22 Cara Menabung di Rumah yang Praktis, Cepat, dan Efektif

Kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah menabung. Sejak kecil kita sudah dikenalkan dengan berbagai metode menabung. Salah satunya adalah cara menabung di rumah.  Pada dasarnya menabung digunakan sebagai cara untuk mencapai tujuan finansial di masa depan. Selain itu, menabung juga berguna agar kamu bisa memiliki dana darurat jika ada hal-hal tak terduga yang terjadi.

Untuk dapat menabung ternyata tidak melulu harus dilakukan dengan menyetorkan lalu menyimpannya di rekening bank. Menabung di rumah ternyata juga bisa efektif jika dilakukan dengan cara yang tepat. Pasalnya menabung di rumah cenderung lebih praktis dan fleksibel, kamu bisa melakukannya kapan saja tanpa harus repot memindahkan uang ke rekening tabungan. Selain itu, kamu juga bisa membuat sistem sendiri yang kamu rasa nyaman dan sesuai dengan kebiasaanmu saat menabung di rumah.

Namun, banyak dari kamu yang mungkin masih berpikir jika menabung di rumah maka uang tersebut menjadi lebih mudah diambil dan akhirnya terpakai untuk hal yang tidak penting. Kamu tidak perlu khawatir, karena kini banyak cara menabung di rumah agar tidak diambil dan kamu bisa segera mencapai tujuan finansial yang kamu rencanakan. Berikut ini adalah pembahasan Qoala mengenai 22 cara menabung di rumah yang praktis, cepat, dan efektif. Yuk, cari tahu di bawah ini!

Bahkan jika kamu seorang shopaholic, kamu juga bisa menabung dengan baik lho,! Simak caranya di sini!

1. Tentukan Tujuan Menabung dan Tulis di Dekat Tabungan

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan saat mulai menabung adalah menentukan tujuan menabung. Tujuan tersebut bisa kamu mulai dengan hal-hal yang sifatnya jangka pendek seperti membeli barang favorit atau tiket destinasi liburan, hingga tujuan jangka panjang seperti membeli rumah, persiapan uang sekolah anak, atau modal usaha. Setelah menentukan tujuan kamu menabung, lalu tulis tujuan tersebut di dekat tabungan atau di tempat yang sering kamu lihat. Cara ini berguna agar kamu selalu ingat dan termotivasi untuk mencapai tujuan tersebut ketika menabung.

2. Selalu Sisihkan Besaran Nominal Tertentu, Bukan Menyisakan

Cara menabung uang di rumah selanjutnya yang bisa kamu coba yaitu dengan menyisihkan uang sejumlah nominal tertentu setiap bulannya. Besaran nominalnya dapat kamu tentukan sesuai kebutuhan dan kemampuanmu. Usahakan, langsung tabungkan sejumlah uang yang telah kamu tentukan setiap kali menerima pemasukan. Cara tersebut berguna agar uang tersebut tidak terpakai untuk kebutuhan yang tidak direncanakan sebelumnya.

3. Buat Skala Prioritas dan Stick to the Budget

Supaya kamu bisa segera mencapai tujuan finansial yang direncanakan sebaiknya buat skala prioritas ketika menabung. Tentukan tujuan-tujuan yang ingin kamu capai, lalu buat perencanaan keuangannya dengan rinci. Termasuk untuk rencana pengeluaran sehari-hari. Pastikan kamu tetap konsisten pada budget yang telah ditentukan sebelumnya.

4. Kumpulkan Uang Receh

Kamu pasti sering mendapat kembalian uang receh, apalagi jika kamu Ibu rumah tangga yang sering berbelanja. Biasanya uang receh ini sering terlupakan karena nominal dan ukurannya yang Kecil sehingga kamu menaruhnya sembarangan. Padahal jika dikumpulkan, uang receh sisa kembalian belanja tersebut bisa menjadi banyak juga. Mulai sekarang, coba masukkan uang receh tersebut ke sebuah tempat khusus. Jika memungkinkan, gunakan tempat yang berwarna bening agar kamu bisa melihat seberapa banyak uang yang telah terkumpul. Ini merupakan salah satu cara menabung di rumah untuk ibu rumah tangga yang cukup efektif, lho.

