5 Fungsi Manajemen Keuangan Di Dalam Bisnis

fungsi manajemen keuangan

Keberadaan manajemen keuangan dalam bisnis sangat penting. Manajemen bisa kita sebut sebagai salah satu pilar utama yang memastikan bahwa perusahaan tetap berada dalam keadaan yang sehat. Perusahaan yang sehat ditentukan dari keadaan keuangan yang dimiliki oleh perusahaan tersebut. Oleh karena itu dengan manajemen keuangan yang baik, perusahaan akan terus berjalan sebagaimana seharusnya. Hal-hal inilah yang menjadikan manajemen keuangan sangat penting di dalam bisnis. Terdapat beberapa fungsi manajemen keuangan yang perlu Anda ketahui. Informasi selengkapnya bisa Anda baca di bawah ini. 

Fungsi Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan sendiri adalah bagian penting yang ada dalam suatu perusahaan. Dalam manajemen keuangan terdapat semua urusan terkait keuangan perusahaan. Mulai dari keuangan utama atau internal, hingga keuangan eksternal dari investor yang ada. Semua keputusan terkait saham, alokasi, pembelian barang dan peralatan untuk mendukung operasional perusahaan, perlu melewati bagian manajemen keuangan. 

Dengan semua penjelasan singkat tersebut, kini kita tahu bahwa manajemen keuangan memiliki fungsi yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Fungsi-fungsi dari manajemen keuangan perlu berjalan sebagaimana seharusnya, agar keuangan perusahaan stabil dan beroperasi dalam waktu yang lama. Kalau begitu langsung saja kita bahas fungsi-fungsi dari manajemen keuangan.

Baca Juga:  5 Ide Bisnis Online Pemula yang Menjanjikan untuk 2022

1. lanning

Fungsi yang pertama tentu saja untuk melakukan perencanaan keuangan dengan matang. Perencanaan yang dilakukan perlu memperhitungkan beberapa hal berikut.

  • Keadaan perusahaan saat ini.
  • Data keuangan masa lalu (kerugian, keuntungan, pengeluaran).
  • Target keuangan yang ingin dicapai dalam periode waktu tertentu.
  • Keadaan pasar (apakah demand sedang tinggi atau turun.

Planning atau perencanaan yang tidak dilakukan dengan matang akan membuat kondisi keuangan perusahaan menjadi buruk. Hal ini tidak boleh dibiarkan begitu saja, karena akan memberikan dampak yang buruk pada kinerja operasional perusahaan. Perencanaan keuangan yang ada perlu dilakukan dari arus kas hingga laba rugi perusahaan. 

Fungsi perencanaan inilah yang akan menentukan bagaimana keadaan keuangan perusahaan pada masa yang akan datang. Menentukan sistem yang tepat untuk digunakan, akan membantu mengatur keuangan perusahaan dengan baik. 

Baca Juga: Cara Mendapatkan Pinjaman UMKM Online

2. Budgeting

Setelah semua perhitungan keuangan perusahaan dilakukan, fungsi berikutnya adalah alokasi dana perusahaan ke berbagai divisi. Dengan perencanaan awal yang sudah dilakukan dengan baik, kegiatan alokasi dana akan dapat berjalan dengan efisien dan maksimal. Sebagai akibat dari alokasi dana yang tepat, diharapkan perusahaan akan mendapatkan keuntungan yang terus bertambah dalam jangka waktu yang panjang. 

3. Controlling

Melakukan pengontrolan terhadap dana yang sudah dialokasikan tentu penting dilakukan. Meskipun dana alokasi untuk setiap divisi sudah diperhitungkan, pengawasan secara berkala tetap perlu dilakukan. Untuk mendapatkan kontrol penuh, evaluasi perlu berjalan, agar pengambilan keputusan dapat diambil dengan mengacu kepada data-data yang selalu tercatat. Dengan begitu perbaikan terhadap sistem yang salah dan alokasi yang tidak tepat bisa langsung dilakukan.

Baca Juga:  3 Cara Menghitung Bunga Pinjaman

4. Auditing

Setiap perusahaan pasti perlu melakukan proses pemeriksaan keuangan. Pemeriksaan keuangan perusahaan perlu dilakukan dengan peraturan yang sudah ditetapkan, agar tidak terjadi penggelapan dan penyelewengan dana perusahaan. Permasalahan keuangan dalam perusahaan sering terjadi karena fungsi auditing tidak berjalan sebagaimana seharusnya. Di sini setiap dana yang dimiliki perusahaan bisa dimanipulasi oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 

Fungsi auditing dalam perusahaan yang besar biasanya dilakukan oleh jasa audit yang sudah ahli dan profesional. Ini karena pemeriksaan keuangan dalam suatu perusahaan membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan diperlukan ketelitian, agar tidak ada yang terlewatkan. Hasil akhir dari pemeriksaan ini nantinya akan dibuat laporan dan digunakan untuk pengambilan keputusan. 

5. Reporting

Fungsi terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah membuat dan melakukan pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang dibuat berfungsi untuk mengetahui keadaan keuangan perusahaan dan untuk mengambil keputusan terkait masa depan perusahaan. Oleh karena itu dalam melaporkan keuangan perusahaan perlu dilakukan secara transparan kepada setiap pihak di dalam perusahaan, termasuk para investor. 

Demikian kelima fungsi manajemen keuangan dalam suatu bisnis. Membuat manajemen keuangan dalam bisnis Anda tentu sangat krusial. Adanya manajemen keuangan yang baik bisa menyelamatkan bisnis Anda dari masa-masa yang tidak mudah seperti krisis ekonomi dan keadaan lainnya yang membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat. 

Jika salah satu dari lima fungsi ada yang tidak berjalan, kemungkinan besar akan memberikan dampak buruk bagi setiap aspek dalam operasional perusahaan. Oleh karena itu sangat penting dalam memastikan setiap fungsi berjalan dengan baik dan benar.
Jika bisnis Anda termasuk UMKM yang masih berkembang dan berusaha berjuang di tengah keadaan yang sulit ini, pengajuan pinjaman di Modalku bisa jadi pilihan yang tepat. Modalku adalah platform pinjamann online yang bisa Anda percaya dan sudah terjamin dengan adanya pengawasan oleh OJK. Proses pengajuan pinjaman di Modalku juga tidak sulit, Anda hanya perlu mengikuti setiap instruksi yang ada.

Tinggalkan Balasan