Bisnis Online Merugi? Bisa Jadi Karena 4 Hal Ini

Bisnis online masih jadi salah satu bidang yang semakin banyak diminati di saat sekarang. Produk dan jasa yang ditawarkan semakin beragam. Tak ada salahnya memahami beberapa trik cara bisnis online dari yang sudah berpengalaman. Meski sering disebut-sebut sebagai bisnis yang mudah dikerjakan dan lebih irit modal ketimbang biaya offline, nyatanya tak sedikit mereka yang gagal dalam menjalankan bisnis daring.

Pada kenyataannya, menjalankan bisnis online tak semudah yang dibayangkan banyak orang. Mereka gagal karena kurang memperhatikan beberapa hal. Berikut 5 hal yang bisa jadi penyebab kegagalan bisnis online.

Kurang Pengetahuan dan Persiapan

Bisnis online adalah bisnis yang penuh dengan persaingan ketat. Memang, ada ungkapan kalau kita tak mungkin sukses kalau tidak berani mengambil risiko kegagalan. Namun, ada mindset yang perlu diperbaiki. Setiap bisnis tentu membutuhkan modal, tak jarang harus mengeluarkan dana yang besar. Artinya, bisnis tak bisa berdasarkan pada asumsi coba-coba, namun setidaknya harus dengan pengetahuan dasar yang memadai

Dengan pengetahuan dan persiapan yang memadai pula, pebisnis pemula bisa belajar dari berbagai kesalahan seiring berjalannya waktu. Anda bisa belajar dari mereka yang sudah lebih dulu terjun ke bisnis yang sama. Cara bisnis online juga bisa dipelajari dari pengetahuan yang bisa diakses dengan mudah di internet. Banyak pelaku bisnis usaha yang cukup berhasil berbagi pengetahuan mereka secara cuma-cuma di internet.

Anda juga dapat mengurangi risiko kegagalan dengan memiliki mentor bisnis. Pelajari lebih lanjut di sini!

Target Tinggi tanpa Modal Seimbang

Menetapkan target tinggi memang bukan sesuatu yang keliru. Namun, ketika baru merintis bisnis online, target yang muluk seringkali jadi faktor penyebab kegagalan. Ini karena pebisnis pemula tidak mempertimbangkan sumber daya, dalam hal ini kemampuan modal, ketika menetapkan target. Disarankan untuk membuat rencana bisnis yang masuk akal dan terukur sesuai dengan kemampuan. 

Ambil contoh, pebisnis pemula seringkali menetapkan target keuntungan yang tinggi. Padahal margin produk yang dijualnya terbilang kecil. Di sisi lain, bisnis online sarat dengan persaingan yang sangat ketat karena berlomba-lomba dalam harga terendah. 

Anda harus memperkirakan target yang masuk akal dicapai dengan modal sekian. Persiapkan dana yang cukup. Kekurangan modal memang bisa ditutup dengan pinjaman uang tanpa jaminan yang disediakan aplikator pinjaman online.

Tidak punya Model Bisnis yang Baik

Buruknya model bisnis yang dijalankan jadi salah satu penyebab kegagalan. Membangun sebuah model bisnis tidak sesederhana yang dibayangkan. Anda harus benar-benar cermat menentukan produk atau jasa mana yang harus dijual. Menetapkan model bisnis berarti memetakan barang apa yang bisa dijual, target pasar, dan strategi penjualannya.

Sebagai contoh, Anda harus menentukan pasar yang disasar karena bisnis online sebaiknya memilih target pelanggan yang spesifik. Ketika target market terlalu luas, Anda justru akan sulit menemukan pelanggan. 

Dengan kata lain, Anda harus membuat calon customer Anda mau membayar produk yang Anda jual. Ciptakan model bisnis dengan mempersempit target pasar, masalah yang dihadapi pelanggan, dan berikan solusi bagi mereka dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. 

Melepas Tanggung Jawab

Karena mindset yang salah sejak awal, banyak pebisnis pemula yang tidak sabar dan kemudian mudah menyerah. Mereka lantas melepas tanggung jawab dengan menyerah begitu saja. Bisnis perlu proses dan terkadang ada beberapa hambatan yang seringkali membuat putus asa. Tips cara bisnis online adalah menekuninya dan terus belajar dari hambatan-hambatan selama menjalankan usaha.

Jika memang belum siap, sebaiknya jangan mencoba bisnis online karena hanya akan membuang waktu dan tenaga. Sebelum memutuskan bisnis online, sebaiknya pelajari dulu segala hal yang berkaitan dengan usaha yang akan dijalankan.

Persiapan mental dan juga yang tak kalah penting persiapan modal yang cukup mendukung juga begitu penting. Mulailah dari bisnis yang minim risiko dan mudah dilakukan. Anda bisa memulainya dengan menjadi reseller

Selama itu pula Anda bisa terus belajar dan memahami karakter pasar. Ketika dianggap sudah cukup siap, Anda bisa memulai bisnis yang lebih besar sembari terus mengumpulkan modal yang cukup. Jika bisnis sudah berjalan dengan lancar, kekurangan modal bisa ditambal dari pinjaman.

Modal pinjaman tersebut dapat digunakan untuk berbagai hal yang mendorong bisnis Anda. Saat ini banyak aplikasi penyedia pinjaman online yang bisa dimanfaatkan pelaku bisnis online. Bahkan, ada yang menyediakan pinjaman uang tanpa jaminan seperti Modalku.


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan bunga menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini. Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Leave a Reply