Apa yang Dimaksud dengan Factsheet?

Tidak sedikit pemberi pinjaman yang belum mengetahui bahwa setiap pinjaman/produk pendanaan di Modalku memiliki factsheet. Factsheet merupakan “alat” untuk mempelajari profil usaha peminjam yang disajikan dalam bentuk dokumen, laporan, atau outline

Dengan berbagai data dan informasi dalam factsheet, para pemberi pinjaman dapat memutuskan apakah profil usaha peminjam sesuai dengan kriteria pendanaan mereka. Lantas, apa saja yang ada di dalam factsheet?

Lihat juga: “Menakar Risiko Alternatif Investasi dengan Factsheet”

Inilah data dan informasi dalam Factsheet:

1. Informasi Pinjaman (Loan Details): pada bagian ini calon pemberi pinjaman dapat mengetahui informasi perihal pinjaman meliputi hal-hal sebagai berikut. 

  • Kode pinjaman, merupakan identitas pinjaman yang merepresentasikan kode produk dan serangkaian nomor unik sebagai registrasi rekening pinjaman.
  • Jumlah, merupakan nilai pokok pinjaman yang akan diberikan kepada calon peminjam berdasarkan hasil analisis kredit oleh tim Modalku, sekaligus juga menjadi target pemenuhan pendanaan melalui skema crowdfunding.
  • Jangka waktu atau tenor, merupakan waktu yang ditetapkan kepada peminjam untuk mengembalikan seluruh kewajiban pinjamannya (pokok, bunga serta biaya lainnya jika ada), yang dimulai sejak tanggal pencairan pinjaman.
  • Skema imbal hasil, merupakan skema pembayaran pinjaman pokok dan bunga, yang dapat dibayarkan secara bersamaan di akhir periode pinjaman, dibayarkan bersamaan secara bertahap pada waktu tertentu (misal: setiap bulan), pembayaran bunga setiap bulan sementara pokok pinjaman dibayarkan di akhir periode pinjaman, atau kombinasi lainnya tergantung kesepakatan antara Modalku dengan calon peminjam.
  • Jenis dan tujuan pinjaman, merupakan rencana penggunaan dana pinjaman oleh calon peminjam, umumnya terbagi dua yaitu untuk tambahan modal kerja atau untuk investasi penunjang usaha.
  • Industri dan bidang usaha, merupakan informasi umum perihal industri dan bidang usaha dari calon peminjam yang akan menjadi objek pembiayaan sekaligus sumber bunga pinjaman.
  • Jaminan, merupakan alternatif utama untuk penyelesaian pinjaman apabila calon peminjam tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada pemberi pinjaman. Saat ini jaminan yang umum digunakan untuk pinjaman-pinjaman di Modalku adalah penjaminan personal dan/atau perusahaan yang terkait dengan calon peminjam.
  • Lokasi, informasi lokasi pada konteks ini merujuk pada kota tempat usaha utama dari calon peminjam.

2. Suku Bunga dan Grade Pinjaman: suku bunga yang tercantum pada bagian ini merupakan potensi kewajiban pembayaran bunga yang harus dipenuhi oleh calon peminjam sesuai dengan jangka waktu pinjaman yang telah disepakati. Adapun suku bunga yang dicantumkan merupakan suku bunga dengan skala per tahun atau per annum.

Grading digunakan sebagai pertimbangan untuk menilai tinggi rendahnya risiko suatu pinjaman yang Anda danai. Semakin tinggi tingkat bunga yang didapat maka semakin tinggi risiko yang didapat.

Untuk produk “Pinjaman UKM” kami menampilkan grading atas bunga yang diterima dan menggunakan perbandingan bunga efektif. Namun untuk menghitung potensi keuntungan yang akan didapatkan oleh pemberi pinjaman, perhitungannya tetap menggunakan bunga simple atau flat.

3. Informasi umum calon peminjam (Basic Information): pada bagian ini para pemberi pinjaman dapat mengetahui latar belakang dan kondisi terakhir atas usaha yang dijalankan calon peminjam.

4. Competitive Advantage Perusahaan: pada bagian ini para pemberi  pinjaman dapat menilai tentang keunggulan atau nilai lebih yang dimiliki oleh usaha dari calon peminjam tersebut, untuk memastikan bahwa usahanya dapat terus berkembang dan berjalan minimal selama periode pinjaman berlangsung.

5. Informasi perihal laporan keuangan atas usaha yang dijalankan oleh calon peminjam merupakan salah satu faktor penting yang perlu dicermati oleh para pemberi pinjaman sebelum memutuskan untuk mendanai peminjam tersebut. Berikut ini adalah penjelasan singkat dari bagian “financial highlight” yang kami sajikan dalam factsheet.

  • Monthly Sales: menunjukkan bahwa penyajian perhitungan laba/rugi usaha menggunakan periode bulanan berdasarkan data rata-rata laba/rugi satu periode laporan keuangan.
  • Period: menunjukkan informasi perihal periode laporan keuangan. Untuk bagian laba/rugi umumnya bersifat year-to-date (date: sampai dengan tanggal periode keuangan) sedangkan untuk bagian asset, liabilities dan equity dimulai sejak perusahaan beroperasi sampai dengan tanggal periode keuangan.
  • Sales: menunjukkan pendapatan bersih yang berhasil dibukukan oleh badan usaha.
  • COGS: menunjukkan seluruh biaya langsung yang dikeluarkan untuk memperoleh barang atau jasa yang dijual.
  • Gross Profit: merupakan selisih dari sales dan COGS yang dikategorikan sebagai pendapatan bruto/kotor karena belum memperhitungkan biaya-biaya penunjang usaha lainnya.
  • Operating Expense atau Biaya Operasional Perusahaan: merupakan biaya-biaya yang harus dikeluarkan oleh badan usaha untuk menunjang kegiatan operasional dari badan usaha tersebut. Misalnya: biaya tenaga kerja tidak langsung, biaya sewa kantor, biaya jasa pihak ketiga, dan lain-lain.
  • Other income dan/atau expense, merupakan pendapatan atau biaya yang berasal dari kegiatan non-usaha. misalnya: pendapatan bunga bank, beban bunga pinjaman lembaga keuangan, selisih penjualan aset perusahaan, selisih kurs, dana sumbangan, biaya atau penerimaan restitusi pajak, dan lain-lain.
  • Net Profit: merupakan laba bersih yang diterima oleh badan usaha setelah memperhitungkan biaya-biaya dan pendapatan lainnya.
  • Asset: Informasi yang tercantum di factsheet Modalku, hanya terdiri dari aset lancar (current) dan aset tetap (fixed). Aset lancar merupakan jenis aktiva yang lebih likuid dan menjadi salah satu dasar untuk perhitungan kebutuhan modal kerja. Contoh dari aset lancar adalah kas, piutang usaha, persediaan, penjualan yang belum ditagihkan, dan lainnya. Sementara itu aset tetap adalah aset yang memiliki wujud atau bentuk secara fisik. Aset tetap dimanfaatkan dan digunakan oleh perusahaan untuk kegiatan produksi barang atau jasa. Contoh dari aset tetap yang masuk dalam jenis aset tetap adalah tanah, bangunan, gedung, mesin, kendaraan, dan lainnya.
  • Total Liabilities: merupakan seluruh utang dan kewajiban baik jangka pendek maupun jangka panjang, yang diakui dan dicatat oleh badan usaha. Utang-utang ini meliputi utang kepada pemasok, utang kepada lembaga keuangan, utang pajak, dan lain-lain.
  • Equity: merupakan modal yang dimiliki oleh perusahaan termasuk di dalamnya laba/rugi ditahan dan laba/rugi tahun berjalan.

Untuk menjadi perhatian, komposisi Asset, Liabilities dan Equity yang disampaikan  di dalam factsheet bukan merupakan seluruh komponen penyusun neraca. Terdapat beberapa pos lainnya di dalam neraca yang tidak disampaikan di dalam factsheet.

