Menjelang perayaan kemerdekaan, mari kita diskusi soal kemerdekaan secara finansial.

Hingga saat ini, masih belum banyak orang yang mampu meraih kemerdekaan finansial. Bukan tidak ada, melainkan sedikit. Apa sebenarnya kemerdekaan finansial itu?

Pada dasarnya, kemerdekaan finansial adalah kondisi keuangan di mana tujuan pribadi seseorang telah tercapai dan tanggung jawab finansialnya tak lagi menjadi beban. Biasanya orang yang sudah mencapai kemerdekaan finansial sudah dapat memenuhi dana pendidikan anak, dana pensiun, dan biaya asuransi. Apabila tiga kondisi finansial tersebut terpenuhi, maka tanggung jawab seseorang terhadap pemenuhan kebutuhan tidak terlalu berat.

Lalu bagaimana cara kita meraih kemerdekaan finansial? Mampukah hal tersebut dilakukan di usia muda? Jawabannya: bisa! Berikut ini adalah beberapa cara meraih kemerdekaan finansial yang dapat Anda terapkan.

Kenali Aset Anda

Apa pentingnya mengetahui aset yang Anda miliki? Hal ini berkaitan dengan mengidentifikasi semua sumber dana Anda. Anda perlu mengetahui yang mana aset Anda yang termasuk produktif dan mana yang termasuk kurang produktif.

Aset produktif adalah aset yang menghasilkan pemasukan pasif, misalnya rumah yang Anda sewakan atau bentuk investasi lain. Sedangkan aset yang kurang produktif adalah aset yang kurang memberikan pemasukan atau bahkan tidak sama sekali. Aset kurang produktif ini bisa Anda kembangkan untuk menjadi lebih produktif atau bila perlu dijual apabila kurang efisien.

Lunasi Utang-Utang Anda

Utang konsumtif dalam bentuk kartu kredit atau cicilan kendaraan harus Anda lunasi terlebih dahulu sebelum memikirkan untuk membangun dana finansial yang merdeka. Semakin cepat Anda melunasi utang Anda semakin baik. Jangan anggap kartu kredit merupakan suntikan dana yang bisa diandalkan setiap bulannya karena hal ini justru membuat Anda terjerat utang.

Salah satu utang bersifat konsumtif yang paling besar biayanya dan sulit untuk dihindari adalah KPR. Salah satu tips untuk memilih KPR yang tepat dan tidak membebani kondisi finansial adalah dengan mengusahakan agar total cicilan tiap bulan dalam rentang 30-40% dari total penghasilan rutin Anda. Dengan begitu, keuangan Anda tetap nyaman dan Anda dapat menyisihkan sebagian pemasukan Anda untuk dana masa depan.

Asuransi Tawarkan Perlindungan

Investasi yang Anda tanamkan di aset, baik dalam bentuk modal usaha atau benda mati, bisa sia-sia bila Anda tidak memiliki asuransi yang layak. Misalnya, Anda sudah memiliki tabungan banyak, tetapi tiba-tiba habis karena sakit keras.

Hal tersebut akan membuat usaha Anda menabung selama bertahu-tahun menjadi kacau. Sangat disarankan agar Anda mendaftarkan diri ke asuransi. Pastikan asuransi yang Anda ikuti sesuai dengan kebutuhan yang Anda perlukan, misalnya asuransi kesehatan atau asuransi jiwa. Dengan begitu, Anda tidak perlu bingung dengan kebutuhan-kebutuhan mendadak.


Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk meraih kemerdekaan finansial. Kuncinya adalah kedisiplinan dalam mengikuti rencana keuangan Anda. Selama Anda disiplin melakukan hal-hal di atas, kemerdekaan finansial akan semakin mudah Anda capai. Semoga beruntung!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending terbesar di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.