Co-Working Space: Tempat “Bermain” Pekerja Startup

Bagi seorang entrepreneur, memiliki kantor sendiri saat memulai usaha mungkin hal yang sulit karena butuh biaya yang besar. Sedangkan tempat kerja yang nyaman juga penting untuk memaksimalkan performa para pekerja. Itulah mengapa co-working space hadir sebagai alternatif pilihan tempat bekerja.

Budaya co-working space sendiri muncul sejak tahun 2005, terinspirasi dari Google. Adanya co-working space juga tak lepas dari kebiasaan pekerja zaman sekarang yang bisa menyelesaikan pekerjaannya di mana saja dengan menggunakan laptop dan smartphone. Mari kenali lebih dalam tentang co-working space melalui ulasan di bawah ini!

Beda Co-working Space dengan Kantor Pada Umumnya

Jika dibandingkan dengan kantor biasa, co-working space hadir dengan konsep yang lebih fresh, inspiratif, nyaman, serta fleksibel. Hal ini tentu berbeda dengan suasana kantor yang umumnya terkesan formal, resmi, dan kaku. Biaya yang dikeluarkan untuk menyewa co-working space juga tentu lebih murah daripada harus menyewa bangunan atau gedung untuk mendirikan kantor Anda. Saat ini, co-working space ada yang bisa disewa harian atau bulanan, beda dengan kantor yang masa sewanya tahunan.

Sangat Menguntungkan Bagi Pekerja Startup

Perusahaan startup biasanya tidak memiliki terlalu banyak modal untuk memenuhi semua kebutuhan operasional. Untuk itulah sebagai opsi, startup membuka kantornya di sebuah co-working space. Tempat ini bisa digunakan oleh perusahaan startup untuk melakukan pertemuan atau meeting atau bahkan membuka kantor. Hal ini dikarenakan ada beberapa co-working space yang saat ini menawarkan diskon atau bahkan sewa gratis untuk para pengusaha startup.

Co-working space juga telah menyediakan fasilitas seperti meja kerja, wifi, printer, televisi, toilet, pantry, café, hingga ruang bermain yang tentu akan bermanfaat bagi pekerja startup. Semakin banyaknya startup yang membutuhkan tempat kerja yang fun dan mendukung produktivitas, membuat bisnis co-working space  juga semakin meningkat. Rata-rata startup yang menggunakan co-working space sebagai tempat kerja adalah FinTech, logistik, manufaktur, agensi, dan food and beverages.

Lihat juga: “Ingin Kembangkan Bisnis? Tentukan Fokus Anda, Produksi atau Pemasaran!”

Bukan Hanya Startup, Freelancer Juga Bisa Bekerja di Co-Working Space

Co-working space dulunya lebih dikenal dengan istilah Small Office Home Office (SOHO) yang dikhususkan untuk pekerja freelance yang mengerjakan proyeknya di rumah. Namun, seiring berjalannya waktu, banyak pekerja lepas yang bosan tinggal di rumah untuk mengerjakan proyek. Untuk itulah hadir co-working space bagi para pekerja lepas. Di sini mereka bebas bekerja, menggali ide, menambah ilmu, memperluas jaringan, dan bebas bekerja tanpa ikatan. Suasana yang nyaman serta bebas dari tekanan atasan tentu membuat para pekerja freelance lebih nyaman bekerja di co-working space.

Leluasa Berkolaborasi di Co-working Space

Co-working space terbuka bagi siapa saja yang ingin menyelesaikan pekerjaannya di sana. Selain itu, hadirnya co-working space juga memudahkan Anda untuk melakukan kolaborasi serta kerja sama dengan orang yang ditemui di tempat tersebut. Misalnya saja Anda adalah perusahaan e-commerce dengan dua orang founders dan sedang membutuhkan tenaga bantuan untuk mengisi posisi copywriter atau graphic designer. Bukan tidak mungkin di co-working space tersebut Anda bertemu dengan orang yang memenuhi kriteria yang dibutuhkan dan mengajaknya bekerja sama.

Begitu pula jika Anda seorang freelancer. Di co-working space sering diadakan seminar atau talkshow dengan beragam tema, Anda bisa ikut salah satunya untuk menambah ilmu dan membuka relasi baru. Siapa tahu dari acara seperti ini Anda menemukan seseorang yang akan menawarkan pekerjaan atau kerja sama baru, bukan?

Lihat juga: “5 Tempat Networking yang Efektif”


Jadi, setelah membaca ulasan di atas, apakah Anda tertarik untuk bekerja di co-working space atau malah ingin membangun bisnis co­-working space Anda sendiri?

Artikel blog ini ditulis oleh anggota tim Modalku. Kami adalah platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply