2

Februari-Maret Puncak Hujan, Apa yang Perlu Anda Lakukan?

Dua bulan di awal tahun ini akan jadi bulan dengan curah hujan tinggi. Hampir setiap hari hujan turun dengan intensitas tinggi. Tidak heran puncak musim hujan ini jadi penyebab terjadinya bencana alam seperti banjir juga longsor. Bencana alam saat musim hujan ini terjadi tanpa dapat ditebak kapan, dan tidak pandang bulu entah anda siap atau tidak dengan risiko dan dampaknya kemudian.

Upaya-upaya preventif perlu anda lakukan untuk memastikan anda dapat menekan risiko bencana alam yang mungkin akan menimpa anda sebisa mungkin. Upaya pencegahan ini dapat anda lakukan dalam berbagai cara, yang beberapa diantaranya telah dijabarkan di bawah ini.

Cek tempat tinggal Anda, Apakah Anda Tinggal di Daerah Rawan Banjir/Longsor?

Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah memeriksa tempat tinggal, apakah anda tinggal di daerah rawan banjir atau longsor. Pastikan ketinggian tempat tinggal anda, jika anda tinggal di daerah dengan ketinggian sama atau jauh di bawah tinggi permukaan laut (area cekung) maka tempat tinggal anda beresiko untuk banjir.

Selain itu juga tempat tinggal anda terletak di Daerah Aliran Sungai (DAS), bukan tidak mungkin tempat tinggal anda akan mengalami banjir, terutama jika DAS ini rusak atau tidak terawat dengan semestinya. Selain itu daerah dengan sistem drainase yang buruk juga termasuk daerah yang rawan banjir terutama saat musim hujan.

Anda juga perlu memastikan bahwa tempat tinggal anda tidak terletak di atas bukit dengan sudut miring lebih dari 20 derajat, karena daerah ini berpotensi longsor terlebih saat curah hujan tinggi. Terlebih jika di sekitar tempat tinggal anda hanya dipenuhi oleh bangunan dan lahan-lahan gundul tak terurus tanpa tanaman atau pepohononan, ini berbahaya karena kemungkinan terjadinya longsor akan semakin tinggi.

Siapkan Skenario jika Bencana Alam Terjadi

Jika anda sudah mengenali dengan baik situasi tempat tinggal anda, langkah berikutnya yang perlu anda lakukan adalah menyiapkan skenario khusus yang akan anda lakukan saat bencana alam terjadi. Salah satu skenario itu termasuk merencanakan jalur evakuasi yang paling aman dengan mempertimbangkan lokasi tempat tinggal anda, dan jalur-jalur yang dapat anda ambil.

Selain itu anda juga dapat menyiapkan satu tas yang mudah dibawa. Tas ini sudah anda isi dengan dokumen-dokumen berharga yang anda miliki, beberapa barang berharga yang mudah dijual seperti emas, dan beberapa pakaian, dan keperluan kebersihan tubuh dan obat-obatan. Tas ini berisi barang-barang penting untuk situasi darurat ini adalah hal pertama yang dapat anda selamatkan di tengah bencana yang berlangsung cepat. Pastikan juga anda waspada dan memerhatikan kondisi sekitar terutama saat hujan turun terus menerus di musim hujan.

Sudahkah Properti Anda Diasuransikan?

Hal berikutnya yang perlu anda perhatikan adalah properti dan aset-aset berharga yang anda miliki, apakah sudah memiliki asuransi atau belum. Mengasuransikan properti seperti rumah dan kendaraan dapat membantu meringankan beban keuangan anda apabila bencana alam seperti banjir dan longsor menimpa anda.

Terdapat banyak jenis asuransi untuk properti yang dapat ambil dengan menyesuaikan dengan kondisi keuangan anda tentunya. Salah satunya adalah asuransi untuk menjaminkan rumah anda serta isinya saat ada keadaan tidak diinginkan seperti kebakaran, kerusuhan, termasuk bencana alam seperti banjir dan longsor.

Pastikan Dana Darurat Siap

Langkah terakhir, sekaligus langkah yang paling penting yang perlu anda lakukan adalah menyiapkan dana darurat. Di musim hujan yang memungkinkan bencana alam seperti banjir dan longsor terjadi ini, dana darurat akan sangat berguna bagi anda. Apalagi jika bencana alam ini memaksa anda untuk evakuasi dan mengungsi untuk beberapa waktu dari tempat tinggal anda, termasuk menciptakan pengeluaran untuk perbaikan rumah dan kendaraan. Dana darurat ini akan menjadi bantuan yang berharga bagi anda terutama di saat-saat sulit seperti ini.

Hadapi musim hujan dengan keadaan finansial yang siap, juga kondisi anda secara keseluruhan sebagaimana sudah dipaparkan dalam poin-poin di atas. Selain itu anda juga dapat memastikan bahwa anda ikut proaktif merawat kebersihan lingkungan dimana anda tinggal. Mengoptimalkan upaya pencegahan yang dapat menghindarkan anda dari bahaya bencana alam dengan hidup bersih.

Musim hujan memang memerlukan persiapan khusus, salah satunya adalah dana darurat. Simak penjelasannya di artikel ini!


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Comments 2

    1. Post
      Author

      Terima kasih atas antusiasme Anda terhadap artikel ini. Apa yang Anda sampaikan benar, namun informasi di artikel ini dapat kita cermati bersama untuk mengantisipasi dampak musim hujan yang saat ini sedang melanda beberapa wilayah di Indonesia.

Leave a Reply