1

Siapa Bilang Mengajukan Utang itu Tabu?

Sebagian besar masyarakat Indonesia menganggap bahwa utang merupakan hal yang tabu, di mana hanya orang yang mengalami kesulitan keuangan atau tak bertanggung jawab yang berutang. Padahal, tidak semua utang itu buruk dan tidak semua pemberi pinjaman itu adalah lintah darat. Pasalnya, utang yang dimanfaatkan sebagai pinjaman usaha atau pinjaman produktif bisa menjadi hal yang positif. Mengapa bisa demikian?

Meningkatkan Modal Usaha

Di Indonesia, pinjaman usaha atau pinjaman produktif lebih banyak dijumpai dalam bentuk Kredit Modal Kerja (KMK) atau Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai sarana untuk membiayai modal suatu usaha. Pinjaman ini tentu akan sangat membantu bagi Anda yang ingin memulai bisnis namun tidak memiliki cukup dana. Karena, pinjaman usaha ini akan sangat efektif dalam meningkatkan modal usaha seseorang yang ingin berwirausaha, bukan?

Meningkatkan Skala Bisnis

Jika sebelumnya Anda sudah memiliki bisnis dengan skala rumahan, mengapa tidak mencoba untuk memperluas jangkauan pasar Anda dengan pinjaman modal usaha? Asal Anda telah merencanakan ekspansi usaha dengan baik, maka semakin banyak orang yang mengenal bisnis Anda, serta semakin besar potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Melakukan ekspansi atau membuka lokasi baru juga akan menekan biaya dan waktu pengiriman barang, terlebih bila Anda membuka lokasi baru di tempat yang memang selama ini merupakan daerah konsumen Anda.

Meningkatkan Pendapatan

Siapa bilang Anda sulit untung dengan pinjaman usaha? Sebaliknya, utang produktif bisa meningkatkan pendapatan Anda. Misalnya, Anda memiliki bisnis sepatu kulit. Permintaan pasar meningkat tetapi kapasitas usaha tetap sama. Jadi Anda mengambil pinjaman usaha untuk membeli peralatan agar kapasitas bisnis untuk memproduksi sepatu kulit meningkat. Dengan mengambil pinjaman jangka pendek, Anda bisa meningkatkan pendapatan usaha Anda ke depannya.

Membuka Lapangan Kerja Baru

Fungsi pinjaman usaha di sini lebih fokus ke dimensi sosial, tetapi kehadiran bisnis yang berkembang melalui pinjaman produktif akan membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang di sekitar Anda. Artinya, usaha Anda pun turut serta membangun perekonomian tanah air. Dengan begitu, utang produktif tak hanya memberikan keuntungan pribadi, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain.


Asalkan Anda sudah memproyeksikan bagaimana cara menggunakan utang untuk mengembangkan bisnis Anda, serta disiplin dalam menggunakan uang pinjaman tersebut dan hanya menggunakannya untuk kebutuhan yang bisa memaksimalkan usaha, maka bisnis Anda akan maju karena utang. Utang yang digunakan dengan baik tidak akan membuat bisnis mundur ataupun menjadi tanda bahwa keuangan usaha tidak lancar. Karena itulah utang seperti ini disebut “produktif”, karena uangnya menjadi investasi yang menghasilkan. Berbeda lagi dengan utang konsumtif yang digunakan untuk membeli keperluan pribadi dan tidak menciptakan apapun yang berarti.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Bersama Modalku, Anda bisa mengajukan pinjaman usaha hingga Rp 2 miliar tanpa agunan dengan bunga terjangkau mulai dari 0,75% per bulan. Layanan peer-to-peer lending Modalku menyediakan UMKM peminjam dengan modal usaha melalui proses online yang mudah dan cepat. Tunggu apa lagi? Ajukan pinjaman usaha Anda sekarang juga dan jadilah pengusaha sukses di usia muda! Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Comments 1

  1. Pingback: 4 Kisah Sukses Memulai Usaha dari Utang – Modalku

Leave a Reply