Syarat dan 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengajukan Kredit Tanpa Agunan di Bank

Ini dia 5 cara mengajukan kredit tanpa agunan

Kredit tanpa agunan atau KTA menjadi pilihan pinjaman yang menarik. Tidak perlu pusing soal jaminan pinjaman, Anda bisa langsung mendapatkan uang pinjaman dalam hitungan hari. Begitulah prospek dari KTA, pinjaman untuk berbagai kebutuhan Anda. Mari simak apa saja persyaratannya, kelebihan dan kekurangan, serta hal-hal yang harus diperhatikan saat mengajukan KTA!

Persyaratan Umum Kredit Tanpa Agunan

Perihal pengajuan kredit tanpa agunan, persyaratannya bisa saja berbeda-beda antar lembaga keuangan. Jadi, ada baiknya Anda memastikannya secara langsung ke pihak terkait. Bagi Anda yang berencana untuk mengirimkan pengajuan, setidaknya ada beberapa syarat umum yang wajib Anda penuhi. Bisa dipastikan hampir semua lembaga keuangan yang menawarkan produk KTA memberlakukan persyaratan berikut:

  • Seorang Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP)
  • Tinggal di Indonesia
  • Usia minimum 21 tahun pada saat pengajuan kredit
  • Usia maksimum 55 tahun pada saat pelunasan kredit
  • Batasan uang pinjaman akan disesuaikan dengan jumlah pendapatan nasabah

Syarat Dokumen Kredit Tanpa Agunan

Selain persyaratan umum yang sudah disebutkan di atas, ada juga beberata syarat dokumen yang harus dikirimkan. Setiap lembaga keuangan memiliki syarat dokumen yang berbeda, jadi pastikan kelengkapannya. Jika ada yang kurang, kemungkinan besar pengajuan kredit tanpa agunan Anda akan ditolak. Berikut ini dokumen-dokumen yang perlu Anda disiapkan:

  • Formulir aplikasi yang sudah diisi lengkap
  • Fotokopi KTP
  • Fotokopi slip gaji (bila nasabah seorang karyawan)
  • Fotokopi surat izin usaha (bila nasabah seorang wirausahawan)
  • Fotokopi buku tabungan
  • Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Kelebihan dan Kekurangan Kredit Tanpa Agunan

Untuk semakin memantapkan pilihan Anda, ketahui dulu apa saja kelebihan dan kekurangan dari jenis pinjaman ini. Pertama, kredit tanpa agunan bisa cair dengan cepat. Tidak butuh menunggu sampai satu minggu, bila semuanya lancar, Anda pun sudah bisa menarik uang pinjaman dalam 1-2 hari setelah pengajuan.

Kedua dan yang paling utama, Anda tidak perlu memberikan penjamin. Bila biasanya pinjaman dalam jumlah tertentu mengharuskan Anda untuk menyerahkan sepeda motor atau perhiasan emas sebagai jaminan, Anda tidak perlu melakukannya ketika mengajukan KTA. 

Di sisi lain, KTA cenderung mematok bunga pinjaman yang tinggi. Hal ini mungkin akan memberatkan Anda dalam pelunasan, apalagi jika Anda tidak cermat dalam menghitung simulasi kreditnya di awal. Lalu, limit kreditnya juga cenderung kecil. Kebanyakan hanya menawarkan pinjaman tanpa jaminan hingga Rp200 juta saja. Alhasil, kurang cocok bagi Anda yang membutuhkan suntikan modal berjumlah besar, misalnya.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Mengajukan KTA

Apabila Anda sudah yakin untuk mengajukan kredit tanpa agunan dan sudah menyiapkan segala persyaratan, waktunya untuk menjamin kelancaran prosesnya. Bagaimana caranya? Ada beberapa hal yang harus Anda pastikan. Jika berhasil melakukan kelima hal ini, maka peluang pengajuan Anda diterima dengan cepat semakin tinggi.

  1. Penilaian kredit

Orang yang suka telat membayar tagihan atau pinjaman biasanya memiliki penilaian kredit yang buruk. Pihak pemberi pinjaman akan mengecek credit score atau penilaian kredit setiap nasabahnya saat proses pengajuan. Dengan begitu, mereka tahu mana yang memiliki risiko gagal bayar tinggi. Karena itu, pastikan Anda selalu mengelola pinjaman dengan baik, tepat waktu dalam membayar tagihan, dan hindari mengajukan banyak pinjaman dalam satu waktu.

  1. Ajukan KTA ke bank tempat Anda menabung

Sebagai nasabah yang sudah memiliki rekening tabungan di bank tersebut, pihak bank akan semakin percaya dengan track record Anda. Terlebih bila Anda menggunakan rekening tersebut sebagai payroll atau tabungan utama. Bank pun bisa melihat kebiasaan finansial Anda, misalnya berapa nominal yang masuk ke rekening setiap bulan dan pos pengeluaran terbesar. 

  1. Daftar pinjaman

Cek segala tagihan dan pinjaman yang Anda miliki sekarang. Mulai dari cicilan kendaraan, smartphone, sampai modal usaha, semua ini penting untuk perhitungan pengeluaran Anda. Apabila Anda sudah kesulitan untuk melunasi pinjaman yang sudah ada, mungking ini bukan waktu yang tepat untuk mengajukan pinjaman baru. Namun, bila pinjaman Anda selalu dibayar tepat waktu, ini bisa menjadi bukti positif untuk meyakinkan pengajuan kredit tanpa agunan Anda layak diterima. 

  1. Nominal pembayaran setiap bulan

Mulai dari sekarang, hitung simulasi kredit yang perlu Anda bayar setiap bulannya. Rangkum segala pengeluaran per bulan Anda. Lalu, sortir daftar prioritas. Dari sana, Anda bisa melihat berapa banyak uang yang bisa disisihkan untuk membayar cicilan pinjaman.

  1. Cari pilihan pemberi pinjaman lainnya

Selalu pastikan Anda memilih lembaga keuangan resmi berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ketika mengajukan kredit tanpa agunan. Cek produk pinjaman yang ditawarkan dan bunga yang dipatok. Kemudian, lihat syarat dan ketentuannya. Cocokkan produknya dengan tujuan pinjaman Anda. 

Bagi Anda yang ingin mengajukan kredit tanpa agunan untuk tambahan modal usaha, pilihlah platform yang aman seperti Modalku. Pinjamannya tepercaya dengan persyaratan yang mudah. Ajukan sekarang juga di Modalku!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.

Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan