Tips Presentasi Produk Anti Gagal!

tips presentasi produk anti gagal

Penyajian produk merupakan bagian penting dari penjualan, karena dari situlah klien memperoleh informasi untuk menentukan apakah mereka akan melakukan pembelian. Presentasi produk digunakan sebagai strategi marketing yang dapat memperkenalkan produk baru perusahaan. Anda dapat menjelaskan informasi seputar produk kepada audiens, mulai dari bagaimana cara kerjanya hingga manfaatnya. Biar hasilnya optimal, yuk, simak beberapa tips presentasi produk anti gagal sebagai strategi marketing ampuh berikut!

Manfaat presentasi produk

Presentasi produk memperkenalkan pelanggan pada produk baru yang ingin ditawarkan oleh perusahaan. Sebagian besar presentasi produk disampaikan oleh staf penjualan atau spesialis yang mengenal produk tersebut. Menyajikan rincian jualan, penyajian barang jualan bertujuan untuk menanamkan awareness tentang produk dan menarik calon pelanggan baru. Berikut beberapa manfaatnya:

  • Menjelaskan informasi seputar produk – Tak kenal maka tak sayang. Presentasi produk bertujuan menyampaikan informasi seputar produk kepada calon klien, sehingga dapat mengundang minat terhadap produk yang ditawarkan.
  • Lebih memahami produk – Setiap produk yang dijual pasti memiliki deskripsi yang menjelaskan tentang produk tersebut. Alih-alih tertulis, presentasi memungkinkan penyampaian informasi langsung sehingga lebih rinci dan mudah diingat audiens.
  • Memberi kesan eksklusif – Anda bisa menggunakan design yang menarik agar pesan yang disampaikan meninggalkan kesan pada benak calon pelanggan, serta menarik untuk dibaca kembali.

6 tips presentasi produk anti-gagal

Sebagai upaya memunculkan kesan pertama tentang produk baru, Anda perlu tahu beberapa tips presentasi produk anti-gagal yang sangat penting dalam penjualan. Berikut infonya:

1. Pelajari profil audiens

Dengan mempelajari profil audiens sebelum memberikan presentasi, Anda dapat fokus membahas berbagai manfaat yang berhubungan dengan kebutuhan audiens. Berdasarkan minat dan ketertarikan audiens yang hadir pada presentasi produk, Anda juga bisa memberikan contoh yang lebih spesifik mengenai produk. Dengan demikian, audiens akan terbantu dalam membayangkan dirinya menggunakan produk dan membangun koneksi dengan produk. Contohnya, robot vacuum cleaner bakal cocok untuk rumah tangga yang cenderung sibuk.

2. Sajikan data dalam bentuk visual 

Menyajikan data dalam bentuk visual bertujuan agar presentasi menjadi lebih menarik dan membekas di benak calon klien. Anda bisa memberikan informasi mengenai data statistik lewat grafik atau diagram yang mudah dibaca agar calon klien lebih cepat paham informasi yang disampaikan. Usahakan agar datanya ditampilkan secara berurutan atau sesuai kronologi, khususnya saat ingin menunjukkan growth, agar lebih mudah diingat. 

3. Menonjolkan keunggulan dari produk

Dengan menonjolkan keunggulan dari produk, Anda dapat mendorong audiens untuk membeli produk. Informasi keunggulan dan bagaimana produk tersebut dapat menguntungkan audiens, bisa disampaikan lewat video berisi pengalaman dan testimoni pelanggan. Jika keunggulan produk datang langsung dari mulut pelanggan, keunggulan dari produk tersebut lebih mudah dipercaya oleh audiens sehingga mengarah pada pembelian.

4. Sematkan tagline yang mudah diingat

Penting untuk menyematkan tagline yang mudah diingat selama memberikan presentasi produk kepada calon klien. Brand ternama seperti Apple menggunakan tips ini setiap kali memberikan pengumuman tentang produk terbarunya karena anti-gagal sebagai strategi marketing. Anda bisa membuat tagline yang singkat, padat, dan jelas, yaitu dalam satu kalimat pendek kurang dari 140 karakter. Pastikan saja tagline yang disematkan sesuai dengan apa yang produk ditawarkan dan alasan mengapa audiens harus peduli dengan produk yang diluncurkan.

5. Demonstrasi produk

Keuntungan dari mempunyai produk fisik yang bisa dipamerkan adalah Anda dapat melakukan demonstrasi produk. Melakukan demonstrasi selama presentasi memungkinkan Anda untuk menunjukkanlah berbagai fitur pelengkap produk dan cara memakai produk tersebut dengan benar untuk mendapatkan manfaatnya. Calon klien atau audiens akan lebih tertarik untuk memahami kegunaan produk jika Anda mencontohkannya. 

6. Call to action dan follow up

Akhiri presentasi produk dengan call to action dan follow up. Setelah menutup presentasi dengan meringkas apa yang telah sudah dibicarakan secara singkat dan mengacu pada poin utama, Anda dapat menyertakan call to action yang mengundang calon pelanggan untuk bertanya tentang produk, memberikan feedback, atau membeli produk. Misalnya, “Segera dapatkan produk ini di e-commerce favorit Anda!”

Pastikan juga untuk melakukan follow up agar calon pelanggan yang belum mengambil keputusan dapat mendapatkan informasi tentang benefit dan penjelasan lebih lanjut mengenai produk. Dengan begitu, calon pelanggan yang awalnya ragu pun akhirnya terdorong untuk membeli produk.

Demikian informasi tentang beberapa tips presentasi produk anti-gagal sebagai strategi marketing ampuh yang perlu Anda ketahui. Tentu saja, pengembangan produk untuk bisnis memerlukan pendanaan. Jika saat ini perkembangan usaha Anda terhalang masalah dana, ini saatnya untuk mengajukan pendanaan online. Klik tombol di bawah ini untuk ajukan pendanaan:

Ajukan Sekarang!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.

Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Subscribe

* indicates required

Tinggalkan Balasan