Tingkatkan Pendapatan Bisnis Makanan dengan Bantuan Ojek Online

Kehadiran ojek online di Indonesia seolah menghadirkan revolusi di bidang transportasi dalam negeri. Meski sempat terhalang oleh peraturan hukum, kenyataannya popularitas ojek online tidak menurun di kalangan masyarakat. Bahkan pengguna transportasi berbasis aplikasi ini semakin meningkat setiap harinya. Terbukti setidaknya tercatat 5 juta pengguna sudah mengunduh aplikasi ini pada awal tahun 2016 silam.

Menariknya, salah satu alternatif bisnis modal kecil ini bisa memberikan penghasilan cukup besar untuk para pengemudinya. Diprediksi pasar ojek online di Indonesia akan mencapai puncaknya pada tahun 2025 dengan didukung oleh penambahan fitur-fitur canggih dalam satu aplikasi yang mudah dioperasikan oleh siapa saja.

Saat ini bahkan Anda bisa meningkatkan pendapatan bisnis makanan melalui bantuan ojek online. Bagi pebisnis yang memiliki bujet terbatas untuk menyediakan layanan delivery order, tentu kehadiran ojek online dapat menjadi wadah promosi bisnis yang sangat menjanjikan. Anda tak perlu merekrut karyawan khusus untuk layanan delivery sehingga modal usaha dapat dialokasikan untuk keperluan lainnya.

Layanan Delivery akan Meningkatkan Product Knowledge Bisnis Makanan Anda

Promosi bisnis makanan dengan menggunakan layanan delivery atau pesan-antar dapat meningkatkan product knowledge di kalangan konsumen. Dengan mendaftarkan restoran Anda pada aplikasi ojek online, maka konsumen dapat lebih mudah menemukan produk-produk Anda. Segala informasi yang tertera untuk masing-masing menu, mulai komposisi hingga harga, juga akan menciptakan daya tarik tersendiri. Dengan pemahaman produk yang cukup baik, maka minat pembelian pun akan turut meningkat.

Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para pelaku industri UMKM yang umumnya menjalankan bisnis modal kecil. Fitur canggih yang terdapat pada aplikasi ojek online juga memungkinkan warung kaki lima hingga restoran bintang lima bersaing secara sehat memperebutkan hati konsumen.

Anda Juga Tidak Perlu Repot Menyiapkan Layanan Antar Sendiri

Jauh sebelum munculnya ojek online berbasis aplikasi, layanan delivery pada bisnis makanan umumnya disediakan oleh pihak restoran. McKinsey& Company bahkan membeberkan bahwa setidaknya pemilik restoran membutuhkan tambahan modal hingga 10% untuk menggaji karyawan yang disiapkan secara khusus untuk mengisi posisi layanan pesan-antar. Tentu saja, hal ini tidak terjangkau  bagi Anda pemilik bisnis dengan modal kecil.

Semenjak hadirnya layanan delivery pada aplikasi ojek online, sebagai pebisnis makanan Anda tak perlu repot menyiapkan layanan antar sendiri. Selain menghemat modal, cara ini juga meningkatkan omzet penjualan secara signifikan. Dikutip dari Tirto, seorang pebisnis makanan bahkan mengaku mendapatkan peningkatan omzet dari pemesanan delivery melalui aplikasi ojek online dengan jumlah pendapatan hingga Rp 7 juta per bulan, di luar pemesanan konvensional.

Siap-siap Produk Anda Makin Dikenal, Segera Tingkatkan Layanan

Perlu diketahui, bisnis makanan yang ingin terdaftar pada layanan delivery ojek online terlebih dulu harus melakukan pendaftaran. Setiap platform aplikasi ojek online memiliki berkas persyaratan yang berbeda, namun secara umum biasanya Anda akan diminta untuk memberikan scan bukti identitas, NPWP, hingga buku tabungan. Sertakan pula informasi lengkap terkait lokasi, pilihan menu, jam operasional, hingga sistem pembayaran yang berlaku. Setelah kemitraan disetujui, pengguna aplikasi ojek online dapat menemukan bisnis Anda.

Dengan demikian, segera tingkatkan layanan pada bisnis makanan Anda. Perhatikan kembali kualitas kemasan yang digunakan untuk mengemas makanan. Pastikan terbuat dari bahan yang kuat sehingga dapat menjaga makanan dalam keadaan sempurna saat diterima oleh pembeli. Jangan ragu untuk berinovasi pada pilihan menu yang ditawarkan agar konsumen tidak cepat merasa bosan dengan makanan yang Anda tawarkan.


Promosi bisnis makanan dengan modal kecil melalui aplikasi ojek online memang menarik untuk dicoba. Namun, Anda juga harus cermat dalam mengatur keuangan dan menjaga kualitas makanan agar tidak mudah gulung tikar. Selamat mencoba!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply