8 Macam-Macam Strategi Pemasaran yang Efektif

strategi pemasaran bisnis

Dunia bisnis mengenal macam-macam strategi pemasaran sebagai langkah pendekatan terhadap target pasar. Strategi pemasaran yang berbeda disesuaikan dengan kondisi bisnis dan target pasarnya. Meski ditujukan kepada target pasar, strategi pemasaran harus sesuai dengan citra merek yang dibawakan oleh bisnisnya.

Pemasaran merupakan sarana potensial bagi bisnis untuk mengajak konsumen menggunakan produknya. Pemilik bisnis harus memiliki strategi pemasaran yang tepat jika ingin mencapai keuntungan. Modalku akan menjelaskan berbagai jenis strategi pemasaran yang umum dilakukan di dunia bisnis.

Macam-Macam Strategi Pemasaran bagi Bisnis

Strategi pemasaran (marketing strategy) adalah langkah atau aksi yang dilakukan oleh bisnis untuk menyasar target pasar atau pelanggan potensialnya. Tujuannya adalah mengubah target pasar menjadi konsumen atau pengguna produk bisnis tersebut. Tidak berhenti di situ, strategi pemasaran berguna pula untuk meningkatkan loyalitas pelanggan agar terus menggunakan produk bisnis.

Penerapan strategi pemasaran yang mengutamakan value proposition bisnis akan membuat bisnis lebih menonjol dibandingkan kompetitornya. Selain value proposition, strategi pemasaran mencakup pesan yang disampaikan dan data mengenai target konsumen. Value proposition ini biasanya terkandung dalam brand image atau citra merek yang dibangun oleh bisnis.

Marketing strategy sifatnya berkelanjutan, jadi harus dirancang terus-menerus demi menjangkau target pasar. Kompetisi bisnis dan target pasar adalah dua hal yang sifatnya abadi dan strategi pemasaran membantu bisnis menghadapi tantangan tersebut. Lewat strategi pemasaran, bisnis bisa memahami kebutuhan atau keinginan target pasar dan konsumen.

Riset pasar harus dilakukan sebelum menentukan strategi pemasaran yang tepat. Biasanya, ada delapan macam strategi pemasaran yang umum dilakukan oleh perusahaan.

1. Cause Marketing

Jenis pemasaran ini menggunakan isu-isu sosial untuk mengkampanyekan produk atau bisnisnya. Strategi pemasaran ini efektif mengajak 90% orang untuk membeli produknya lantaran melihat sebuah bisnis mendukung isu sosial tertentu. Contoh isu sosial yang diangkat beragam, seperti gerakan free animal cruelty (kekerasan pada binatang untuk produk makeup) yang digagas oleh sebuah brand body care tersohor. Brand image atau citra yang dibangun bisnis pun semakin dikenal positif oleh masyarakat lewat strategi ini.

Baca Juga: 5 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Anda

2. Relationship Marketing

Relationship marketing merupakan strategi pemasaran yang mengutamakan hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Bisnis tidak hanya fokus menjual produknya, tapi berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Mereka melakukan follow up dengan menanyakan feedback mengenai kepuasan belanja terhadap produk dan pelayanan bisnisnya. Cara ini lebih mudah dilakukan berkat kehadiran media sosial, terbukti dari banyaknya bisnis yang berusaha membangun engagement dengan pengikut atau pelanggannya.

3. Word of Mouth Marketing

Bisnis harus berusaha membangun kesan yang baik kepada konsumen agar mereka terus membeli produknya. Pemasaran word of mouth mengajak konsumen untuk mempromosikan sebuah bisnis kepada teman atau koleganya. Banyak konsumen yang tertarik membeli produk karena mendengar ulasan positif dari orang terdekatnya.

4. Paid Marketing

Sesuai namanya, paid marketing merupakan jenis pemasaran berbayar, seperti memasang iklan atau billboard untuk mempromosikan produknya. Berkat perkembangan teknologi, paid marketing kini bisa dilakukan di internet. Anda bisa melihat contohnya berupa banner iklan yang tampak saat membuka sebuah halaman website.

Baca Juga: 3 Tips dan Cara Menambah Limit Paylater Tanpa Ribet

5. Diversity Marketing

Ini adalah pemasaran yang menargetkan pasar dengan segmentasi yang bervariasi, baik itu sikap berbelanja, kebutuhan, demografis, dan lain-lain. Strategi ini merupakan kombinasi berbagai strategi pemasaran yang berbeda, misalnya paid marketing dan relationship marketing. Anda harus melakukan riset pasar dulu karena strategi yang dijalankan tidak hanya satu.

6. Transactional Marketing

Strategi pemasaran ini bersifat jangka pendek dan bertujuan untuk meningkatkan penjualan. Bisnis berusaha menarik konsumennya dengan penawaran diskon, cashback, kupon, barang gratis, dan lain-lain. Biasanya, transactional marketing dijalankan saat menjelang hari raya atau sekadar menghabiskan stok barang. Meski berlawanan dengan relationship marketing, Anda bisa mengombinasikannya jika ingin mendapatkan pelanggan setia.

Baca Juga: Pahami Kelebihan dan Kekurangan Sebelum Membuka Tabungan Emas untuk Investasi

7. Internet Marketing

Popularitas internet marketing kian meningkat di era ini berkat kemudahannya. Internet marketing sendiri terdiri dari berbagai macam strategi, yakni Search Engine Optimization (SEO), e-mail marketing, iklan media sosial atau website, content marketing, dan lain-lain. Langkah ini lebih diminati oleh pebisnis masa kini dibandingkan strategi pemasaran konvensional karena biayanya lebih efektif.

8. Undercover Marketing

Strategi terakhir ini dikenal dengan pemasaran terselubung. Caranya, bisnis mengiklankan produk atau jasanya tapi iklannya tidak disadari oleh konsumen. Contoh penerapannya bisa Anda lihat di beberapa sinetron, di mana produk yang digunakan sang aktor tidak disensor mereknya, malah dipajang jelas.

Anda sudah mengenal macam-macam strategi pemasaran, sekarang saatnya memilih salah satu strategi untuk promosi bisnis. Jangan khawatir dengan biayanya, Anda bisa mengajukan pinjaman modal kerja dari Modalku untuk menjalankan strategi pemasaran di atas. Ingin tahu lebih lengkap soal pendanaan dari Modalku? Hubungi tim Modalku segera dan kami akan memberikan layanan pendanaan bisnis terbaik untuk Anda.

Tinggalkan Balasan