3 Cara Mengatasi Inflasi di Indonesia, Apa Saja Ya?

Inflasi adalah kondisi di mana harga di pasaran mengalami peningkatan terus-menerus dalam waktu yang cukup panjang. Jadi apabila peningkatan harga hanya berlangsung sementara, kondisi ini tidak dapat dikategorikan sebagai inflasi. Inflasi bisa dialami oleh semua negara, termasuk melanda ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, cara mengatasi inflasi yang tepat sangat diperlukan.

Inflasi bisa terjadi dikarenakan masyarakat aktif mengeluarkan uang untuk konsumsi. Alhasil, jumlah uang yang sedang beredar lebih banyak daripada yang sebenarnya dibutuhkan. Kondisi ini lantas membuat jumlah permintaan (konsumsi) meningkat, padahal penawaran (barang yang dijual) tidak mengalami peningkatan. Akhirnya harga barang meningkat tajam dalam waktu panjang.

Negara yang tidak tahu cara mengatasi inflasi akan membuat kondisi ekonominya terus merosot. Para produsen “nakal” akan menimbun produk yang sedang dicari tersebut supaya harga jualnya terus naik. Jika dibiarkan terlalu lama, produk tersebut akan berubah menjadi barang langka dan membuat masyarakat terhambat dalam upaya pemenuhan kebutuhan dengan produk tersebut. Akibat yang fatal lainnya, nilai mata uang negara tersebut akan menurun dan menglami resesi ekonomi.

Kondisi pandemi COVID-19 yang sedang dihadapi saat ini membuat sektor-sektor ekonomi dan industri tidak berada dalam kondisi prima, maka bukan tidak mungkin ekonomi Indonesia akan mengalami inflasi. Untuk itu, diperlukan cara mengatasi inflasi yang paling tepat untuk mencegah ekonomi Indonesia mengalami resesi.

Tak hanya di sektor ekonomi nasional, inflasi juga terjadi pada biaya pendidikan. Simak penjelasan lebih lengkapnya di sini!

Menggunakan Kebijakan Moneter

Cara mengatasi inflasi yang pertama adalah dengan menggunakan kebijakan moneter. Kebijakan moneter sendiri merujuk pada keputusan-keputusan yang harus ditetapkan oleh Pemerintah di bidang keuangan (moneter). Kebijakan moneter ini dibuat dengan tujuan untuk menjaga kestabilan kondisi keuangan negara. Terdapat tiga jenis kebijakan moneter yang harus ditetapkan.

1. Penetapan Persediaan Kas

Kebijakan ini dapat dilakukan oleh Bank Sentral sebuah negara. Di Indonesia berarti dilakukan oleh Bank Indonesia. Kebijakan penetapan persediaan kas ini dilakukan dengan meningkatkan batas minimum kas atau presentase saldo setiap lembaga perbankan di Indonesia. Saldo kas minimum yang meningkat akan membuat Bank sulit mengeluarkan uang lebih banyak.

2. Diskonto

Kebijakan Diskonto juga yang dapat diandalkan sebagai cara mengatasi inflasi. Caranya dengan penetapan dari Bank Indonesia untuk meningkatkan nilai suku bunga. Dengan suku bunga tinggi di bank, masyarakat yang awalnya terus melakukan konsumsi akan terdorong untuk menyimpan uang mereka di bank. Alhasil, uang yang beredar juga dapat ditekan dan inflasi dapat diatasi.

3. Operasi Pasar Terbuka

Cara mengatasi inflasi berikutnya adalah dengan melakukan Operasi Pasar Terbuka. Operasi Pasar Terbuka ini adalah momen di mana Pemerintah menjual Surat Utang Negara (SUN) secara terbuka pada publik.

Mengapa Negara Perlu Berutang?

Karena SUN ini modelnya investasi jangka panjang, masyarakat yang awalnya mengeluarkan uang untuk belanja (konsumsi) akhirnya beralih membeli SUN untuk berinvestasi jangka panjang. Uang masyarakat yang diterima Pemerintah dari penjualan SUN akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur negara. Infrastruktur ini akan memberi pemasukan. Pemasukan inilah yang akan dikembalikan kepada masyarakat pembeli SUN berikut bunganya.

Apa itu surat utang negara? Pelajari lebih lanjut di artikel ini: “Mengenal Surat Utang Negara”

Menggunakan Kebijakan Fiskal

Cara mengatasi inflasi tidak hanya dapat dilakukan dengan menetapkan kebijakan moneter saja. Negara juga dapat menerapkan kebijakan fiskal untuk menyelamatkan kondisi ekonomi Indonesia dari kondisi inflasi. Kebijakan fiskal sendiri jadi langkah kebijakan yang dapat mempengaruhi nominal pengeluaran Pemerintah. Nominal pengeluaran (belanja) itu dapat meningkatkan jumlah uang beredar dan menciptakan inflasi.

Lihat juga: “Hadapi Inflasi dengan Investasi” dan “Jangan Takut Inflasi, Tingkatkan Penghasilan Anda dengan 6 Cara Ini”

Cara pertama penerapan kebijakan fiskal ini adalah dengan menghemat rencana pengeluaran Negara sendiri. Saat pengeluaran ditekan, maka jumlah permintaan barang juga jasa pun ikut ditekan turun. Alhasil harga jadi turun, dan inflasi bisa diatasi.

Cara kedua penerapan kebijakan fiskal adalah dengan meningkatkan tarif pajak. Dengan tarif pajak yang tinggi, aktivitas konsumsi pun akan semakin berkurang. Saat aktivitas konsumsi berkurang, permintaan barang dan jasa juga berkurang. Dengan begitu, harga akan turun dan inflasi dapat teratasi.

Menggunakan Kebijakan Lain

Jika kedua cara diatas belum bisa menekan inflasi suatu negara, Pemerintah masih dapat menerapkan kebijakan-kebijakan lainnya. Karena terdapat banyak permintaan sementara barang sedikit, maka cara pertama yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan produksi barang tersebut.

Saat jumlah konsumsi dan jumlah barang seimbang, harga juga menjadi lebih stabil daripada sebelumnya. Pemerintah dapat memberikan subsidi bagi sektor industri untuk memproduksi barang-barang yang dimaksud sembari menekan barang serupa diimpor dari luar.

Kebijakan lainnya yang bisa jadi cara mengatasi inflasi dan menyelamatkan ekonomi Indonesia adalah dengan menetapkan harga maksimum. Harga maksimum ini adalah batas paling tinggi  harga jual yang tidak dapat dilewati oleh produsen atau penjual barang di pasaran. Dengan cara ini, inflasi juga dapat ditekan.


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply