Usaha Mikro Punya Banyak Keunggulan, Apa Saja?

Menurut laporan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki total unit hingga 62,9 juta. Usaha mikro atau usaha modal kecil mendominasi dengan 62,1 juta unit. Angka tersebut jelas jauh lebih besar jika dibandingkan dengan usaha besar yang hanya berjumlah 5.460 unit. Jika dipersentasekan, usaha besar bahkan hanya 0,01% dari total jumlah pelaku usaha di Indonesia.

Selain unggul dari segi jumlah, ternyata usaha mikro juga memiliki banyak keunggulan lainnya jika dibandingkan dengan jenis usaha lainnya. Apa saja?

Mudah Dijalankan

Tidak seperti usaha besar yang harus dijalankan oleh banyak orang, usaha mikro bisa dijalankan bahkan hanya dengan satu orang saja. Pelaku usaha juga tidak harus memenuhi kompetensi tertentu. Asalkan ia memiliki produk atau layanan yang bisa ditawarkan, maka usaha bisa dijalankan.

Selain itu, usaha mikro juga lebih fleksibel karena ia tidak harus menetap saat melakukan kegiatan usaha. Pelaku usaha mikro bisa berpindah-pindah tempat untuk melakukan kegiatan usaha.

Usaha Modal Kecil

Salah satu ciri yang paling terlihat dari usaha mikro adalah jumlah modal yang diperlukan. Usaha mikro adalah usaha modal kecil, artinya untuk keperluan produksi biayanya tidak terlalu besar. Ini karena banyak usaha mikro banyak yang dijadikan livelihood activities atau kesempatan kerja untuk mencari nafkah. Contoh usaha mikro yang dijadikan livelihood activities adalah pedagang kaki lima.  

Pemasaran di Lingkup Kecil, Trust Lebih Mudah

Usaha mikro melakukan pemasaran di lingkup yang kecil, umumnya di lingkungan yang telah mereka kenali sebelumnya. Dengan cara ini, maka untuk mendapatkan kepercayaan atau trust dari pelanggan pun bisa lebih mudah.

Kembali lagi pada contoh pedagang kaki lima. Katakanlah ia berjualan makanan di daerah A, pembelinya kebanyakan pasti orang-orang dari daerah A. Seiring dengan berjalannya waktu, tentu akan timbul rasa kedekatan tertentu yang kemudian menjadi trust.

Lihat juga: “Modal Sosial: Senjata Ampuh Bagi Usaha Mikro”

Arus Kas Cepat

Arus kas atau jumlah uang yang masuk dalam usaha mikro ternyata tergolong cepat jika dibandingkan dengan jenis usaha lainnya. Penyebabnya tak lain adalah karena memang usaha mikro memiliki persentase profit masuk yang dihasilkan lebih besar dari jenis usaha besar. Ini karena para pelaku usaha mikro cenderung menjalankan usahanya untuk mencukupi kebutuhan hidup.

Promosi Mudah

Pelaku usaha mikro jelas akan lebih mudah melakukan promosi terhadap produknya jika dibandingkan dengan jenis usaha lainnya. Ini karena lingkup pemasaran mereka tidak terlalu luas, promosi dalam skala kecil asal sudah mencapai target pasarnya saja sudah cukup. Selain itu, usaha mikro juga diuntungkan saat promosi karena orang-orang cenderung lebih ingin membantu usaha yang masih kecil.

Biaya Operasional Rendah

Seperti yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya, usaha mikro tidak membutuhkan banyak tenaga manusia untuk operasionalnya. Dari sini saja sudah terlihat bahwa biaya operasional yang dibutuhkan oleh usaha mikro tergolong rendah. Selain dari tenaga manusia, usaha mikro juga tidak butuh banyak biaya operasional karena memang proses penjualannya tidak memerlukan banyak alat.

Usaha Modal Kecil Minim Risiko

Saat akan memulai sebuah usaha, risiko menjadi hal yang paling dipikirkan. Jika asal menjalankan usaha tanpa memikirkan kemungkinan, risikonya tentu akan berbahaya karena bisa berujung pada kegagalan usaha. Nah, usaha mikro mampu menawarkan usaha yang minim risiko namun masih bisa memberikan hasil yang maksimal. Hal ini masih berkaitan dengan biaya pemasaran, promosi, hingga operasional yang kecil.

Lihat juga: “Memulai Usaha Mikro, Kenapa Tidak?”


Usaha mikro mungkin masih sering diremehkan keberadaannya. Padahal jenis usaha ini memiliki banyak keunggulan yang tidak dimiliki oleh jenis usaha lain. Jadi, apabila Anda ingin menjadi pengusaha sukses, merintis usaha mikro bisa menjadi batu pijakan. Terlebih risiko usaha mikro terbilang minim sehingga potensi gagal pun bisa diminimalisir.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply