Tak Sekedar Gaya Hidup, Makanan Sehat juga Menunjang Karir Anda

Di tengah-tengah kesibukan, rutinitas pekerjaan, dan stres sehari-hari, pola makan sehat seringkali dilupakan. Membeli makanan di luar atau memesan makanan cepat saji adalah pilihan yang menghemat waktu. Apalagi sekarang. Dengan layanan seperti Go-Food dan GrabFood, Anda bisa pesan dan menikmati makan siang tanpa meninggalkan laptop di meja kerja. Tapi jangan sampai ini menjadi kebiasaan.

Junk food penuh dengan kalori, sodium, dan gula. Efeknya membuat Anda mudah lelah dan mengantuk. Bukannya mendapat energi, berat badan malah bertambah. Tak hanya itu, terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji memicu berbagai penyakit, seperti kolesterol tinggi, jantung koroner, dan diabetes tipe II.

Umumnya, pekerja muda sudah tahu bahwa gizi junk food buruk. Fakta ini tidak dianggap prioritas karena banyak yang merasa bila masih muda tidak apa-apa. Saat muda, yang penting kerja keras dan membangun karir. Tanggung jawab membuat rencana makan nanti saja saat berumah tangga. Tetapi perencanaan makan yang matang justru mendukung kelangsungan karir jangka panjang Anda.

Pertama, kesehatan adalah investasi untuk karir. Bila Anda mudah lelah dan kurang fit karena junk food, Anda akan mudah sakit sebab daya tahan tubuh rendah. Ini di saat muda, belum lagi penyakit serius yang berpotensi terjadi 10-20 tahun ke depan. Kedua, makan di luar/terlalu sering pesan menghabiskan uang. Mungkin Anda pekerja keras dan menerima penghasilan tinggi, tetapi apakah banyak yang ditabung? Apalagi mengingat bahwa konsumsi adalah salah satu pengeluaran terbesar. Jangan khawatir, dengan perencanaan yang matang Anda tetap bisa menjadi workaholic yang sehat dan produktif.

Delivery Order Pahlawanku

Beginilah pola hidup banyak pekerja muda sekarang: pulang kerja, masih buka laptop untuk pekerjaan esok hingga larut malam, bangun tidur dan langsung menuju kantor untuk meeting. Jam makan siang pun kadang digunakan untuk membahas urusan kantor dengan kolega. Lalu siklus ini terus berulang setiap hari. Bila situasi kerja Anda saat ini memang demikian, solusi paling pas adalah katering makanan sehat. Dengan ini, Anda tidak perlu meluangkan waktu untuk perencanaan makan. Perusahaan katering yang mengelola menu, memasak, dan mengirimkan makan.

Opsi ini praktis dan tanpa repot. Anda bisa sepenuhnya lepas tangan. Tetapi opsi ini memakan biaya karena makanan sehat cenderung mahal. Bila Anda tidak keberatan atau bila kesibukan Anda saat ini tidak memungkinkan opsi lain, silakan coba katering sehat. Atau, katering sehat bisa menjadi langkah pertama Anda. Sambil membiasakan diri makan sehat, Anda bisa mulai merencanakan langkah lain untuk mengatur pola makan sehat.

Lihat juga: “Jadikan Bisnis Makanan Kekinian Tetap Ngehits dengan Pinjaman Dana Usaha”

Kenapa Tidak Coba Masak Sendiri?

Menyiapkan makanan sendiri adalah pilihan yang ramah dompet. Namun bila tidak terbiasa, Anda mungkin takut mencoba. Mungkin Anda juga tidak terbiasa menghabiskan waktu di supermarket untuk membeli bahan. Tetapi bila Anda memang ingin menyiapkan makan sendiri, mulai saja! Jangan khawatir soal keragu-raguan. Lama-kelamaan Anda juga terbiasa. Sebelum mulai bekerja, Anda pasti khawatir dan merasa tak tahu mau mulai dari mana. Tetapi setelah dimulai, pekerjaan bisa-bisa saja dijalankan dengan baik.

Bila Anda tidak punya waktu ke supermarket, tenang saja. Di zaman digital ini, Anda bisa membeli bahan makanan segar secara online dengan harga bersahabat. Agar bahan makanan yang dibeli tepat, pilihlah makanan yang kurang dikonsumsi dan perlu ditambah dalam diet sehari-hari. Buah atau sayur misalnya.

Dalam bekerja, kita sering diminta untuk memiliki keterampilan menganalisis yang baik. Kita bisa menerapkan kemampuan ini untuk perencanaan makanan. Bila Anda benar-benar pemula dalam memasak, beli bahan makanan yang mudah disiapkan seperti oats dan telur. Bila Anda bisa memasak tetapi tidak sempat saja, belilah bahan makanan sesuai kemampuan Anda mengolahnya.

Lihat juga: “4 Cara Ampuh Berhemat dengan Gaya Hidup Minimalis”

Saatnya Berkreasi!

Setelah membeli bahan, ini saatnya memasak! Jangan mulai memasak dengan resep yang sulit karena Anda bisa frustasi di proses memasak atau hasilnya kurang enak sehingga Anda patah semangat. Mulailah dengan resep mudah (tapi kekinian) seperti smoothies, avocado toast, salad, overnight oats, atau telur dadar untuk sarapan. Semua ini hanya perlu persiapan lima menit (bahkan kurang!) dan Anda akan kenyang. Selalu ingat, jangan pernah melewatkan sarapan. Anda telah berpuasa sepanjang malam dan akan memiliki jadwal yang padat sepanjang hari. Oleh karena itu, Anda perlu berbuka puasa agar memiliki energi yang cukup sebelum memulai hari Anda.

Selama akhir pekan atau hari libur, Anda bisa memasak makanan dan menyimpan hasilnya dalam beberapa wadah. Misalnya tiga atau empat hidangan. Setelah itu, simpan saja di freezer. Di hari kerja, Anda bisa mengeluarkannya dari freezer lalu panaskan sebelum membawanya ke kantor sebagai bekal makan siang. Metode ini bisa dibuat lebih simpel tergantung waktu yang Anda miliki. Tidak semua makanan dalam wadah harus dimasak. Contoh: ada wadah yang berisi sayur, kentang rebus, ayam suwir, dst. Di hari kerja, Anda tinggal mix and match untuk menyiapkan bekal.

Bagaimana Jika Pilihannya Tidak Ada yang Cocok?

Jika Anda lebih suka makan dalam jumlah besar, namun tetap membutuhkan makanan sehat, maka pilihan Anda adalah makan di restoran. Ada banyak restoran yang menyediakan makanan lezat serta padat nutrisi. Saat ini, banyak aplikasi atau software yang menawarkan promo dan diskon di restoran-restoran yang menjadi partner. Anda bisa coba mencari hidangan sehat dengan harga bersahabat dengan cara ini.

Selain itu, Anda juga bisa berinvestasi pada camilan sehat dan makanan ringan, seperti granola bar, berbagai jenis kacang-kacangan dan almond. Berhati-hatilah jangan sampai tertipu oleh snack seperti buah-buahan kering, karena buah tersebut tetap mengandung banyak gula. Selalu cek daftar bahan agar tahu berapa banyak gula atau garam yang terkandung dalamnya.


Yang paling penting, Anda harus memiliki kemauan dalam mengatur pola makan demi kesehatan. Perhatikanlah cara Anda memilih makanan. Semua strategi memilih makanan ini akan sia-sia jika pola pikir Anda masih terpaku pada makanan tinggi lemak, gula, garam, dan karbohidrat. Karir sukses ada di tangan Anda. Saatnya menerapkan gaya hidup sehat dengan tangan Anda yang lain!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply