Ketahui 7 Instrumen Investasi yang Populer di Indonesia

instrumen investasi yang populer di Indonesia

Sedang mencari instrumen investasi baru? Atau mungkin Anda tertarik untuk mulai terjun ke dunia investasi? Awalnya mungkin akan sedikit bingung karena banyaknya pilihan. Namun, tidak perlu khawatir, Anda bisa merampungkan pilihan yang ada berdasarkan popularitasnya sekarang ini. Setidaknya, ada enam instrumen investasi yang sedang naik daun di Indonesia. Berikut ini informasi lengkapnya!

1. Emas

Untuk para investor pemula atau lebih suka menanamkan uang pada materi yang mudah dicairkan, emas dapat menjadi pilihan terbaik. Emas bisa dibeli di banyak tempat, mulai dari toko perhiasan, pegadaian, sampai toko online. Tipsnya adalah selalu memastikan legalitas dari penjual emas batangan, serta memastikan kelengkapan surat dan sertifikat.

Walau caranya mudah dan tergolong rendah risiko, tetap perhatikan tingkat harga emas sebelum melakukan penjualan ulang atau buyback, ya. Ini dikarenakan pergerakan harga emas cenderung lama, alias baru bisa cuan dalam jangka waktu bulanan sampai tahunan.

2. Deposito

Mau coba investasi yang tidak neko-neko? Lirik saja deposito atau tabungan berjangka. Instrumen investasi satu ini benar-benar tanpa risiko. Tidak perlu takut uang yang diinvestasikan jumlahnya akan menurun,ataupun hilang. Syaratnya hanya satu, bukalah deposito di bank atau lembaga keuangan yang sudah diakui dan diberi izin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Cara kerja deposito hampir sama seperti tabungan pada umumnya, tentunya dengan bunga yang sedikit lebih tinggi. Biasanya tidak lebih dari 4% per tahun. Tergantung dari bank yang menawarkannya, deposito baru bisa dicairkan beberapa bulan setelah pembukaan rekening. Ada yang menawarkan deposito dengan maturity term 3 bulan, 6 bulan, sampai 12 bulan. Jika uang dalam deposito ditarik sebelum maturity term berakhir, maka Anda akan dikenakan fee. Karenanya, sebelum buka deposito, baca dulu segala ketentuan dan cara kerjanya.

Lihat juga: Kata Siapa Deposito Nggak Cuan? Ini Buktinya!

3. Reksa Dana

Sejak beberapa tahun belakangan, popularitas reksa dana terus meningkat di Indonesia. Mau beli di bank ataupun aplikasi reksa dana, Anda bisa mengelola investasi yang satu ini tanpa hambatan. Bagaimana cara kerjanya? Cukup pilih produk reksa dana dan top up. Beberapa aplikasi bahkan memiliki fitur robo advisor yang mencocokkan produk dengan profil risiko Anda. Nantinya, manajemen keuangan akan mengelola investasi reksa dana Anda. 

Instrumen investasi ini tentu saja masih ada risikonya, tetapi cukup minim, tergantung pada jenis reksa dana yang dipilih. Ada reksa dana pendapatan tetap, reksa dana obligasi, reksa dana saham, dan lain sebagainya. 

4. Saham

High risk, high return; itulah investasi saham. Cara kerja dari saham sebagai instrumen investasi adalah dengan memberikan tambahan modal ke sebuah perusahaan. Anda pun akan mendapatkan sekian persen kepemilikan perusahaan ini, sesuai dengan nominal uang yang Anda tanamkan ke perusahaan tersebut. 

Keuntungan dari investasi saham Anda akan datang dari dividen yang dibagikan setiap akhir periode (1 tahun), atau ketika Anda menjual kembali saham tersebut (selisih harga beli dan jual saham). Namun, tidak semua perusahaan memiliki cara kerja pembagian dividen yang sama. Bagi Anda yang tertarik untuk mulai investasi saham, disarankan untuk memilih perusahaan sekuritas yang tepercaya.

5. Cryptocurrency, Instrumen Investasi Baru & Tinggi Minat

Anda pasti sudah sering dengar soal Bitcoin. Bitcoin adalah mata uang digital yang diperdagangkan dalam instrumen investasi crytocurrency. Selain Bitcoin, ada juga mata uang digital lainnya yang ikut diperdagangkan, seperti Dogecoin, Ethereum, dan Ripple. Pada intinya, maat uang digital ini bisa digunakan dalam transaksi pembelian online. 

Untuk memulainya, Anda harus melakukan jual-beli aset di sebuah platform exchange. Prosesnya langsung, tanpa campur tangan broker. Nantinya, Anda tinggal pilih pasangan mata uang yang ingin ditransaksikan. Misalnya saja Bitcoin dengan Rupiah. Satu hal yang Anda harus ketahui adalah cryptocurrency memang sangat aman karena dilindungi oleh sandi-sandi rumit. Akan tetapi, cryptocurrency memiliki volatilitas dan risiko yang relatif tinggi.

6. Properti

Mirip seperti investasi emas, berinvestasi di dunia properti ini artinya Anda menanamkan uang pada objek yang konkret. Properti seperti rumah dan tanah kosong memiliki tren harga yang naik terus setiap tahunnya, sehingga cukup menguntungkan. Tidak hanya bisa dijual kembali selang beberapa tahun kemudian, Anda juga bisa menyewakannya menjadi kos-kosan, gedung perkantoran, lahan parkir, atau kontrakan rumah sebagai investasi. 

Tetapi, perhitungkan juga berapa modal awal ditambah biaya maintenance yang harus Anda keluarkan. Artinya, Anda harus cermat dalam memilih dan mengelola properti untuk memaksimalkan return investasi.

7. Obligasi

Pada dasarnya, obligasi adalah surat utang yang menghasilkan bunga berupa kupon per bulan. Beberapa jenis obligasi pun bisa Anda jual kembali untuk mendapatkan keuntungan. Risikonya relatif stabil dengan tingkat return moderat. Setidaknya saat ini ada tiga jenis obligasi yang berlaku sebagai instrumen investasi di Indonesia, yaitu obligasi pemerintah, obligasi korporasi, dan obligasi retail.


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.

Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan