Selama ini, banyak pemberi pinjaman Modalku yang telah memanfaatkan fitur Pendanaan Otomatis. Dengan Pendanaan Otomatis, pemberi pinjaman dapat memilih berbagai aspek pinjaman (seperti tingkat pengembalian, jangka waktu pinjaman, serta alokasi uang per pinjaman) yang cocok dengan preferensi masing-masing. Asalkan fitur telah diatur, pinjaman baru Modalku yang masuk ke proses crowdfunding akan secara otomatis terdanai dari saldo akun Anda.

Pendanaan Otomatis menjaga agar portofolio peer-to-peer (P2P) lending mengalami diversifikasi optimal, membantu mengendalikan risiko, serta memaksimalkan pengembalian.

Namun, penggunaan Pendanaan Otomatis menjadi kurang efektif bila saldo akun Modalku tidak diisi secara teratur. Bila saldo Anda sering kosong, maka akan ada saatnya pinjaman yang cocok dengan preferensi Anda sudah penuh terisi dengan dana para pemberi pinjaman lain. Jika ini terjadi, dana Anda tidak dapat dialokasikan ke pinjaman yang Anda inginkan secara tepat waktu oleh fitur Pendanaan Otomatis.

Situasi di atas berdampak pada:

  1. Total dana yang dapat Anda alokasikan ke pinjaman-pinjaman Modalku.
  2. Diversifikasi portofolio Anda, yang akan terpengaruh secara negatif.

Kami di Modalku menyarankan agar pemberi pinjaman senantiasa menjaga agar saldo akun tidak kosong. Mengapa?

Pentingnya Diversifikasi dalam P2P Lending

Alternatif investasi P2P lending berpotensi memberikan tingkat pengembalian yang menarik bagi pemberi pinjaman. Kuncinya dua: (a) kesabaran, dan (b) diversifikasi portofolio yang sehat.

Setiap bulan, Modalku memfasilitasi sekitar 70 pinjaman UMKM. Pemberi pinjaman memiliki kesempatan yang baik untuk mengoptimalkan diversifikasi portofolio P2P lending dalam beberapa bulan. Dua perusahaan P2P lending terbesar di Amerika Serikat, yaitu Lending Club dan Prosper, menganjurkan agar pemberi pinjaman diversifikasi portofolio mereka di ratusan pinjaman.

Apa itu diversifikasi dan mengapa penting di alternatif investasi P2P lending?

Dalam konteks P2P lending, diversifikasi artinya mengalokasikan saldo Anda ke banyak pinjaman, dengan jumlah yang relatif kecil ke setiap pinjaman. Ini akan membantu agar risiko P2P lending lebih terkontrol.

Default atau pinjaman gagal bayar adalah suatu realita yang akan terjadi dalam P2P lending. Platform P2P lending yang terpercaya hanya akan menyetujui aplikasi pinjaman yang berkualitas. Akan tetapi, keadaan pasar berubah-ubah. Bisa saja bisnis peminjam mengalami kesulitan sehingga terjadi pinjaman gagal bayar.

Bayangkan apabila Anda telah mendanai 100 pinjaman atau lebih. Apabila salah satu peminjam gagal bayar, maka dampak ke portofolio P2P lending Anda sangat kecil. Semakin Anda melakukan diversifikasi atau melakukan alokasi dana ke semakin banyak pinjaman, maka semakin terlindungi alternatif investasi Anda.

Pendanaan Otomatis membantu pemberi pinjaman melakukan diversifikasi tanpa perlu selalu mengecek keberadaan pinjaman yang cocok di website atau aplikasi. Tetapi, bila saldo akun Modalku Anda kosong, Pendanaan Otomatis tidak bisa mengalokasi dana Anda.

Mengoptimalkan Portofolio Pemberi Pinjaman

Di platform Modalku, menciptakan portofolio dengan profil risiko sesuai dengan preferensi masing-masing cukup mudah. Setiap pinjaman memiliki credit rating tersendiri. Pinjaman yang lebih berisiko memiliki tingkat bunga yang lebih tinggi sebagai kompensasi akan risiko yang diterima oleh pemberi pinjaman.

Untuk memaksimalkan pengembalian dari alternatif investasi P2P lending, Anda bisa mendanai beberapa pinjaman dengan tingkat bunga tinggi bersama dengan pinjaman-pinjaman yang tidak terlalu berisiko tetapi bunganya lebih rendah.

Ini akan mengoptimalkan portofolio P2P lending Anda. Potensi pengembalian Anda naik dibandingkan bila Anda hanya mendanai pinjaman dengan tingkat bunga yang lebih rendah. Namun di saat yang sama, risiko tetap terkontrol karena pendanaan tak hanya diarahkan ke pinjaman yang lebih berisiko saja.

Membangun portofolio P2P lending yang variatif akan menjaga agar tingkat default tetap stabil. Semakin banyak pinjaman yang Anda danai, maka keberadaan pinjaman yang gagal bayar semakin tidak mempengaruhi tingkat pengembalian Anda. Satu pinjaman yang gagal bayar tidak akan terlalu menyakiti total pengembalian Anda apabila portofolio P2P lending Anda berisi 100 pinjaman.

Dibutuhkan waktu dan portofolio yang terdiversifikasi dengan baik untuk mendapatkan pengembalian yang stabil. Secara umum, dengan diversifikasi ke 100 pinjaman ke atas, tingkat default portofolio Anda akan mulai mengikuti tingkat default platform P2P lending yang digunakan.


Memaksimalkan pengembalian, memitigasi risiko, dan mengoptimalkan diversifikasi P2P lending menjadi praktis dengan fitur Pendanaan Otomatis Modalku. Akan tetapi, mengatur setting Pendanaan Otomatis saja tak akan membantu bila saldo akun Modalku Anda sering kosong dan tidak ada dana yang bisa dialokasikan ke pinjaman-pinjaman UKM kami.

Mengisi saldo akun dan mengatur fitur Pendanaan Otomatis dapat dilakukan dengan mudah di akun Modalku Anda.

Karena itu, jangan lupa untuk mengecek dan mengisi akun pemberi pinjaman Anda secara berkala agar tidak pernah kehilangan kesempatan pendanaan P2P lending di Modalku!