Pahami Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Membuka Tabungan Emas untuk Investasi

pahami kelebihan membuka tabungan emas

Ingin investasi emas, tetapi masih belum punya modal yang cukup? Tabungan emas adalah pilihan yang menarik untuk Anda coba. Untuk memulainya, Anda hanya membutuhkan modal pembelian 0,01 gram saja. Lama-lama akan jadi bukit, dan bisa Anda cairkan menjadi emas batangan asli. Terlebih lagi, emas untuk investasi terbilang minim risiko dengan potensi profit yang besar. Yuk, cek apa saja kelebihan dan kekurangannya berikut ini!

NoKelebihan EmasKekurangan Emas
1Nilainya cenderung stabilAda risiko kehilangan
2Bebas bunga & pajakTidak cocok untuk jangka pendek
3Bisa menjadi dana daruratBiaya administrasi dan penitipan
4Mudah dicairkan

Kelebihan Memiliki Tabungan Emas

Tabungan emas memiliki beberapa kelebihan yang menjadikannya pilihan investasi ternama. Selain itu, pilihan emas untuk investasi juga memiliki regulasi yang jelas. Siapa saja bisa menabung emas, tidak terkecuali Anda. Sebelum mengambil keputusan, mari bahas apa saja kelebihan dari memiliki emas sebagai langkah investasi.

  1. Nilainya cenderung stabil

Harga emas cukup stabil, dengan grafik naik dan turun yang tidak begitu ekstrem. Seperti yang dirangkum oleh Gold Price, tren harga emas sejak tahun 2013 hingga 2021 relatif stabil. Karenanya, emas dianggap sebagai pilihan investasi dengan tingkat risiko yang cenderung rendah. 

Tren harga emas yang cenderung stabil ini disebabkan oleh adanya permintaan dan penawaran pasar yang imbang. Selain sebagai investasi, emas pun digunakan di berbagai aspek kehidupan, seperti sebagai perhiasan.

  1. Bebas bunga dan pajak

Tabungan emas merupakan salah satu pilihan investasi syariah alias bebas bunga. Benar, keuntungan yang Anda dapatkan dari investasi emas datang dari selisih harga beli dan harga jual. Misalnya, jika Anda membeli emas ketika harganya mencapai Rp850 ribu/gram dan menjualnya saat harganya Rp950 ribu/gram, maka Anda dinyatakan untung. Oleh karena itu, Anda harus cermat mengikuti perkembangan tren harga emas setiap harinya. 

Selain itu, menabung emas juga tidak dikenakan pajak. Akan tetapi, berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, penjualan kembali atau buyback emas batangan dengan nominal di atas Rp10 juta akan dikenakan pajak sebesar 1,5%-3%.

  1. Bisa menjadi dana darurat

Salah satu kelebihan menabung emas untuk investasi adalah Anda terhindar dari risiko inflasi. Tingkat inflasi bisa berubah sewaktu-waktu, mulai dari 1%-3% per tahun. Namun, tidak perlu khawatir bila Anda menabung emas. Jadikan emas sebagai dana darurat yang bisa Anda cairkan sewaktu-waktu diperlukan.

  1. Mudah dicairkan

Melanjutkan poin sebelumnya, emas cocok dijadikan instrumen investasi, khususnya untuk jangka menengah hingga panjang. Alasannya adalah tabungan emas mudah dicairkan dalam bentuk uang atau emas batangan. Jika Anda menabung emas, Anda bisa mencairkannya menjadi emas batangan 1 gram hingga 100 gram ketika nominalnya sudah mencukupi. Lalu, emas batangan ini juga bisa dijual kembali di Pegadaian, bank, dan toko perhiasan.

Kekurangan Memiliki Tabungan Emas

Tabungan emas memang memiliki banyak keuntungan, tetapi tentu masih ada risikonya. Penting sekali untuk mengetahui apa saja risiko menabung emas sebagai investasi agar tidak menyesal di kemudian hari. Mari kita simak dan pahami risikonya berikut ini.

  1. Ada risiko kehilangan

Emas merupakan instrumen investasi yang berwujud, sehingga risiko hilangnya cukup tinggi. Entah itu karena lupa lokasi penyimpanannya, dicuri oleh perampok, atau terselip, Anda harus berhati-hati ketika menabung emas. Apalagi jika Anda memilki emas batangan berukuran 1 gram yang sangat kecil. Sebaiknya, gunakan safe deposit box yang disediakan di Pegadaian atau bank untuk menyimpan emas Anda. Hindari menyimpannya di dompet atau tempat terbuka.

  1. Investasi jangka panjang

Menabung emas bukanlah pilihan tepat bagi orang yang sedang butuh uang cepat. Ini dikarenakan perubahan harga emas tidak begitu signifikan bila diamati per hari. Hasilnya akan lebih terasa dalam kurun waktu lama, setidaknya 12 bulan. Apabila Anda punya tujuan investasi jangka pendek, seperti untuk menambah inventaris usaha Anda, sebaiknya pilih instrumen investasi lain saja.

  1. Biaya administrasi dan penitipan

Untuk membuka tabungan emas, Anda tidak hanya harus menyiapkan modal untuk membeli emas, tetapi juga biaya administrasi dan penitipan emas. Tergantung di mana Anda membuka tabungan ini, biaya administrasi dan penitipan emas akan dipotong setiap bulannya dari saldo akun Anda. Jadi, jangan kaget ketika Anda dikenakan biaya tambahan, ya.

Itu dia sejumlah kelebihan dan kekurangan dari tabungan emas untuk investasi. Pilihannya kini di tangan Anda. Selama Anda memiliki komitmen yang kuat, maka investasi emas bisa membantu Anda meraih apa pun itu impian Anda. Selain investasi emas, Anda juga bisa melakukan investasi di Modalku, lho! Klik di sini untuk lihat caranya. Selamat berinvestasi!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.

Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Tinggalkan Balasan