5. Coba Metode Menabung a la “The Power of 20.000”

Cara menabung dengan metode “The Power of 20.000” ini dipopulerkan oleh seorang penulis dan motivator, Ippho Santosa. Seperti namanya, menabung dengan metode ini artinya kamu menyimpan setiap uang dengan nominal Rp20.000. Cara menabung ini terbilang cukup praktis dan tidak memberatkan, karena kamu hanya perlu menyimpannya dalam sebuah celengan. Simulasi menabung ala “The Power of 20.000” adalah seperti ini, misalnya saat berbelanja kamu mendapatkan uang kembalian Rp20.000, maka uang tersebut merupakan jatah tabungan kamu. Namun, jika kamu ingin tabungan ini lebih teratur, kamu juga bisa menjatahkan uang sebesar Rp20.000 setiap harinya untuk ditabung.

6. Menabung Terbalik Tanggal

Cara ini bisa dibilang merupakan cara unik untuk menabung di rumah. Biasanya menabung terbalik tanggal ini dilakukan selama satu bulan penuh. Simulasi cara menabung terbalik tanggal yaitu misalnya dalam sebulan ada 30 hari, maka di tanggal 1 kamu menabung sebesar Rp30.000, lalu pada tanggal 2 kamu menabung Rp29.000, di tanggal 3 kamu menabung Rp28.000, dan begitu seterusnya hingga di tanggal 30 kamu akan menabung Rp1.000.

Jika dilakukan dengan konsisten, dalam 30 hari menabung dengan cara tanggal terbalik ini kamu bisa memiliki uang sebesar Rp465.000. Semakin sering kamu menabung maka akan semakin besar juga jumlah uang simpananmu.

7. Menyimpan Uang Kertas Terkecil Setiap Harinya

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk menabung. Selain keenam cara di atas tadi, kamu juga bisa mencoba cara menabung di rumah dengan menyimpan uang kertas terkecil. Agar lebih efektif sebaiknya kamu mengatur jam berapa kamu akan menabungkan uang. Misalnya, begitu kamu sampai di rumah setelah selesai beraktivitas, langsung pindahkan uang kertas dengan nominal terkecil yang ada di dompetmu ke dalam celengan.

8. Coba Menabung Emas

Bagi kamu yang ingin menabung untuk jangka panjang, emas bisa jadi salah satu benda yang patut kamu pertimbangkan. Nilai harga emas yang cenderung selalu naik, apalagi jika dalam jangka panjang, menjadikannya sebagai salah satu benda yang efektif untuk dijadikan tabungan atau investasi jangka panjang. Ada dua cara menabung emas di rumah yang bisa kamu coba. Pertama, kamu bisa membeli emas lalu menyimpannya sendiri atau membeli emas untuk disimpan di tempat penyedia, seperti di Pegadaian.

9. Berpartisipasi dalam Arisan

Tidak hanya berguna untuk menjalin silaturahmi, artisan ternyata juga bisa menjadi salah satu cara menabung di rumah yang efektif. Pasalnya, sebelum kamu menyetor artisan tentu kamu perlu memisahkan dan mengumpulkan uang sejumlah nilai uang arisan. Kemudian, ketika kamu dapat arisan maka itulah hasil yang kamu kumpulkan selama ini. Namun, sebelum mengikuti arisan sebaiknya pastikan arisan yang kamu ikuti sesuai dengan kemampuan finansialmu agar nantinya tidak memberatkan dan menjadi beban pikiran.

10. Buat Rencana Masak (Meal Plan) untuk Menentukan Belanjaan dengan Tepat

Bagi Ibu rumah tangga pasti kamu sudah memikirkan dengan rinci uang yang akan digunakan untuk berbelanja bahan makanan. Supaya lebih efektif dan hemat, kamu bisa mulai membuat rencana memasak (meal plan) sebelum berbelanja. Minimal buat rencana masak selama seminggu, lalu beli bahan-bahan sesuai dengan rencana masak tersebut. Dengan begitu, belanjaan yang kamu beli akan lebih efektif dan tidak akan ada sisa bahan yang menjadi food waste.

11. Lakukan Belanja Kebutuhan Rumah Tangga secara Mingguan

Selain membuat rencana masak, kamu juga bisa menghemat uang agar bisa ditabung dengan cara melakukan belanja kebutuhan rumah tangga secara mingguan. Dengan begini belanja kebutuhan rumah tangga kamu pun menjadi lebih terukur dan hemat. Hindari berbelanja kebutuhan secara mendadak, karena hal tersebut dapat berpotensi membuat kamu mengeluarkan uang lebih banyak dari pada yang direncanakan.

12. Tekan Biaya Bulanan Semaksimal Mungkin

Setiap akhir bulan usahakan kamu merekap dan mengaudit semua pengeluaran, karena dengan begitu kamu bisa mengetahui pos-pos pengeluaran mana saja yang memakan banyak biaya. Setelah itu, kamu bisa mulai mengatur strategi untuk pengeluaranmu di pos tersebut pada bulan selanjutnya. Sebaiknya tekan biaya bulanan semaksimal mungkin agar jumlah uang yang kamu tabungkan bisa lebih banyak.

13. Utamakan Membayar Kebutuhan Rutin Langsung Setelah Gajian

Siapa yang senang ketika tanggal gajian datang? Tapi jangan terlalu senang, lalu terbawa suasana dan langsung check out semua yang ada di keranjang belanja, ya! Sesaat setelah gajian sebaiknya langsung utamakan untuk membayar semua kebutuhan rutin dan hutang yang kamu miliki. Lalu sisihkan untuk tabungan, setelahnya baru gunakan untuk berbelanja atau kebutuhan yang sifatnya hiburan.

14. Simpan Uang dalam Amplop

Menyimpan uang di dalam amplop adalah cara yang sudah dilakukan sejak lama. Cara menabung  ini bahkan juga sudah dianggap kuno. Namun, ternyata menyimpan uang di dalam amplop merupakan cara yang efektif untuk menabung di rumah, lho. Menyimpan uang di dalam amplop sangat efisien dan mudah dilakukan. Kamu bisa menabung untuk beberapa tujuan sekaligus dengan cara memisahkannya ke dalam amplop yang berbeda-beda. Misalnya, ada amplop tabungan khusus untuk tiket liburan, amplop khusus tabungan renovasi rumah, dan lain sebagainya.

15. Gunakan Celengan yang Sulit Dibuka Jika Kamu Tergolong Susah Menabung

Bagi kamu yang merasa sering tergoda untuk menggunakan uang di tabungan, sepertinya kamu wajib mencoba cara menabung di rumah agar tidak diambil seperti yang satu ini. Gunakan celengan yang sulit dibuka saat menabung. Dengan cara ini kamu akan malas membukanya jika suatu saat tergoda ingin menggunakan tabungan tersebut.

16. Catat Pemasukan dan Pengeluaran dengan Aplikasi di Handphone

Zaman dulu mungkin kamu menggunakan buku besar untuk mencatat semua pengeluaran dan pemasukan. Cara ini terkadang dianggap kurang efektif karena tidak praktis dan cepat ketika diperlukan untuk mencatat pemasukan atau pengeluaran. Namun, kini telah banyak aplikasi di handphone yang bisa kamu gunakan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran sehari-hari. Dengan begini kamu bisa mencatat semua aktivitas keuangan kamu kapan saja dan di mana saja. 

Apabila kamu sedang menabung sambil menjalankan bisnis atau usaha, pastikan juga seluruh arus keuangan, termasuk modal dan pinjaman usaha tercatat dengan baik. Supaya lebih aman, kamu bisa memisahkan tabungan pribadi dengan tabungan usahamu.

Buatkan rekening baru khusus untuk memasukkan modal usaha. Jika usaha kamu ini sudah menghasilkan profit bersih, buatkanlah rekening usaha yang kedua untuk menyimpan profit bersih tersebut.

Rekening usaha yang pertama yang berisi modal usaha ini isinya adalah dana operasional yang jumlahnya harus selalu tetap. Nominalnya menyesuaikan dengan anggaran belanja operasional setiap bulanya. Sementara rekening usaha yang kedua adalah rekening yang berisi profit bersih, dimana dana di rekening kedua akan digunakan untuk keperluan lain di luar operasional.

Salah satu contoh fungsi pengoptimalan dana di rekening profit adalah saat Anda hendak melakukan ekspansi usaha atau butuh dana untuk penambahan item-item produksi, Anda dapat mengambil dana dari rekening profit.

Dengan pencatatan yang baik, kamu dapat lebih mudah mendapatkan pinjaman modal usaha. Nantinya, dana dari pinjaman ini dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis kamu. Misalnya, ingin membeli alat produksi baru, menambah karyawan, hingga biaya promosi. 

Lihat juga: “5 Cara Mengatur Keuangan Modal Usaha Online

17. Investasi Barang yang Tidak Memiliki Depresiasi Nilai

Cara menabung selanjutnya yang bisa kamu coba adalah dengan berinvestasi pada barang yang tidak memiliki depresiasi nilai. Sederhananya, barang yang kamu jadikan tabungan memiliki nilai atau harga yang tidak menurun. Beberapa barang yang bisa dijadikan tabungan antara lain, tas branded keluaran klasik seperti Chanel Classic Flap Bag atau Hermes Birkin, jam tangan, atau karya seni.

18. Tutup Utang Mendesak Sesuai Kemampuan

Agar bisa lebih efektif ketika menabung sebaiknya kamu segera menutup utang mendesak sesuai kemampuan. Misalnya, saat ini kamu memiliki hutang berupa KPR dengan cicilan Rp5 juta per bulan, bunga 11% per tahun, dan jangka waktu 15 tahun. Kemudian saat ini kamu juga memiliki hutang kartu kredit sebesar Rp3 juta, bunga 2% per bulan atau setara 24% per tahun, dan jangka waktu enam bulan.

Jika seperti ini kamu perlu memeriksa kembali jumlah uang tunai yang kamu miliki. Selanjutnya, bandingkan kedua jenis hutang tersebut dan tentukan prioritas. Untuk kasus seperti diatas hutang kartu kredit dengan bunga 24% per tahun tentu lebih memberatkan, sehingga hutang tersebut perlu kamu prioritaskan untuk dilunaskan duluan.

19. Hindari Kebiasaan Buruk yang Membuat Boros

Ada banyak hal yang dapat mempengaruhi keberhasilan kamu saat menabung, salah satunya adalah kebiasaan. Supaya tabungan kamu lebih efektif dan cepat mencapai tujuan finansial, sebaiknya hindari kebiasaan buruk yang membuat boros. Misalnya, hindari membeli sesuatu saat sedang emosi, lalu hindari membeli sesuatu hanya karena tergiur tanda diskon.

20. Cari Pendapatan Tambahan

Di era digital seperti sekarang ini tentu banyak peluang yang bisa kamu manfaatkan untuk menambah penghasilan. Lalu uang tambahan itu tentunya bisa kamu sisihkan untuk menjadi tabungan. Kamu bisa mendapatkan uang tambahan dari berjualan, menjadi reseller produk, atau menjadi freelancer berbagai pekerjaan. Kamu bisa coba cek berbagai lowongan freelancer melalui flatform bursa pekerja lepas seperti Sribulancer, projects.co.id, atau UpWork untuk mulai mendapatkan uang tambahan.

21. Miliki Asuransi dengan Premi Terjangkau untuk Menghindari Risiko Tak Terduga

Untuk menghindari pengeluaran tak terduga yang bisa mengganggu cash flow serta tabunganmu, sebaiknya kamu memiliki asuransi dengan premi terjangkau. Kini kamu bisa dengan mudah memilih asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu di Qoala App. Di aplikasi Qoala, kamu bisa mendaftarkan diri untuk berbagai jenis asuransi, mulai dari asuransi jiwa murni, asuransi kendaraan bermotor, hingga asuransi untuk kerusakan handphone. Mendaftarkan diri dengan asuransi yang sesuai juga dapat menjadi cara yang efektif untuk menabung di rumah, lho.

22. Bulatkan Niat untuk Konsisten dan Disiplin dalam Menabung

Selanjutnya cara menabung di rumah agar tidak diambil yang bisa kamu lakukan adalah dengan membulatkan niat untuk konsisten dalam menabung. Pasalnya, hanya cara ini yang dapat mengantarkan kamu pada tujuan finansialmu ketika menabung. Sebagai tahap awal, mulai kebiasaan menabung dengan cara yang paling mudah dan praktis untuk kamu lakukan agar kamu bisa konsisten melakukannya. Selain itu, mulai kebiasaan menabung ini secara perlahan. Misalnya, mulai catat semua pengeluaran di aplikasi keuangan melalui handphone pada bulan pertama. Lalu di bulan selanjutnya mulai tabung recehan yang biasanya terbuang. Bulan selanjutnya, mulai langsung sisihkan uang tabungan begitu kamu menerima gaji.

Jika sudah mulai terbiasa untuk menabung, baru tantang dirimu untuk menabung dengan cara-cara dan nominal yang bisa mengantarkan kamu lebih cepat menuju kebebasan finansial. Misalnya dengan mulai menabung emas dan menentukan skala prioritas keuangan saat menabung.

Setelah mengetahui 22 cara menabung di rumah yang praktis, cepat, dan efektif ini, ternyata untuk mulai menabung itu tidak sulit, bukan? Hal yang terpenting yang perlu kamu pahami ketika mulai menabung di rumah adalah tujuan dan konsistensi kamu saat menyisihkan uang untuk ditabung. Berapapun nominalnya, asalkan kamu konsisten pasti akan bisa mencapai tujuan finansial yang kamu rencanakan. Jangan lupa juga untuk memiliki premi asuransi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kamu, agar jika suatu hari terjadi hal yang tidak diinginkan maka tidak akan mengganggu cash flow dan dana yang ada di tabunganmu. Untuk informasi lengkap lainnya seputar asuransi, kamu juga bisa menemukannya di Qoala Blog. Yuk, mulai menabung dan lindungi dirimu sekarang juga!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply