5 Tips Jadi Pengusaha Sukses dengan Modal Kecil, Dijamin Berhasil!

5 Tips Jadi Pengusaha Sukses dengan Modal Kecil

Mengetahui tips jadi pengusaha sukses dengan modal kecil adalah langkah awal yang sangat bagus bila Anda ingin memulai sebuah usaha baru. Modal kecil sebenarnya tidak bisa menjadi alasan untuk kesulitan memulai bisnis. Jika rencana bisnis Anda matang dan dapat berjalan baik, maka tanpa modal pun sebenarnya Anda tetap bisa memulai bisnis baru.

Nah, untuk membantu Anda agar dapat menjadi pengusaha sukses walaupun hanya memiliki modal awal yang kecil, kami akan memberikan beberapa tips yang mungkin berguna dan dapat Anda terapkan. Yuk simak beberapa tips jadi pengusaha sukses dengan modal kecil di bawah ini!

5 Tips Jadi Pengusaha Sukses dengan Modal Kecil

Banyak yang berpikiran bahwa untuk sukses dalam berbisnis Anda memerlukan modal besar. Padahal sebenarnya dengan modal kecil sekali pun sudah banyak sekali orang bisa sukses dalam bisnisnya. Jadi, memiliki modal awal kecil bukanlah sebuah alasan untuk tidak memulai bisnis.

Lantas, bagaimana sih caranya agar sukses dalam berbisnis tetapi hanya memiliki modal yang kecil? Berikut ini adalah beberapa tips jadi pengusaha sukses dengan modal kecil:

1. Pilih Bidang BIsnis yang Sesuai

Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum memulai sebuah bisnis adalah dengan menentukan bidang bisnis dengan tepat dan cocok untuk Anda. Cobalah untuk memilih bidang bisnis yang sesuai dengan hobi atau minat Anda. Dengan begitu, Anda tidak akan merasa berat dan terbebani ketika menjalankannya.

Jika hobi Anda selama ini hanya menghabiskan uang, maka Anda bisa mulai memikirkan bagaimana caranya agar hobi tersebut dapat menghasilkan uang. Misalnya, jika Anda memiliki hobi fotografi, maka Anda bisa mencoba memulai bisnis sebagai fotografer lepas. Setelah itu Anda bisa berkembang dengan membuka studio foto dan jasa fotografi lainnya.

Baca Juga: Jenis & Syarat Kredit Tanpa Agunan untuk Bisnis

2. Buat Rencana Bisnis yang Matang

Setelah Anda menentukan bidang apa yang akan ditekuni ketika berbisnis, langkah selanjutnya adalah membuat rencana bisnis dengan matang. Anda bisa memulainya dengan menuliskan tujuan Anda mendirikan bisnis, alasan mengapa Anda yakin bahwa tujuan tersebut dapat tercapai, dan strategi atau rencana apa yang akan Anda jalankan untuk mencapai tujuan tersebut.

Rencana bisnis juga dapat berisi informasi latar belakang tentang organisasi atau tim yang bertanggung jawab untuk memenuhi tujuan tersebut. Rencana dan perkembangan bisnis dapat disimulasikan dengan menggunakan aplikasi-aplikasi di komputer seperti PowerPoint untuk mendapatkan gambaran jelas serta matang dalam jangka pendek maupun untuk jangka panjang.

Isi rencana bisnis adalah rincian kegiatan bisnis dan laporan keuangan, serta hasil analisis pasar dan strategi pemasaran yang akan dilakukan. Secara keseluruhan, rencana bisnis berfungsi sebagai peta. Memberikan arahan kepada pengusaha tentang bagaimana mereka akan menjalankan bisnisnya.

Pembuatan rencana bisnis merupakan salah satu bentuk pencegahan atas kegagalan dalam berbisnis dan untuk mempermudah pengelolaan ketika bisnis telah berjalan. Rencana bisnis harus memberikan gambaran yang jelas tentang berbagai kajian dan aspek yang akan dilakukan oleh para pelaku bisnis dalam bentuk model bisnis.

Baca Juga: 7 Ide Bisnis Rumahan Modal Kecil untuk Anak Muda

3. Lakukan Riset Pasar

Riset pasar membantu Anda menemukan segala kemungkinan yang akan terjadi terhadap bisnis Anda. Melalui riset pasar juga Anda akan menemukan apa yang benar-benar dicari dan dibutuhkan oleh para calon konsumen. Dengan melakukan riset pasar, bisnis yang akan Anda bangun dapat hadir sebagai solusi permasalahan yang terjadi dengan tepat sasaran.

Riset pasar juga dapat membantu menemukan siapa saja pesaing dari bisnis milik Anda. Walaupun begitu, pesaing bukanlah sesuatu yang harus ditakuti sebagai pebisnis. Anda dapat selalu belajar dari mereka dengan menganalisa apa saja kelebihan dari bisnis pesaing dan tidak Anda miliki, lalu Anda dapat membuat inovasi baru, lebih baik dari mereka.

Baca Juga: Mengenal Kelebihan dan Kekurangan Pinjaman Tanpa Jaminan

4. Alokasikan Modal Usaha Secara Tepat

Perlu dicatat bahwa ada dua cara untuk mengalokasikan modal usaha, yaitu biaya modal dan biaya operasional. Biaya modal adalah pengeluaran yang digunakan untuk membeli bahan baku, peralatan, dan perlengkapan sebuah usaha. Sebagai contoh, jika Anda ingin memulai sebuah bisnis laundry, maka pembelian mesin cuci, mesin pengering, dan stok sabun cuci sudah termasuk dalam biaya ini.

Sedangkan biaya operasional adalah pengeluaran yang meliputi biaya listrik, sewa gedung, gaji pegawai, dan sejenisnya yang merupakan bagian dari operasional sebuah bisnis. Jika Anda dapat melakukan alokasi modal usaha dengan tepat, modal kecil pun dapat digunakan secara efektif dan efisien.

5. Manfaatkan Teknologi

Untuk sukses dalam berbisnis, salah satu cara yang perlu Anda lakukan adalah memanfaatkan kecanggihan teknologi saat ini. Banyak teknologi yang dapat Anda manfaatkan, salah satu contohnya adalah media sosial. Anda dapat melakukan promosi secara gratis dan menjangkau lebih banyak calon konsumen hingga ke luar pulau dan bahkan luar negeri melalui media sosial.

Coba untuk mulai mengunggah gambar atau video yang unik dan menarik untuk mendapatkan calon konsumen baru. Selain itu, Anda dapat menginfokan promo dan diskon setiap harinya di media sosial, dijamin akan ada banyak konsumen baru yang datang karena penasaran ingin mendapatkan promo dan diskonnya.

Demikian adalah tips-tips yang dapat kami sampaikan. Jika Anda tertarik untuk mengembangkan bisnis tetapi masih memiliki modal yang dirasa kurang cukup, Anda dapat melakukan pinjaman modal usaha di Modalku. Daftarnya mudah dan pencairannya pun cepat, klik tombol di bawah untuk ajukan pinjaman!

Pinjam Sekarang!

Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.

Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Subscribe

* indicates required

Tinggalkan Balasan