4 Keunggulan Emas dalam Menghadapi Resesi

Dampak resesi akhir-akhir ini mengalami peningkatan yang cukup tajam. Penyebabnya, dikarenakan oleh beberapa hal seperti pelemahan mata uang Yuan (Tiongkok) dan menyentuh ke level terendah sejak 11 tahun terakhir. Ditambah lagi ketidakjelasan sikap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam menghadapi perang dagang. Faktor lainnya, adalah sikap bank sentral di dunia yang menurunkan suku bunganya.

Resesi seringkali disebut sebagai kelesuan ekonomi. Pada saat inilah banyak orang untuk mencari cara investasi untuk dapat survive. Salah satunya adalah dengan berinvestasi emas. Investasi emas memberikan keunggulan tersendiri di saat resesi seperti sekarang. Apa saja keunggulannya? Simak ulasannya berikut.

Instrumen Investasi yang Safe Heaven

Dalam dunia investasi, emas kerap disebut-sebut sebagai instrumen yang safe heaven. Semua investasi pasti memiliki risiko. Saat terjadi perubahan ekonomi global dan resesi, risiko investasi juga semakin meningkat. Namun, untuk emas sendiri tidak terlalu terpengaruh risiko investasi yang tinggi di tengah perekonomian dan pasar dunia yang tak menentu. Inilah yang disebut dengan safe heaven.

Dengan kata lain, Anda sebagai seorang investor tentu akan merasa aman jika berinvestasi emas. Pada dasarnya, hal tersebut adalah prinsip dasar bagi seorang investor. Yakni tidak mengambil risiko tinggi demi keuntungan sebesar-besarnya. Khususnya untuk investor pemula, emas sangat cocok untuk dipilih.

Lihat juga: “Dasar-dasar Investasi bagi Pemula”

Mudah Diinvestasikan

Alasan mengapa Anda harus menginvestasikan emas ketika dunia sedang mengalami tekanan resesi ialah mudah diinvestasikan. Bagi sebagian orang berinvestasi mungkin terdengar merepotkan dan rumit. Sebab, Anda harus mengurus segala administrasinya baik melalui pihak bank atau perusahaan-perusahaan yang menawarkan investasi dalam bentuk lain seperti saham, obligasi, dan reksadana.

Hal ini tentu berbeda dengan emas. Emas kerap dipilih sebagai instrumen investasi yang banyak dipilih karena mudah. Anda dapat membeli emas di perusahaan terpercaya, misalnya PT. ANTAM. Saat resesi harga emas ini akan kembali meningkat. Tentu ini akan menjadi keuntungan tersendiri jika menjualnya di masa resesi tersebut.

Anda juga bisa membeli emas dengan cara menabung emas di pegadaian. Seperti menabung di bank, Anda bisa mengisi tabungan emas di pegadaian berapapun uang yang Anda punya. Nanti, saat jumlah yang sudah mencukupi, Anda bisa mencetak emasnya dalam bentuk batangan.

Sifatnya yang Universal

Emas juga memiliki keunggulan lainnya yakni sifatnya yang universal. Sehingga emas menjadi salah satu instrumen yang mudah dicairkan kapan saja dan di mana saja. Terlebih lagi di saat membutuhkan dana darurat dan uang tunai. Investasi emas ini dapat menjadi penolong Anda dan cukup dijaminkan di pegadaian maka Anda bisa mendapatkan uang tunai sejumlah harga emas yang berlaku saat itu.

Bandingkan dengan instrumen investasi lainnya seperti properti maupun reksadana. Keduanya tidak mungkin cair saat itu juga. Bahkan untuk properti Anda terkadang harus menunggunya sampai laku terjual. Sebenarnya, ini cukup menyulitkan Anda saat terjadi resesi jika berinvestasi. Sedangkan untuk reksadana dapat dicairkan dalam satu minggu atau 5-7 hari kerja.

Lihat juga: “Logam Mulia, Investasi Gaya Lama yang Kian Mudah dan Menguntungkan”

Tahan Inflasi

Pada ranah ekonomi, inflasi kerap kali dianggap sebagai ‘musuh bersama’. Hal ini dikarenakan ketika terjadi inflasi akan berdampak masif pada semua sektor. Misalnya saja, meningkatnya harga barang-barang dan di satu sisi hal tersebut juga membuat daya beli semakin menurun. Keberadaan emas yang tahan inflasi bisa Anda jadikan sebagai alat pelindung inflasi (inflation hedging), terlebih lagi di masa resesi.

Emas dapat tahan inflasi dikarenakan nilainya lebih kuat saat menghadapi ketidakpastian pasar. Tidak hanya itu, korelasi emas terhadap inflasi akan semakin menguat ketika keadaan inflasi semakin tajam dan tidak terkendali. Akan tetapi, peningkatan inflasi yang cenderung moderat atau dengan kata lain memiliki tingkatan yang cukup rendah, maka harga emas tidak berdampak secara signifikan. Dengan begitu, masyarakat tetap saja akan menyimpan atau mempergunakan emas ketika inflasi terjadi baik itu inflasi tinggi maupun rendah.


Setidaknya, itulah keunggulan emas yang perlu Anda ketahui dan memberikan manfaat ketika dunia sedang mengalami masa resesi. Jadi, sudahkah terpikir dalam benak Anda untuk segera berinvestasi emas untuk masa depan yang lebih baik? Selamat mencoba dan selalu pantau harga emas untuk mendapatkan penawaran terbaik saat berinvestasi.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply