5 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Anda

pinjaman modal usaha

Impian orang untuk menjalankan bisnisnya terwujud saat mereka menerima pinjaman modal usaha. Sayangnya, banyak harapan yang pupus lantaran tidak paham dengan cara mendapatkannya. Bayang-bayang mengenai ketidakmampuan membayar pinjaman tersebut menghambat sebagian orang untuk menjalankan bisnisnya.

Sumber Pinjaman Modal Usaha yang Bisa Didapatkan

Jangan khawatir, kini banyak sekali sumber pinjaman untuk menambah modal perusahaan Anda. Setiap saluran pinjaman modal memang memiliki persyaratannya masing-masing yang harus dipenuhi. Pilihan sumber pinjaman pun menyesuaikan dengan kemampuan dan skala bisnis yang ingin Anda bangun.

Pinjaman merupakan salah satu jenis pendanaan bisnis yang bisa diandalkan. Saat bisnis mulai bertumbuh dan mendapatkan keuntungan, di situlah Anda memiliki kesempatan untuk membayar pinjaman yang pernah diajukan. Anda harus paham bahwa dana bisnis sifatnya berkelanjutan (sustainable) dan berguna untuk perkembangan bisnis pada masa depan.

Jika ingin mencari pinjaman untuk menjalankan usaha Anda, cobalah beberapa sumber pendanaan bisnis di bawah ini.

Baca Juga: Bisakah Menggunakan Paylater untuk Pinjaman Modal Bisnis?

1. Penggadaian Aset

Penggadaian adalah proses peminjaman dana dengan jaminan aset pribadi yang dimiliki. Asetnya bisa berupa barang elektronik, emas, surat berharga, dan barang berharga lainnya. Anda akan mendapatkan modal usaha berupa uang tunai dengan cara ini.

Pinjaman ini relatif bersifat jangka pendek dengan tenor hingga 48 bulan. Proses kreditnya cepat dan barang penjaminnya bersifat fleksibel, yang penting memiliki nilai tinggi. Anda yang baru memulai bisnis bisa mendapatkan pinjaman modal usaha dengan cara ini.

Selain pegadaian konvensional yang umum didengar, ada pula lembaga pegadaian syariah yang menjalankan proses bisnisnya sesuai dengan hukum Islam yang berlaku.

Baca Juga: 5 Alasan Banyak Orang Mencari Pinjaman Online Tanpa Agunan

2. Pinjaman Bank

Prosedur peminjaman modal usaha di bank lebih cocok digunakan untuk bisnis yang sudah berjalan. Pasalnya, bank sering meminta surat-surat yang menunjukkan bahwa bisnis Anda berjalan dengan baik. Tujuannya hanya satu, yakni bank ingin yakin bahwa Anda bisa membayar cicilan sesuai dengan yang diajukan.

Ada pula bank yang menyediakan kredit multiguna, yakni pinjaman dengan jaminan. Di sini, Anda harus memberikan jaminan sebagai syarat pengajuan pinjamannya. Keuntungannya, Anda bisa mendapatkan bunga dan biaya yang lebih kecil.

Selain kredit multiguna, bank juga menawarkan Kredit Tanpa Agunan (KTA) sebagai alternatif peminjaman dana. Hanya saja, KTA memiliki bunga dan biaya yang lebih besar karena tidak ada jaminannya. Anda bisa memilih kredit multiguna atau KTA sesuai dengan pertimbangan yang telah dibuat.

3. Pinjaman Pemerintah

Pemerintah Indonesia juga menyediakan layanan pendanaan bisnis yang disebut Kredit Usaha Rakyat (KUR). Mereka bekerja sama dengan perbankan untuk menyalurkan layanan pendanaan ini. Sasaran layanan ini adalah Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi alias UMKMK.

Semua sektor usaha bisa mendapatkan KUR, mengingat layanan ini bertujuan meningkatkan lapangan pekerjaan lewat UMKM. Pemerintah memiliki harapan jangka panjang lewat program ini, yakni memberantas kemiskinan di Indonesia. Bunga kreditnya juga kecil dan Anda tidak perlu agunan untuk mengajukan KUR.

Untuk mengajukannya, Anda bisa datang ke bank yang menyediakan pinjaman KUR, biasanya bank negeri. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, contohnya usaha sudah berdiri minimal 6 bulan. Jangan lupa siapkan dokumen yang diperlukan, seperti identitas pribadi dan surat izin usaha.

Baca Juga: 5 Alasan Pentingnya Melek Digital Untuk Bisnis B2B

4. Pinjaman Koperasi

Anda bisa mendapatkan pinjaman dana melalui Koperasi Simpan Pinjam (KSP) yang tersedia di wilayah tempat tinggal. Koperasi merupakan organisasi ekonomi yang menerapkan asas musyawarah dan kekeluargaan. Seluruh kegiatan bisnisnya dijalankan untuk kepentingan bersama, khususnya anggota koperasi tersebut.

Pinjaman di koperasi diperuntukkan untuk anggota di dalamnya, tapi Anda bisa bergabung dengan mudah. Cukup ajukan pinjaman di koperasi terdekat dan Anda sudah dicap sebagai calon anggotanya. Jangan lupa untuk mematuhi kesepakatan dan perjanjian yang sudah diatur dalam koperasi tersebut.

Syarat peminjamnya adalah Anda harus merupakan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang sah, mengingat koperasi dibangun berazaskan Pancasila. Anda harus mendaftarkan atas nama diri sendiri, bukan nama perusahaan, karena keanggotaannya bersifat perorangan. Sebagai anggota, Anda juga harus membayar simpanan pokok dan simpanan wajib sesuai jumlah yang disepakati.

5. Pinjaman Elektronik (Paylater)

Paylater tidak melulu digunakan untuk kebutuhan pribadi. Kini, Anda bisa mendapatkan pendanaan bisnis secara mudah menggunakan paylater, layanan pinjaman berbasis elektronik. Syarat pengajuannya juga mudah, Anda cukup menyediakan dokumen bisnis yang dibutuhkan.

Modalku adalah salah satu penyedia layanan paylater untuk mendanai bisnis Anda. Lewat program pendanaan ini, Anda bisa mendapatkan pinjaman hingga Rp500.000.000. Tenor yang diberikan juga bervariasi, mulai dari 15 hingga 60 hari.

Proses pengajuan pinjaman modal kerja di Modalku juga tidak rumit. Anda cukup menyediakan KTP, NPWP, rekening koran dan surat yang menunjukkan legalitas bisnis. Untuk pelaku usaha perseorangan, Anda cukup menyediakan KTP dan NPWP saja. Hubungi tim kami segera untuk mendapatkan informasi selengkapnya mengenai program ini.

Banyak sekali sumber pinjaman modal usaha yang bisa Anda dapatkan. Pilihlah sumber pinjaman tepercaya dan sesuai kapasitas Anda untuk membayarnya. 

Tinggalkan Balasan