Seiring perkembangan bisnis kargo, wajar jika Anda berencana untuk memperluas jangkauan pasar. Salah satu cara strategis untuk melakukan hal tersebut adalah dengan membuka layanan pengiriman internasional.
Untuk meningkatkan peluang sukses, Anda perlu mempersiapkan rencana yang matang. Perhatikan setiap detail agar pengiriman berjalan lancar, efisien, dan minim risiko operasional. Prosesnya akan lebih mudah jika Anda memiliki checklist khusus berisi hal-hal yang harus dilakukan.
Ekspansi pengiriman lintas-negara membutuhkan banyak persiapan. Supaya tidak ada yang terlewat, Anda bisa merujuk pada checklist berikut:
Setiap negara mempunyai peraturan berbeda soal bea cukai. Maka dari itu, Anda perlu memahami tarif, pajak, serta prosedur ekspor-impor di negara tujuan. Tujuannya untuk menghindari biaya tak terduga dan munculnya biaya tidak terduga.
Tak kalah penting, Anda juga perlu mencari tahu tentang barang-barang yang boleh dan tidak boleh dikirimkan. Pastikan produk yang Anda kirimkan tidak termasuk dalam daftar barang yang dibatasi atau dilarang oleh negara tujuan. Informasi tentang hal ini biasanya bisa Anda peroleh melalui lembaga bea cukai atau konsulat negara terkait.
Tentukan metode pengiriman internasional yang akan Anda terapkan; apakah itu melalui jalur udara, laut, atau darat. Faktor seperti jenis barang, kecepatan, dan biaya sangat memengaruhi keputusan ini. Berikut pertimbangan dasar untuk tiap metode:
Jika dibandingkan dengan pengiriman domestik, pengiriman lintas-negara tentu melalui jarak yang lebih jauh. Oleh sebab itu, gunakan kemasan yang memenuhi standar internasional untuk melindungi paket dari kerusakan selama transit dan pengiriman.
Pilihlah bahan berkualitas tinggi, seperti bantal pelindung, kotak kardus tebal, dan perekat kuat. Selain itu, berikan pula simbol atau tanda yang relevan untuk mempermudah penanganan. Contohnya seperti “fragile” atau “this side up”.
Kelengkapan dokumen dapat mendukung kelancaran proses pengiriman internasional. Rincian dokumen untuk tiap dokumen bisa berbeda-beda, bergantung pada jenis paket dan regulasi negara tujuan. Namun, pada umumnya, berikut jenis dokumen yang harus Anda siapkan:
Hitung biaya yang akan Anda perlukan untuk mengirim paket ke luar negeri. Pertimbangkan biaya yang termasuk dalam pengiriman, seperti tarif transportasi, bahan bakar, dan biaya tambahan lain. Kemudian, hitunglah pula biaya bea cukai dan pajak yang harus Anda keluarkan. Hal ini biasanya bergantung pada nilai dan jenis barang yang dikirim. Tak kalah penting, sertakan biaya asuransi untuk melindungi barang dari risiko kehilangan atau kerusakan.
Pengiriman internasional tidak lepas dari risiko, seperti kerusakan, keterlambatan, atau kehilangan. Sebagai langkah antisipasi, sebaiknya siapkan asuransi bisnis kargo untuk memberi perlindungan finansial terhadap risiko-risiko tersebut. Pada umumnya, jenis asuransi untuk kargo terdiri dari named-perils atau all-risk. Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan dan nilai barang yang dikirim ke luar negeri.
Dukung pengiriman lintas-negara dengan teknologi pelacakan yang bisa diandalkan. Persiapan ini akan memudahkan Anda untuk memantau progress pengiriman secara real-time. Berikut beberapa jenis teknologi yang dapat Anda adopsi:
Tak dapat disangkal bahwa adopsi teknologi di atas untuk mendukung pengiriman internasional membutuhkan investasi yang cukup besar. Namun, Anda tidak perlu berkecil hati. Sebab, jika Anda butuh modal usaha tambahan, Anda bisa mengajukan permohonan Pendanaan Institusi dari Modalku.
Modalku menyediakan berbagai solusi pendanaan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan bisnis kargo. Anda dapat memperoleh modal ekstra hingga Rp5 miliar dengan tenor pelunasan yang fleksibel untuk badan usaha PT/CV di Jabodetabek, Bali, serta Surabaya. Jadi, tunggu apa lagi? Kunjungi website Modalku untuk mengajukan pendanaan dan mewujudkan ekspansi pengiriman internasional!
Ada banyak jenis pinjaman yang tersedia untuk bisnis distribusi FMCG agar Anda bisa memenuhi kenaikan…
Supplier yang terpercaya akan menjamin kelancaran pasokan barang dan kepuasan pelanggan. Begini cara memilihnya dengan…
Mendapatkan pinjaman modal usaha jangka panjang sering menjadi tantangan bagi banyak pelaku bisnis, mulai dari…
Meskipun Artificial Intelligence (AI) membuat banyak tugas menjadi lebih mudah, teknologi ini juga digunakan oleh…
Ternyata, modal ekstra dari pinjaman jangka pendek bisa menguntungkan sub-distributor FMCG dalam berbagai aspek. Mengapa?…
Bisnis supplier elektronik saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Gangguan rantai pasok akibat pandemi,…