5 Alasan Startup FinTech Ideal untuk Perkembangan Diri

Hadirnya startup FinTech atau financial technology di Indonesia tentu membuka kesempatan baru bagi generasi milenial untuk mengembangkan diri. Sebagian besar startup FinTech Indonesia menyediakan layanan pembayaran, peminjaman, pembiayaan, hingga investasi ritel. Berbasis teknologi dan internet, startup FinTech semakin digemari oleh milenial sebab menawarkan kemudahan yang lebih jika dibandingkan dengan sistem konvensional.

Perkembangan Industri FinTech di Indonesia

Meski tergolong sebagai industri baru di Indonesia, FinTech bergerak dinamis ke arah yang positif. Ditandai dengan dibentuknya Asosiasi Fintech Indonesia (AFI) pada tahun 2015 silam, tentu saja ini merupakan sambutan yang baik atas hadirnya startup FinTech di tanah air. Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di tahun 2018 ada sebanyak 260 ribu orang pengguna FinTech di Indonesia. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat di tahun-tahun selanjutnya.

Lihat juga: “Sejarah dan Perkembangan FinTech”

Menjadi Bagian dari Perubahan Ekonomi Digital

Ketika Anda bergabung di dalam sebuah startup FinTech, secara otomatis Anda berkesempatan untuk berkontribusi secara aktif guna mewujudkan ekonomi digital di Indonesia. Hal ini didukung dengan dukungan pemerintah dalam menyediakan fasilitas koneksi internet cepat di seluruh penjuru tanah air. Dengan begitu, terlepas di mana saja Anda berada, Anda tetap bisa berperan aktif dalam mendukung perubahan ekonomi digital melalui startup FinTech.

Mempelajari Banyak Hal Baru

Berbeda dari sistem keuangan konvensional, startup FinTech menawarkan banyak hal baru yang perlu Anda pelajari. Mulai dari sistem pembayaran, teknologi, hingga metode yang digunakan. Inilah yang menjadi alasan mengapa industri FinTech bisa menjadi tempat yang ideal untuk Anda mengembangkan diri. Hasilnya, wawasan dan pengetahuan Anda terkait teknologi terbaru di bidang keuangan akan bertambah dari waktu ke waktu bersama startup FinTech.

Mendorong Inklusi Keuangan

Perlu diketahui bahwa selain memberi fasilitas keuangan yang lebih baik bagi mereka yang tinggal di wilayah pelosok, kehadiran startup FinTech juga mendorong inklusi keuangan di Indonesia. Hal ini dikarenakan FinTech mampu meningkatkan literasi keuangan serta terbukanya layanan tabungan, pinjaman, hingga asuransi. Di sisi lain, masyarakat juga bisa memilih produk finansial guna memenuhi kebutuhannya.

Lebih Banyak Eksperimen dan Temuan Baru

Satu lagi yang membuat startup FinTech ideal untuk perkembangan diri, yaitu lebih banyak eksperimen dan temuan baru. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, startup FinTech ini berbasis teknologi dan koneksi internet sehingga akan mengalami update secara berkala dari waktu ke waktu. Anda yang tergabung dengan startup FinTech pun bisa mempelajari temuan-temuan baru tersebut.

Dengan memahami alasan-alasan yang membuat startup FinTech ideal untuk perkembangan diri di atas, maka saat ini Anda tidak lagi perlu meragukan manfaat yang bisa didapatkan. Menariknya, dengan FinTech Anda juga memiliki alternatif investasi selain instrumen deposito, reksa dana, emas, maupun saham dan obligasi. Terlebih jika Anda memanfaatkan layanan peer-to-peer lending yang aman dan terverifikasi.

Jadi, apakah Anda sudah siap menjadi bagian dari startup FinTech di Indonesia? Jika ya, maka Anda bisa lebih mudah mengelola dan mengoptimalkan keuangan dalam jangka panjang. Tidak perlu takut bagi yang masih awam, sebab startup FinTech umumnya juga dilengkapi dengan layanan konsultasi keuangan dengan para ahli.


Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply