Modal Investasi: Pengertian dan Cara Kerjanya

Modal Investasi: Pengertian dan Cara Kerjanya

Modal investasi adalah salah satu kebutuhan perusahaan atau bisnis untuk mengembangkan kegiatan usahanya. Perusahaan membutuhkan modal investasi demi menyediakan aset yang bersifat jangka panjang. Tujuan perusahaan tidak bisa tercapai apabila mereka tidak memiliki modal investasi yang memadai dalam kasnya.

Apa yang dimaksud modal investasi dan bagaimana pengelolaannya? Artikel Modalku ini akan mengupas tuntas tentang modal investasi.

Pengertian Modal Investasi

Modal investasi alias capital investment merupakan sejumlah dana untuk mencapai tujuan serta goals perusahaan dalam jangka panjang. Instrumen keuangan ini dimanfaatkan untuk membeli aset tetap (fixed asset) seperti gedung, pabrik, atau peralatan untuk menunjang kegiatan operasional bisnis. 

Sumber dana modal investasi beragam, mulai dari kas perusahaan, aset, atau pinjaman bank. Ada metode pinjaman khusus yang digunakan untuk mendanai modal investasi, yaitu modal ventura alias angel investor

Modal ventura (venture capital) adalah badan atau lembaga yang menyediakan bantuan modal dalam bentuk investasi. Angel investor berbeda dari modal ventura karena mereka adalah individu yang memiliki sejumlah kekayaan dan menginvestasikannya untuk pengembangan perusahaan start-up atau UMKM.

Modal investasi memiliki dua penggunaan yang berbeda di dunia bisnis tergantung kebijakan perusahaannya. Pertama, modal investasi merujuk pada sejumlah uang dari perusahaan untuk membeli aset tetap. Artinya, perusahaan menggunakan uang kas atau aset milik mereka demi memiliki fixed asset yang dibutuhkan.

Kedua, modal investasi berupa dana yang diinvestasikan dari pihak eksternal untuk membeli fixed asset tersebut. Perusahaan tidak menggunakan dana kas untuk membeli aset, karena dana tersebut digunakan untuk kegiatan operasional harian. Mereka menggunakan dana hasil investasi untuk membeli atau menambah aset tetap yang dapat meningkatkan keuntungan.

Contoh modal investasi dapat dilihat pada perusahaan start-up saat ini. Mereka membutuhkan dana untuk membeli seperangkat peralatan untuk menunjang kegiatan bisnisnya. Uang kas yang dikeluarkan untuk membeli peralatan tersebut disebut modal investasi, karena digunakan untuk tujuan jangka panjang.

Baca Juga: 7 Perbedaan Investasi Syariah dan Investasi Konvensional

Alasan Perusahaan Membutuhkan Modal Investasi

Pencapaian tujuan serta visi perusahaan menjadi alasan utama perusahaan membutuhkan modal investasi. Selain itu, ada tiga alasan spesifik modal investasi diperlukan oleh bisnis yang sedang berkembang. Apa saja alasannya?

1. Ekspansi

Ekspansi atau perluasan yang dimaksud bukan soal membuka cabang baru atau menjual produk di area yang belum terjangkau. Perusahaan melakukan ekspansi untuk meningkatkan kapasitas bisnisnya. Modal investasi digunakan untuk menaikkan jumlah produksi, membuat produk baru, atau menambah nilai dalam produk yang sudah ada.

2. Peningkatan Teknologi

Teknologi selalu berkembang dengan pesat. Peralatan canggih yang digunakan saat ini mungkin dianggap usang setahun kemudian. Modal investasi berguna untuk membeli peralatan berteknologi terkini demi meningkatkan efisiensi, terutama dari segi waktu. Biaya operasional perusahaan dapat ditekan dengan memanfaatkan teknologi baru.

Baca Juga: 7 Perbedaan Investasi Syariah dan Investasi Konvensional

3. Penggantian Peralatan

Usia peralatan semakin menurun seiring bergantinya waktu hingga tidak bisa lagi digunakan. Di sisi lain, kegiatan bisnis harus terus berlangsung demi memenuhi permintaan. Peran modal investasi berguna untuk membeli peralatan baru yang dapat digunakan selama beberapa tahun ke depan.

Tiga alasan spesifik di atas memang dilakukan dalam jangka waktu singkat sesuai timeline yang disepakati. Namun, alasan tersebut harus diwujudkan demi mencapai tujuan atau visi perusahaan pada masa depan.

Baca Juga: 3 Kriteria Investasi Aman untuk Jangka Panjang

Cara Kerja Modal Investasi dalam Perusahaan

Modal investasi hadir dalam dua bentuk, yaitu uang tunai dan juga aset fisik. Modal investasi berupa uang tunai apabila mendapat pinjaman dari angel investor, perusahaan ventura, atau bank. Uang yang diberikan dapat berupa pinjaman atau pembagian hasil keuntungan dari kerja sama.

Bagaimana aset fisik bisa menjadi modal investasi? Caranya, pimpinan perusahaan membeli sebuah aset untuk digunakan jangka panjang. Aset tersebut harus digunakan untuk kegiatan operasional bisnis demi mencapai tujuannya.

Cara kerja modal investasi digambarkan dalam ilustrasi ini. PT ABC adalah perusahaan start-up yang baru berjalan selama enam bulan. Mereka membutuhkan modal investasi untuk kegiatan operasional bisnisnya. Mereka mencari sumber pinjaman dari tiga pilihan: angel investor, perusahaan keuangan, atau modal ventura. 

Sumber modal investasi bertambah apabila mereka melakukan Initial Public Offering (IPO) di bursa efek. Mereka menawarkan sahamnya ke masyarakat luas melalui pasar modal dan mendapat dana yang lebih banyak lagi untuk modal investasi. Status PT ABC berubah dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka karena sudah menjual sebagian sahamnya. Nama perusahaan juga berubah menjadi PT ABC, Tbk.

Tidak ada ketentuan atau batasan jumlah modal investasi karena kebutuhan setiap perusahaan berbeda. Pimpinan perusahaan menetapkan modal investasi berapapun jumlahnya, kemudian berusaha mendapatkan pinjaman untuk memenuhinya.

Modal investasi memang dibutuhkan, tapi ada risiko yang harus dihadapi oleh perusahaan dalam proyek ini. Pertumbuhan pendapatan bisa berkurang dalam jangka pendek apabila dilakukan terus-menerus. Jumlah utang pun bertambah sehingga menimbulkan kekhawatiran bagi para pemegang saham (shareholders). Pembayaran utang modal investasi juga memengaruhi pertumbuhan keuangan perusahaan.

Anda bisa menjadi “angel investor” bagi mereka yang membutuhkan modal dengan program pendanaan online dari Modalku. Pendanaan Anda akan berpengaruh pada pertumbuhan perusahaan dan ekonomi negara secara keseluruhan. Rasakan kemudahan pendanaan online dengan men-download aplikasi Modalku. Klik tombol di bawah ini untuk mendanai UMKM: 

Danai Sekarang

Kesimpulannya, modal investasi adalah kebutuhan dana perusahaan demi mendapatkan keuntungan jangka panjang. Penggunaan modal investasi diperlukan untuk ekspansi dan peningkatan kapabilitas aset perusahaan. Aset dan peralatan yang mumpuni merupakan salah satu faktor pendukung perusahaan dalam mencapai tujuannya. Modal investasi dihasilkan dari penggunaan dana kas atau sumber dana lainnya yang berasal dari luar perusahaan.


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.

Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Subscribe

* indicates required

Tinggalkan Balasan