6. Risk Profile: pada bagian ini tim Modalku telah memetakan jenis-jenis risiko pada usaha calon peminjam tersebut. Risiko ini diidentifikasi berdasarkan hasil analisis kredit yang dilakukan sesuai dengan jenis produk pinjaman tersebut. Perlu diketahui bahwa risiko pada setiap pinjaman berbeda-beda, tergantung pada jenis produk pinjaman dan profil usaha calon peminjam.

7. Key Metrics: bagian ini menyajikan rasio keuangan dari usaha calon peminjam, sehingga pemberi pinjaman dapat melihat dan menilai secara cepat kondisi keuangan dari calon peminjam tersebut. Key Metrics tersebut terdiri dari:

  • Current Ratios: rasio yang menunjukkan kemampuan badan usaha untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Semakin besar nilainya maka semakin baik kondisi likuiditas badan usaha tersebut. Formula = Current Asset / Current Liabilities.
  • Operating Profit Margin: menunjukkan persentase keuntungan yang dihasilkan dari aktivitas operasional badan usaha tersebut. Semakin besar persentasenya maka semakin besar keuntungan perusahaan dari aktivitas operasionalnya. Formula = Operating Profit / Sales.
  • Leverage Ratio: termasuk dalam rasio untuk menilai solvabilitas yang digunakan untuk mengukur komposisi utang dan modal dari suatu badan usaha. Semakin tinggi nilainya maka semakin berisiko. Standar nilai atas rasio ini berbeda-beda tergantung pada industri dari badan usaha tersebut. Formula = Total Liabilities / Total Equity.
  • ROA (Return On Asset): termasuk dalam rasio untuk menilai profitabilitas yang digunakan untuk mengukur efisiensi suatu badan usaha dalam mengelola aset-asetnya untuk menghasilkan laba dalam suatu periode tertentu dalam bentuk persentase. Semakin tinggi persentasenya, maka semakin baik dan efektif pula badan usaha tersebut dalam mengelola asetnya. Standar nilai atas rasio ini berbeda-beda tergantung pada industri dari badan usaha tersebut. Formula = Net Income / Total Asset.
  • Time Interest Earned: termasuk dalam rasio untuk menilai solvabilitas yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu badan usaha dalam membayar kewajiban bunga pinjaman dalam suatu periode tertentu. Dasar perhitungannya menggunakan EBITDA (Earning before interest, tax, depreciation and amortization). Semakin tinggi nilainya maka kemampuan badan usaha tersebut semakin baik. Formula = EBITDA /  Interest Expense. (Digunakan untuk produk pinjaman dengan skema pembayaran bunga setiap bulan dan pokok pada akhir tenor)
  • DSCR (Debt Service Coverage Ratio): termasuk dalam rasio untuk menilai solvabilitas yang digunakan untuk mengukur kemampuan suatu badan usaha dalam memenuhi pembayaran pinjaman jangka pendek dalam suatu periode tertentu. Dasar perhitungannya menggunakan EBITDA (Earning before interest, tax, depreciation and amortization). Semakin tinggi nilainya maka kemampuan badan usaha tersebut dalam menyelesaikan kewajibannya semakin baik. Formula = EBITDA / Total angsuran pokok dan bunga.(Digunakan untuk produk pinjaman dengan skema pembayaran pokok dan bunga setiap bulan).

8. Financial Summary: merupakan rangkuman atas hasil analisa yang telah dilakukan baik secara kuantitatif, kualitatif atau kombinasi dari keduanya. 

Demikian pembahasan singkat mengenai factsheet, semoga menambah wawasan Anda mengenai analisa factsheet ini.

Biasakan melihat factsheet terlebih dahulu dikenakan termasuk salah satu hal penting untuk mengurangi risiko.

Catatan: 

Factsheet hanya dapat di buka ketika:

  1. Status pinjaman tersebut masih dalam status “Crowdfunding” pada menu Cari Pinjaman.
  2. Anda telah melalukan pendanaan dengan status “Success” pada menu Portofolio

Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan bunga menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini. Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.


Leave a Reply