Tips Mulai Bisnis Online dengan Jadi Reseller

Reseller bisnis online adalah seseorang yang menjual lagi produk dari produsen dengan margin harga untuk mengambil keuntungan. Reseller tidak perlu memproduksi atau membuat sendiri barang yang akan dijual karena ia bisa mengambilnya dari produsen. Buat kamu yang bingung mulai bisnis online. Jadi reseller adalah pilihan menarik.

Kemudahan cara mulai bisnis online dengan menjadi reseller yang mudah ini tak heran membuat banyak orang tertarik. Mungkin, Anda pun salah satu yang tertarik menjadi reseller. Bila memang demikian, simak bagaimana cara mulai menjadi reseller dalam bisnis online berikut ini! 

Pilih Produk yang Spesifik

Ada banyak barang yang bisa Anda jual sebagai reseller bisnis online. Mulai dari pakaian wanita, baju-baju muslim, makeup, skincare, sepatu, hingga dekorasi rumah. Oleh karena itu, pilih dulu satu barang spesifik yang ingin Anda jual. Bisa barang yang sesuai dengan hobi, produk yang sedang booming, atau barang yang akan selalu dibutuhkan oleh masyarakat. 

Kalaupun sudah menentukan satu barang, spesifikasikan lagi untuk mempersempit pilihan. Misal, ingin jual skincare, Anda bisa membuat batasan skincare apa saja yang ingin dijual. Apakah skincare untuk wajah, tubuh, atau kaki. Lalu, berapa rentang harga skincare yang akan dipasarkan. Tentukan pula skincare dari brand apa saja yang akan dijual. 

Tentukan Target Pasar

Setelah Anda menentukan produk apa yang akan dijual, maka cara mulai bisnis online berikutnya adalah menentukan target pasar. Dengan mengetahui siapa target pasar Anda, promosi dan penawaran pun bakal bisa dilakukan secara lebih tepat sasaran. 

Misalnya produk yang Anda jual adalah skincare, maka sudah pasti targetnya adalah perempuan. Tetapi, buat lagi batasan spesifik soal rentang usia. Sebab promosi untuk anak-anak remaja dan ibu rumah tangga sudah pasti bakal berbeda. 

Setelah menentukan target pasar, penting juga untuk membuat bisnis Anda muncul di google. Sehingga calon pembeli menyadari kehadiran toko online Anda.

Aktif Menerapkan Strategi Marketing 

Agar sukses menjadi reseller bisnis online, Anda perlu menguasai dan menerapkan strategi marketing. Hal ini penting untuk membedakan online shop Anda dengan online shop dengan barang jualan sama. Di samping itu, strategi pemasaran juga dapat meningkatkan brand awareness serta memungkinkan konversi dari pengunjung online shop menjadi pembeli. 

Lalu, dari mana Anda bisa memulai strategi marketing? Pertama, buat akun pada platform di mana Anda akan memajang semua produk yang ditawarkan. Bisa di website, e-commerce, atau bahkan Instagram. Kemudian, optimalisasi platform tersebut agar bisa jadi tempat promosi. Kalau di website, bisa buat SEO artikel, sedangkan di Instagram bisa buat unggahan tips trik serta how to.

Lihat juga: “5 Tips Digital Marketing untuk Usaha Kecil”

Pilih Supplier Terpercaya

Karena menjadi reseller bisnis online ini sangat bergantung dengan supplier sebagai pemasok barang, maka sudah pasti Anda harus memilih satu yang benar-benar terpercaya. Jangan sampai Anda salah pilih supplier dan malah bekerja sama dengan pihak yang tidak profesional. 

Pertimbangkan dulu aspek kredibilitas, track record, harga produk, sistem komisi, kualitas produk, ketersediaan barang, serta komunikasi antara Anda dengan supplier. Kalau Anda sudah mengetahui kredibilitas supplier serta cocok dengan harga serta kualitas produk, baru bisa setuju untuk menjadi reseller dari supplier tersebut. 

Tentukan Harga untuk Profit

Terakhir, Anda harus pintar-pintar dalam menentukan harga jual produk agar tetap profit. Beberapa supplier mungkin telah menentukan berapa profit yang bisa didapat oleh reseller yang menjual produknya. Biasanya, penetapan profit ini sekitar 10% – 20%. Beberapa supplier juga terkadang sudah menentukan kisaran harga jual kembali oleh reseller. Misal harga jual di supplier adalah Rp60 ribu, maka reseller bisa menjual kembali produk tersebut antara Rp65 ribu sampai dengan Rp75 ribu. 

Apabila supplier tidak menentukan berapa kisaran keuntungan atau harga jual kembali yang boleh dipatok oleh reseller, maka Anda bisa terlebih dulu melakukan riset. Coba cari di online shop atau e-commerce dengan produk jualan mirip punya Anda. Lalu, catat berapa rata-rata harga jual produk tersebut. Selanjutnya, Anda bisa menggunakan informasi tersebut sebagai patokan penentuan harga jual. 

Menjadi reseller bisnis online saat ini memang tengah diminati oleh banyak orang. Alasan mengapa pekerjaan ini sangat diinginkan adalah karena Anda tidak perlu memproduksi barang sendiri serta bisa menjual lebih dari satu brand produk. Supaya sukses, Anda bisa mengikuti panduan cara mulai bisnis online yang telah dipaparkan di atas.

Kalau butuh dana untuk memulai bisnis online, jangan ragu ajukan Pinjaman Pengusaha Online di Modalku tanpa agunan dengan tenor 12 bulan. Tersedia modal usaha hingga Rp 500 juta untuk Anda. Segera klik tombol di bawah ini untuk ajukan pinjaman:

Ajukan Pinjaman


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply