6 Alasan Pinjaman Dana Online Anda Selalu Ditolak

Bagi pemilik bisnis yang membutuhkan modal tambahan, mungkin sudah pernah mengajukan pinjaman dana online. Pinjaman online bisa dibilang jauh lebih mudah dari sisi pengajuannya dibandingkan dengan pinjaman dari lembaga keuangan konvensional. Namun, itu bukan berarti setiap pengajuan pinjaman yang masuk akan selalu diterima begitu saja. Banyak juga calon nasabah yang harus menelan pil pahit karena pinjaman online ditolak terus. Kenapa bisa begitu, ya? Mari simak alasan-alasan pinjaman dana online Anda selalu ditolak.

Tahukah Anda, pinjaman online bagi pebisnis sangat penting lho! Simak ragam manfaatnya di sini!

Persyaratan Belum Terpenuhi

Walaupun proses pengajuan pinjaman online sekarang terbilang mudah, tetap saja proses persetujuan pinjaman online dilakukan secara menyeluruh. Memang lebih cepat dan tidak sekompleks pengajuan pinjaman di bank, namun proses persetujuan yang ketat inilah yang mengharuskan calon nasabah pinjaman online harus berhati-hati dalam memenuhi persyaratan yang diminta. Seringkali calon nasabah tidak membaca daftar persyaratan yang wajib dipenuhi dengan teliti. Akibatnya, pengajuan pinjaman online ditolak terus. 

Setiap platform pinjaman dana online tentu memiliki persyaratan yang berbeda antara satu sama lain. Misalnya saja seperti pinjaman modal usaha online di Modalku, memiliki persyaratan umum sebagai berikut:

  • Calon nasabah harus terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia.
  • Harus berusia 21-60 tahun.
  • Memiliki omzet bisnis minimal Rp 20 juta/bulan.
  • Berdomisili di Jabodetabek atau Bandung.
  • Bisnis telah beroperasi selama minimal satu tahun.

Data Diri yang Diisi Belum Sesuai

Alasan lain mengapa pengajuan pinjaman online ditolak terus adalah pengisian data diri yang belum sesuai. Setiap platform pinjaman dana online memiliki formulir data diri yang meminta informasi berbeda-beda dari calon nasabah. Sangat mungkin saat pengisian data tersebut, calon nasabah salah memberikan informasi yang atau tidak mencapai standar yang diminta. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati dalam mengisi data diri dan jangan sungkan untuk bertanya pada customer service platform pinjaman online pilihan Anda.

Dokumen Tidak Lengkap Atau Tidak Jelas

Saat melakukan pengajuan pinjaman online, calon nasabah akan diminta untuk mengunggah dokumen-dokumen berupa bukti alamat seperti KK dan KTP atau bukti penghasilan seperti foto/scan rekening koran dan slip gaji. Hal yang sering terjadi adalah calon nasabah tidak melampirkan dokumen yang diminta secara lengkap atau kualitas dokumen yang diunggah kurang jelas. Jika seperti ini, maka tim verifikasi platform pinjaman tersebut akan kesulitan untuk memverifikasi data diri Anda. Oleh karena itu, cek sekali lagi dokumen yang diminta untuk diunggah agar pinjaman dana online Anda tidak ditolak.

Lihat juga: “Pinjaman Usaha dengan atau tanpa Jaminan, Mana yang Cocok untuk Anda”

Nama Rekening dan Penerima Pinjaman Dana Online Tidak Sama

Hal lain yang bisa menjadi fatal dalam penolakan pinjaman online adalah adanya perbedaan antara nama penerima dana dan nama rekening koran. Seringkali yang terjadi adalah nama yang mengajukan dana misalnya Rosmalita, padahal si calon nasabah memakai rekening suami saat mendaftarkan pinjaman online. Atau misalnya nama di KTP Rosmalita namun nama di rekening tertulis Rosma Lita. 

Perbedaan nama seperti ini bisa menjadi alasan pengajuan pinjaman dana online Anda ditolak karena dianggap sebagai fraud. Maka dari itu, pastikan detail nama Anda di semua berkas yang akan diunggah sudah sama dan tidak ada perbedaan pengejaan.

Pinjaman Dana Online Terlalu Besar

Setiap platform pinjaman online tentunya memiliki batasan pinjaman yang berbeda karena target pasar mereka juga berbeda-beda. Sebagai calon nasabah, Anda harus memilih pinjaman online mana yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jangan sampai Anda mengajukan pinjaman melebihi batas yang sudah ditentukan oleh platform yang Anda pilih. Jika melakukan kesalahan ini, tentu saja pengajuan pinjaman Anda akan langsung ditolak. Perlu diketahui bahwa Anda pun akan dievaluasi apakah pengajuan nominal pinjaman Anda sudah sesuai dengan kemampuan Anda membayar cicilan setiap bulan.

Skor Kredit Jelek

Terakhir, penyebab pengajuan pinjaman online ditolak terus adalah skor kredit Anda yang jelek. Sebelum pengajuan Anda disetujui, riwayat kredit Anda akan diperiksa juga oleh tim verifikasi platform pinjaman online yang Anda pilih. Jika Anda pernah meminjam di lembaga kredit lain dan masih memiliki utang cicilan yang tertunggak, maka besar kemungkinannya pengajuan pinjaman Anda akan ditolak. Selain itu, riwayat kredit Anda juga andil dalam memutuskan limit nominal pinjaman yang akan Anda terima.


Itulah 6 alasan yang mungkin menyebabkan pengajuan pinjaman dana online Anda kerap kali ditolak. Ke depannya, cobalah untuk menghindari hal-hal yang disebutkan di atas agar Anda tidak mengalami hambatan dalam pengajuan pinjaman. Jika Anda sedang membutuhkan pinjaman dana online, khususnya untuk mengembangkan bisnis, segera pelajari produk-produk kami dengan klik tombol di bawah ini:

Lihat Produk Kami


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Leave a Reply