5 Cara Mengembangkan Bisnis Sejak Mahasiswa

Sebagai mahasiswa, belajar tentu merupakan kewajiban utama. Namun, tidak ada salahnya bila kamu juga tertarik membuka bisnis. Anda tidak perlu menunggu lulus kuliah terlebih dahulu untuk mewujudkan ide bisnis yang dimiliki. Justru dengan status sebagai mahasiswa, Anda akan mendapat banyak manfaat. Mulai dari mengetahui dinamika dunia bisnis sejak dini hingga mengenali kemampuan diri.

Kini, bisnis bagi mahasiswa tak lagi sekedar aktivitas menambah uang jajan. Dengan mengembangkan bisnis sejak mahblasiswa, Anda bisa mengumpulkan modal, pengetahuan, dan pengalaman sebagai bekal. Pasalnya, sebagai mahasiswa, nantinya Anda akan dihadapkan pada tantangan dunia kerja. Alangkah lebih baiknya jika Anda mempersiapkan diri sejak dini. Kelak ketika sudah lulus kuliah, akan lebih mudah bagi Anda untuk menjalankan bisnis yang Anda suka.

Lalu, bagaimana cara mengembangkan bisnis sejak masih menjadi mahasiswa?

Merintis Usaha Sejak Kuliah

Masa kuliah merupakan waktu yang tepat untuk mengembangkan ide usaha yang Anda punya. Usaha yang dimulai sejak bangku kuliah akan menambah kekuatan mental Anda. Selain itu, langkah ini juga akan memberikan Anda lebih banyak pengalaman daripada hanya berpegang pada teori saja. Berbagai pengalaman ini bisa menjadi bekal yang Anda butuhkan untuk menata masa depan.

Sementara banyak orang yang mengesampingkan hobi untuk mencari pekerjaan, Anda dapat menjalani bisnis yang sesuai dengan hobi Anda. Mendapatkan income besar dari hobi yang Anda miliki kini tak lagi sekedar mimpi. Anda dapat mengisi waktu-waktu libur kuliah yang cukup panjang dengan menyalurkan berbagai hobi yang Anda miliki. Terlepas dari jenis hobi dan passion yang Anda miliki, tidak ada salahnya jika Anda segera menjadikannya sumber penghasilan Anda.

Cara Mengembangkan Bisnis Sejak Mahasiswa

Karena banyak keuntungan yang akan Anda dapatkan bila mengembangkan bisnis sejak mahasiswa, maka tidak salah bila Anda memulai sekarang juga. Tidak perlu ragu, yang penting adalah keberanian untuk memulai, keberanian untuk tidak menyerah, keberanian untuk mengakui salah karena kesalahan dalam bisnis adalah hal lumrah, dan keberanian untuk bangkit lagi apabila terjadi kegagalan.

Lima cara mengembangkan bisnis sejak mahasiswa berikut ini bisa Anda ikuti:

  1. Berada di lingkungan yang tepat

Mengembangkan bisnis sejak mahasiswa merupakan hal yang hebat, tetapi bukan perkara gampang. Anda memiliki banyak aktivitas kuliah yang harus diselesaikan. Akan lebih sulit jika Anda berada di lingkungan yang tidak mendukung Anda untuk mengembangkan niat menjalankan bisnis Anda. Oleh karena itu, berada di lingkungan yang tepat merupakan elemen penting dalam mengembangkan bisnis sejak mahasiswa. Akan lebih mudah bagi Anda untuk merealisasikan ide-ide yang Anda punya.

Apa maksudnya ‘lingkungan yang tepat’? Artinya, lingkaran sosial Anda, seperti kawan-kawan dan mungkin dosen, suportif dan mendukung ambisi Anda berbisnis. Lebih baik lagi bila mereka memiliki pengetahuan bisnis yang bisa dibagi ke Anda, seperti membuat proposal bisnis atau membagi tips marketing.

Lebih lanjut: “Memaksimalkan Peluang Bisnis dengan 3 Prinsip Digital Marketing”

  1. Tentukan peluang bisnis yang sesuai dengan modal

Anda perlu mempertimbangkan peluang bisnis yang tersedia dengan modal yang Anda punya. Modal tak hanya soal uang, Anda juga butuh modal kemampuan, kemauan, pengalaman, hingga waktu luang. Tidak perlu menargetkan bisnis yang terlalu besar, Anda bisa memulai dengan menjalankan bisnis kecil-kecilan. Misalnya dengan menjadi reseller produk, penulis artikel, hingga membuat berbagai produk kerajinan tangan. Minimal, Anda dapat belajar mengenai peluang dan memperbanyak modal.

Lebih lanjut: “Memulai Bisnis Franchise dengan Modal Kecil”

  1. Temukan ide unik yang bisa dikerjakan

Sebagai mahasiswa yang berjiwa dan berpikiran muda, Anda pastinya memiliki banyak sekali ide. Dari sekian banyak ide yang ingin dijalankan, cobalah untuk menemukan ide unik yang berkaitan dengan dunia Anda maupun lingkungan mahasiswa. Bicarakan ide yang Anda punya dengan dosen hingga orang yang dipercaya untuk memberikan pendapat mengenai ide Anda. Cara ini cukup efektif untuk menentukan ide mana yang sebaiknya dicoba.

Lebih lanjut: “Apakah Ide Usaha Saya Sudah Bagus?”

  1. Lakukan analisis produk

Dalam bisnis, memiliki ide memang penting, namun bagaimana mengeksekusi ide tersebut jauh lebih penting. Jadi, apabila Anda sudah memiliki ide yang dirasa cukup menarik, segeralah lakukan analisis produk. Temukan produk yang  berhasil di pasaran, pelajari, temukan kekurangannya, dan buat produk yang lebih sempurna. Dengan cara ini, Anda dapat melatih ide dan kreativitas yang Anda miliki. Peluang kesuksesannya pun lebih besar daripada menjual produk yang belum dikenali.

  1. Segera realisasikan rencana Anda

Jika Anda merupakan tipe orang yang penuh perencanaan, untuk sampai pada aksi mungkin membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Melakukan perencanaan dengan matang memang baik, namun jangan sampai waktu perencanaan menjadi sangat lama dan Anda gagal merealisasikan bisnis. Ketika Anda sudah memiliki ide, matangkan persiapan dan kemampuan Anda untuk segera merealisasikannya. Jangan menunda, lakukanlah segera!


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply