7 Kategori Produk Laris Manis yang Dicari Orang Saat PSBB

Pandemi virus corona atau COVID-19 membuat roda perekonomian di seluruh dunia melambat, termasuk di Indonesia. Untuk mencegah penyebaran semakin luas, pemerintah memberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga merembet ke sistem work from home (WFH). Dalam kondisi ini, masih adakah produk laris manis yang bisa kita jual?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masa pandemi ini diperkirakan masih akan berlangsung lama karena sejauh ini belum ada vaksin yang digunakan secara luas dan terbukti efektif. Meski begitu, masa pandemi juga rupanya membuka peluang bisnis tersendiri bagi sebagian pelaku usaha. Tercatat, ada sejumlah produk laris manis justru setelah adanya pandemi.

Bisnis yang relatif kebal terhadap dampak buruk pandemi adalah ranah bisnis online. Jika toko-toko offline banyak yang harus tutup sementara karena PSBB atau omset yang turun, sektor e-commerce tampaknya masih bertahan, bahkan sebagian mencatatkan kenaikan omset. 

Nah, berikut ini 10 produk laris manis karena permintaannya tinggi selama masa pemberlakukan PSBB yang bisa Anda jadikan ide bisnis online.

Sarung tangan dan hazmat suit

Lonjakan permintaan sarung tangan dan hazmat suit sangat wajar mengingat kebutuhan besar untuk para tenaga kesehatan. Selain itu, banyak lembaga dan masyarakat luas yang juga mencari kedua produk ini. 

Jika sebelum pandemi sarung tangan dan hazmat suit hanya dipakai tenaga medis saat menangani pasien dengan risiko penularan tinggi, kini banyak masyarakat luas yang menggunakan perangkat keamanan medis ini. 

Obat dan vitamin

Obat dan vitamin juga mengalami kenaikan permintaan selama masa pandemi. Kebutuhan obat dan vitamin akan meningkat seiring dengan tingginya kesadaran masyarakat akan kesehatan, terutama terkait dengan imunitas tubuh. 

Tak hanya obat dan vitamin pabrikan yang mendadak jadi produk laris, masyarakat juga mulai banyak memburu produk-produk herbal seperti jamu. Di pasaran, obat dan vitamin tertentu bahkan harganya melambung, seperti vitamin C.

Baca juga: 6 Jualan yang Laku Setiap Hari

Hand sanitizer dan masker

Hand saniitizer dan masker sempat mengalami kelangkaan di awal penyebaran virus corona. Kalaupun ada, saat itu harganya sudah mengalami kenaikan tajam. Saat ini, kedua barang ini harganya sudah relatif stabil karena pasokannya yang terus bertambah.

Meski begitu, permintaannya akan tetap tinggi selama masa pandemi. Artinya jika Anda berjualan hand sanitizer dan masker, maka akan tetap menjadi produk laris manis. Tingginya permintaan ini menciptakan ide bisnis online, baik di media sosial maupun e-commerce. Keuntungannya juga cukup menjanjikan, lho.

Bahan makanan

Bisnis bahan makanan adalah usaha yang dikatakan tidak akan ada matinya. Selama orang membutuhkan makan, maka bahan makanan akan terus dicari meski dalam kondisi ekonomi sulit sekalipun, apalagi untuk kategori makanan pokok.

Bahan makanan yang jadi produk laris selama pandemi antara lain sayur mayur, rempah-rempah, dan sembako. Bahan-bahan makanan kini sudah banyak yang dijual secara online, seiring adanya PSBB, penjualan daring bisa dipastikan akan meningkat tajam. 

Perlengkapan olahraga

Aktivitas olahraga meningkat sejak adanya pandemi. Selain karena meningkatnya kesadaran akan kesehatan, olahraga juga semakin digemari karena banyak orang kini terpaksa lebih banyak beraktivitas di rumah selama WFH. Tujuannya apalagi kalau bukan menjaga agar tubuh tetap sehat.

Tren meningkatnya kesadaran berolahraga ini membuat banyak orang mencari perlengkapan olahraga. Tak ada salahnya bagi Anda untuk memulai bisnis penjualan perlengkapan olahraga. 

Baca juga: 5 Cara Ubah Hobi Menjadi Bisnis yang Menguntungkan

Produk kecantikan

Tak ayal dengan banyaknya masyarakat yang lebih banyak beraktivitas di rumah membuat banyak orang lebih memperhatikan penampilan fisik, khususnya bagi para wanita. 

Produk kecantikan adalah salah satu produk laris yang penjualannya justru mengalami kenaikan selama pandemi COVID-19. Memilih produk kosmetik bisa jadi ide bisnis online yang peluangnya cukup prospektif meskipun dalam kondisi normal sekalipun. 

Baca juga: Menariknya Bisnis Skincare

Interior rumah

Saat kegiatan di luar rumah berkurang drastis, orang akan cenderung untuk merawat rumah lebih intens dari biasanya. Kegiatan mendekorasi rumah semakin digemari sejak beberapa bulan terakhir.

Tren ini bisa dilihat di media sosial. Banyak orang yang membagikan inspirasi dekorasi interior dan perabotan rumah baru selama WFH. Mereka mendekor ulang isi rumah, dari kamar tidur hingga dapur, untuk menghindari kejenuhan.

Hobi dan gaming

Produk laris berikutnya yang bisa jadi ide bisnis online selanjutnya adalah hobi dan gaming. Kebutuhan hiburan yang meningkat membuat permintaan alat gaming dan hobi lainnya melonjak tajam. Banyak pelaku bisnis memilih terjun ke bisnis hobi dan gaming di masa pandemi. Selalu ada peluang meski dalam kondisi sulit. Jika terbatas modal, Anda bisa memulai berbisnis dengan menjadi reseller dari produk laris seperti di atas. 

Alternatif lainnya, gunakan saja pinjaman online dari Modalku yang memiliki bunga kompetitif dan pencairan dana hingga Rp2 miliar. Proses cepat dan aman, Anda pun siap untuk menjadi pemilik bisnis online. Klik tombol di bawah ini untuk ajukan pinjaman:

Pinjam Sekarang!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Subscribe

* indicates required

Tinggalkan Balasan