Waspada! 5 Hobi Ini Bisa Bikin Kantong Bolong

Hobi merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mendapatkan kesenangan. Setiap orang tentu memiliki hobi yang berbeda-beda. Namun, tidak selamanya hobi bisa mendatangkan kesenangan. Jika pengelolaannya kurang tepat, hobi juga bisa berpotensi membuat keuangan Anda minus. Berikut ini beberapa hobi yang patut diwaspadai karena bisa bikin kantong bolong.

Kulineran

Mencicipi beragam jenis kuliner belakangan menjadi hobi banyak orang. Makanan dan minuman yang sangat variatif menjadi alasan mengapa kegiatan ini bisa terasa begitu menyenangkan. Terlebih jenis kuliner di Indonesia seolah tidak pernah ada habisnya. Namun, ternyata hobi yang mengenyangkan ini juga berpotensi bikin kantong bolong.

Bagaimana tidak? Hobi kulineran membuat Anda selalu tertarik untuk mencicipi aneka makanan dan minuman. Terlebih jika Anda mengikuti tren kuliner yang selalu berubah tiap waktu, tentu akan membutuhkan dana yang tidak sedikit jumlahnya. Sebagai alternatif pengganti, Anda bisa mengalihkan hobi kuliner yang boros dengan memasak. Dengan memasak, Anda bisa tetap mencicipi cita rasa baru tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Lihat juga: “Rahasia Sukses Menjalankan Bisnis Kuliner”

Koleksi

Salah satu hobi yang banyak dilakukan oleh orang adalah mengoleksi barang. Item yang dikoleksi pun bisa sangat bermacam-macam. Ada yang suka mengumpulkan kartu pos, ada juga yang mengoleksi barang berharga mahal seperti action figures atau die-cast. Disebut mahal karena biasanya barang-barang tersebut menggunakan material yang tidak murah dan hanya diproduksi di luar negeri.

Fakta tersebut mau tidak mau membuat hobi mengoleksi barang menjadi sebuah hobi mahal. Terlebih jika Anda adalah tipe kolektor yang benar-benar ingin koleksinya lengkap dan tidak segan mengeluarkan dana lebih untuk sebuah item koleksi langka. Jelas pengeluaran akan semakin membengkak.

Nonton

Selama ini, nonton dianggap menjadi sebuah hobi yang murah meriah. Namun, jika Anda ingin lebih menghargai pembuat filmnya, tentu ada sejumlah biaya yang harus dibayarkan. Saat ini ada beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk menonton film secara legal. Pertama tentunya dengan datang ke bioskop, sedangkan cara lainnya adalah melalui layanan streaming.

Namun, keduanya jelas membutuhkan biaya. Untuk menonton satu film di bioskop, paling tidak Anda harus mengeluarkan uang sekitar Rp 50.000. Sedangkan untuk berlangganan layanan streaming digital, setidaknya Anda perlu merogoh kocek kurang lebih Rp 100-200 ribu tiap bulannya. Cukup menguras kantong, bukan?

Traveling

Hobi yang berpotensi membuat kantong bolong berikutnya adalah traveling. Bagi Anda yang menyukai suasana baru dan pemandangan indah, traveling jelas merupakan sebuah kegiatan menyenangkan. Apalagi traveling juga bisa membuat pikiran terasa lebih fresh dan pengalaman Anda pun bertambah.

Namun, sayangnya hobi ini membutuhkan banyak biaya. Anda harus mengeluarkan biaya untuk transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan lain yang tidak terduga. Biaya tersebut jika dijumlahkan jelas tidak sedikit, terlebih jika destinasi traveling Anda jauh atau masih susah dijangkau oleh transportasi umum.

Lihat juga: “Tips Mengatur Keuangan untuk Liburan”

Otomotif

Otomotif adalah salah satu hobi yang lekat dengan laki-laki. Hobi mengutak-atik kendaraan bermotor ini ternyata juga merupakan hobi mahal. Spare parts untuk memodifikasi motor atau mobil tentu tidak dibanderol dengan harga murah. Belum lagi jika Anda memutuskan untuk belanja online karena tidak bisa menemukan spare parts yang dikehendaki di Indonesia.

Selain itu, hobi otomotif juga bisa “melebar” menjadi hobi koleksi kendaraan. Setelah memiliki sebuah motor atau mobil, tentu akan muncul keinginan untuk kembali membeli kendaraan baru dan hal tersebut bisa terus berlanjut.

Hobi memang merupakan kegiatan yang menyenangkan, tetapi sebuah hobi bisa menjadi hobi mahal karena beberapa hal. Agar hobi tidak berubah menjadi kegiatan yang merugikan, buatlah sebuah aturan. Misalnya, uang yang boleh digunakan untuk hobi hanyalah sekian persen dari total pemasukan. Dengan begitu, kondisi finansial Anda pun tetap aman untuk memenuhi kebutuhan lainnya.


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply