Paylater: Solusi Keuangan Bisnis yang Mudah

paylater adalah

Paylater adalah salah satu fasilitas keuangan yang sering digunakan akhir-akhir ini. Cara pakainya yang mudah membuat paylater menjadi andalan dalam menyelesaikan masalah finansial. Bagaimana tidak, pengguna cukup mengakses aplikasi paylater di ponselnya dan bertransaksi dengan fasilitas tersebut secara online.

Kabar bagus bagi pemilik bisnis, paylater bisa digunakan sebagai sarana pengembangan usaha. Bisnis dengan persediaan dana yang terbatas, seperti UMKM, kini diberikan sarana peminjaman dana yang mudah melalui fasilitas ini. Bagaimana cara penggunaan paylater untuk bisnis? 

Modalku akan membahas penjelasan lengkap mengenai paylater untuk bisnis di artikel ini.

Apa Itu Paylater?

Paylater adalah layanan pinjaman dana secara online tanpa menggunakan kartu kredit. Cara kerjanya hampir mirip kartu kredit, di mana pengguna bertransaksi dengan limit yang tersedia, kemudian membayar pinjamannya di kemudian hari. Untuk metode pembayarannya, paylater memiliki dua opsi, yakni menggunakan cicilan atau langsung membayarnya dengan lunas.

Cara kerja paylater untuk bisnis juga sama, di mana bisnis diberikan pinjaman berupa limit kredit. Bisnis jenis apapun bisa menggunakan paylater, mulai dari bisnis perseorangan, Usaha Masyarakat Kecil dan Menengah (UMKM), hingga badan usaha seperti PT dan CV. Limit kredit yang diberikan ke perusahaan digunakan untuk mengelola arus kasnya.

Paylater merupakan salah satu contoh perkembangan teknologi di bidang keuangan atau financial technology (fintech). Penyedia jasa paylater tidak bekerja sama dengan bank, tapi perusahaan penyedia layanan keuangan lainnya, selama perusahaan tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ini adalah salah satu alasan proses pendaftaran dan pengajuan dana di paylater lebih mudah dan tidak memerlukan banyak syarat dibanding mengajukan kartu kredit di bank.

Baca Juga: 7 Tujuan Manajemen Keuangan

Paylater hanya bisa digunakan sebagai metode pembayaran transaksi barang dan jasa yang dilakukan. Jadi, Anda tidak akan mendapatkan pinjaman dana dalam bentuk uang tunai langsung cair. Pembayaran utang paylater pun dilakukan secara online atau daring lewat sarana yang tersedia, seperti kartu debit atau transfer rekening.

Jangan khawatir untuk menggunakan layanan ini, karena penyedia layanan paylater yang tepat pasti mematuhi berbagai regulasi yang berlaku di Indonesia. Misalnya, UU No. 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang mengatur perlindungan data pribadi pengguna paylater. Ada pula UU No. 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, karena pengguna paylater adalah konsumen yang harus dilindungi hak-haknya.

Belum lagi, ada OJK yang mengawasi kegiatan transaksi paylater yang dilakukan oleh perusahaan penyedia layanan. Kepercayaan konsumen atau pelaku bisnis terhadap paylater kian meningkat berkat kehadiran lembaga ini.

Baca Juga: 6 Pilihan Investasi yang Menguntungkan untuk Kenyamanan Hari Tua

Mengapa Bisnis Menggunakan Paylater?

Ada dua alasan bisnis menggunakan paylater sebagai solusi pendanaannya, yakni kemudahan persyaratan dan variasi tenor yang bisa dipilih. Alasan pertama sudah banyak dirasakan oleh orang atau pribadi yang ingin menggunakan paylater sebagai solusi finansialnya. Mereka tidak perlu menyiapkan dokumen yang banyak untuk proses peminjaman dana.

UMKM hanya membutuhkan dua dokumen, yakni KTP dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Jika sudah berbentuk badan usaha seperti PT atau CV, mereka cukup melampirkan rekening koran dan izin usaha alias bukti legalitasnya.

Alasan kedua adalah tenor dan limit kredit yang bisa dipilih sesuai dengan kemampuan dan skala bisnisnya. Modalku menawarkan limit kredit yang bervariasi. Bisnis perseorangan bisa mendapatkan tenor hingga Rp100.000.000, sedangkan bisnis berbadan usaha maksimal Rp500.000.000. Biayanya mulai dari 1% per transaksi dengan tenor pinjaman 15-60 hari.

Bisnis bisa memilih limit kredit yang diinginkan saat proses pengajuan sesuai dengan kemampuan pembayaran bisnisnya. Selain itu, pemilik bisnis bisa mempertimbangkan arus kas (cashflow) yang dimiliki untuk 

Persyaratan yang mudah dan tidak rumit tersebut membuat proses bisnis berjalan lancar. Tenor yang ditawarkan disesuaikan pula dengan skala dan kebutuhan bisnisnya. Begitu pengajuan dana disetujui, pelaku bisnis langsung bertransaksi dan mengembangkan usahanya, serta memenuhi kebutuhan mendesak yang sedang dihadapi.

Baca Juga: 5 Cara Mendapatkan Modal Usaha

Bagaimana Cara Pemakaian Paylater untuk Bisnis?

Seperti yang dibahas sebelumnya, paylater adalah produk fintech sehingga memberikan kemudahan bagi penggunanya. Cara bertransaksi dengan paylater juga mudah dan bisa digunakan untuk pembelian secara online atau offline.

Modalku sebagai penyedia layanan paylater memfasilitasi pembayaran transaksi antara bisnis dan platform supplier. Pelaku bisnis berbelanja stok barang di online marketplace atau secara offline, kemudian menerima invoice atau tagihan. Tagihan tersebut di-upload ke aplikasi Modalku, kemudian melakukan pembayaran tagihannya ke supplier.

Setelah proses pembayaran selesai, supplier langsung mengirimkan barangnya ke bisnis. Pelaku bisnis cukup membayar pinjamannya kembali dalam tenor yang sudah ditentukan.

Selain paylater, manfaatkan pula layanan layanan pinjaman online tanpa agunan dari Modalku untuk kemajuan bisnis Anda. Dapatkan program pendanaan bisnis hingga Rp2 miliar tanpa harus menyerahkan jaminan hanya secara online tanpa harus repot ke kantor kami. Hubungi Tim Modalku segera dan rasakan kemudahan bertransaksi dengan layanan kami.

Tinggalkan Balasan