Anda tidak repot.

Bila Anda menabung sisa uang di akhir bulan, biasanya jumlah tersebut tidak tentu dan sudah terkuras untuk pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu. Kedisiplinan mengatur dari awal jumlah pemasukan yang menjadi tabungan setiap bulan (contoh: 20% dari gaji bersih) juga akan mengajar Anda untuk berhemat.

Mengelola Arus Kas dengan Baik

Cara mengatur keuangan rumah tangga pada dasarnya terletak pada bagaimana arus kas dikelola dengan baik. Sebaiknya pasangan suami istri mengetahui dengan detail kapan dan berapa jumlah pemasukan yang didapat. Keduanya juga harus terlibat aktif pada saat perumusan anggaran pengeluaran rutin bulanan. Jika terdapat pengeluaran tambahan, usahakan dana tersebut dipakai untuk hal-hal bersifat produktif. Dengan begitu, kondisi keuangan dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Menyisihkan untuk Investasi

Saat mengatur keuangan rumah tangga, pikirkan juga hal-hal terkait investasi yang dapat dilakukan. Ada banyak investasi yang menguntungkan meski dimulai dengan modal minim. Sebelumnya, Anda perlu mengetahui bagaimana toleransi risiko investasi Anda dan pasangan.

Bila Anda dan pasangan masih muda dan belum berencana memiliki anak, mencoba instrumen investasi yang lebih berisiko namun lebih menguntungkan seperti saham bisa dicoba. Bila Anda membutuhkan instrumen yang stabil dan aman, coba cari surat utang negara atau deposito yang cocok. Saat ini Anda juga dapat memilih alternatif investasi online pada platform terpercaya. Salah satunya adalah Modalku, platform peer to peer (P2P) lending terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Alternatif investasi yang menguntungkan bersama Modalku mampu memberikan return menarik mencapai 20% per tahun. Dengan alternatif investasi Modalku, Anda juga ikut mendukung ekonomi Indonesia dengan mendanai usaha lokal yang berpotensi. Tenang saja, seluruh kegiatan keuangan Modalku terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia.

Tidak biasa berinvestasi dan bingung mulai dari mana? Baca “8 Prinsip bagi Investor Pemula dan Berpengalaman”


Diperlukan perhatian khusus dalam mengatur keuangan rumah tangga baru. Jika cara mengaturnya keliru atau malah tidak diatur sama sekali, rumah tangga tersebut akan rentan terhadap krisis keuangan. Dengan menerapkan tips-tips di atas, kebutuhan rumah tangga akan selalu tercukupi dan terbebas dari krisis.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply