Strategi Perencanaan Keuangan Pribadi di Era New Normal

Pandemi COVID-19 atau corona telah mengubah pola aktivitas sehari-hari. Selama beberapa bulan kita menerapkan stay at home, beribadah di rumah, hingga bekerja di rumah. Kini kita memasuki era baru yakni new normal. Menurut Pemerintah Indonesia, new normal adalah tatanan baru untuk beradaptasi dengan Covid-19. Pada fase ini, fasilitas publik seperti perkantoran, industri, hingga transportasi akan dibuka. Secara langsung atau tidak, kondisi new normal dapat memengaruhi rencana keuangan pribadi Anda.

Anda tetap memperhatikan perencanaan keuangan pribadi di era new normal.Tidak sedikit orang yang gagap menyikapi new normal dengan melakukan banyak pembelian impulsif. Daripada melakukan tindakan tersebut, ada baiknya Anda melihat peluang dari kondisi new normal. Ada banyak peluang terbuka untuk menambah penghasilan, mulai berbisnis, mencari pekerjaan sampingan hingga investasi modal kecil. New normal telah membuka beragam peluang (new opportunities). Apa saja ya?

Ingin memaksimalkan peluang bisnis? Gunakan Prinsip 3 Digital Marketing!

New Normal, New Opportunity

New normal angin segar bagi perekonomian yang sempat “seret”. Bisnis pun makin menggeliat setelah lama tertahan corona. Dibukanya berbagai fasilitas publik akan memicu orang untuk kembali beraktivitas secara normal. Setidaknya pedagang kecil, pedagang kaki lima yang berskala UMKM kembali perluang meraup untung yang selama ini sirna. Bahkan, Anda pun yang sebelumnya belum punya bisnis, bisa memulai di momen ini.

Ingat, jika new normal bukan berarti semua secara tiba-tiba kembali seperti sedia kala. Meski banyak karyawanyang sudah masuk, namun pedagang yang menyuplai kebutuhan makanan mereka belu sepenuhnya berjualan. Lantas, apa peluang bisnis yang bisa Anda raih?

Sepinya pembeli saat merebaknya COVID-19, membuat banyak pebisnis informal seperti pedagang kali lima banyak yang pulang kampung, karena tak dapat penghasilan sama sekali. Anda dapat mengisi celah ini dengan berbisnis makanan. Misalnya katering atau jajanan untuk sarapan. Jangan lupa untuk tetap memberikan jaminan higienitas dan protokol kesehatan agar calon pembeli tetap terlindungi.

Selain bisnis makanan jadi, bisnis bahan makanan seperti sayuran, buah-buahan, daging beku, hingga frozen food,  juga masih menjadi primadona. Tidak sedikit orang yang masih work from home dan pada akhirnya punya kebiasaan untuk lebih banyak masak di rumah. Ambil peluang ini dengan menyuplai kebutuhan mereka. Gunakan berbagai promo, diskon, atau gratis ongkir, jika pembelinya berada tidak jauh dari rumah Anda.

Ingin sukses bisnis kuliner? Simak rahasia suksesnya di sini!

Tidak hanya itu, minuman herbal dan suplemen kesehatan juga tetap jadi produk unggulan. Anda perlu ingat jika saat ini kita masih dalam kondisi pandemi COVID-19.  Artinya, virus corona belum benar-benar hilang, sehingga menjaga imunitas tubuh masih jadi prioritas. Produk herbal seperti jamu selalu diminati. Anda pun dapat membuat sendiri, dan memasarkannya di circle Anda, seperti teman kantor, tetangga, kenalan, hingga sahabat.

Semua peluang tersebut dapat memuluskan perencanaan keuangan pribadi Anda. Daftar keinginan Anda pun makin cepat terpenuhi meski di tengah pandemi. Jika Anda termasuk orang yang pendapatannya terkena dampak COVID-19, tentu peluang-peluang bisnis ini dapat menutup “lubang” tersebut. Bukan tidak mungkin, peluang bisnis di atas akan menjadi batu loncatan untuk meraih sukses.

Awas Jangan Gagap, Patuhi Rencana Keuangan Pribadi

Saat kebijakan new normal diumumkan, mungkin Anda melihat di TV, media daring, hingga media sosial fenomena orang-orang yang gagap kembali meramaikan mall, pasar, hingga restoran favorit. Work From Home selama beberapa bulan memunculkan rasa bosan, sehingga mereka berbondong-bondong meluapkan keinginannya. Rasa bosan yang tidak tertahankan menjadi pembenaran. Tentu ini bukanlah hal yang benar.

Lihat juga: “Ikuti 4 Tips Work From Home Ini, Agar Kinerja Anda Tetap Maksimal!”

Kegiatan jalan-jalan dan berkumpul di keramaian masih berisiko menjadi media penularan Covid-19. Selain itu, pembelian dengan alasan di atas berpotensi menghasilkan pembelian impulsif yang tidak terkontrol. Tentu ini sangat tidak baik bagi perencanaan keuangan pribadi Anda. Memang, Anda masih punya gaji, namun ada baiknya di kondisi seperti ini, pendapatan perlu di hemat. Jika tidak, Anda berpotensi terjebak pada siklus gaji. Tidak ada uang yang tersisa sama sekali di tabungan.

Padahal tabungan, khususnya tabungan dana darurat sangat penting di masa pandemic ini. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di depan. Bersyukurlah jika saat ini Anda masih punya pekerjaan, namun mempersiapkan segara kemungkinan tetap diperlukan. Jangan gagap membelanjakan uang, tetap patuhi rencana keuangan pribadi yang Anda buat.

Awali Aktivitas dengan Cara Baru

Peluang di tengah era new normal patut Anda coba dan lakukan. Namun, jangan lupa untuk tetap melakukan semua aktivitas dengan protokol kesehatan. Jika bisnis Anda berlangsung secara online, ini akan lebih bagus. Layanan online  akan meminimalkan interaksi langsung dengan orang lain. Dengan demikian, potensi penularan tetap dapat diminimalkan namun potensi ekonomi tetap maksimal.

Jika Anda ingin memenangkan persaingan di bisnis online, pelajari triknya di sini!

Perencanaan keuangan pribadi tetap harus dipegang teguh apapun kondisinya. Jangan menghamburkan uang hanya untuk alasan “menghibur diri” karena terlalu bosan di rumah. Justru manfaatkan beragam peluang di tengah era new normal. Kumpulkan dan simpan pundi-pundi menjadi tindakan bijak di kala pandemi.


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan bunga menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini. Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Leave a Reply