5 Tips Jualan Online dengan Teman Supaya Bebas Konflik

Cukup banyak orang, terutama anak muda, yang hendak memulai bisnis sendiri. Beberapa bahkan berniat untuk memulai bisnis dengan teman seperti jualan online. Alasannya selain ingin memperoleh pendapatan dari usaha sendiri, tentu saja karena ingin melakukannya bersama orang yang sudah dikenal.

Namun kenyataannya, ada banyak kasus di mana berbisnis dengan teman sendiri ternyata tidak semenyenangkan yang dikira. Apalagi kalau ternyata ada banyak perbedaan pandangan dalam bisnis yang sebelumnya tidak diketahui.

Agar tidak mengganggu hubungan pertemanan, Anda perlu mencoba tips jualan online yang dapat diterapkan saat memulai bisnis dengan teman. Mulai dari tips jualan online yang paling krusial, sampai tips-tips mendetail untuk menjaga relasi bisnis antara Anda dan teman.

Resmikan dengan Perjanjian Tertulis

Tips jualan online bersama teman yang pertama adalah tips yang paling krusial. Sebelum memulai bisnis, pastikan Anda juga teman Anda membuat perjanjian tertulis di awal. Perjanjian tertulis atau kontrak kerja ini isinya berfokus seputar hak dan kewajiban kedua belah pihak selama menjalankan bisnis bersama-sama.

Perjanjian tertulis inilah yang nantinya dijadikan sebagai pedoman untuk berbisnis bersama. Termasuk menjadi acuan jikalau ada salah satu pihak yang tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan benar. Keberadaan perjanjian tertulis ini menjadi bentuk profesionalisme antara dua mitra bisnis, yakni Anda dan teman.

Harapannya, perjanjian ini dapat memastikan kedua belah pihak tidak merasa dirugikan selama menjalankan bisnis. Bukti tertulis ini juga menjamin masing-masing pihak mendapatkan hak yang layak ia peroleh sebagai bentuk apresiasi dari pencapaian bisnis bersama.

Lihat juga: Meningkatkan Skala Bisnis dengan 5 Langkah Strategis

Selaraskan Tujuan Bisnis

Ada beberapa hal yang perlu Anda luruskan dulu di awal bersama teman Anda. Hal pertama tersebut adalah menyelaraskan tujuan bisnis. Mengingat bisnis jualan online ada banyak bentuk dan jenisnya, tentunya Anda dan teman perlu menyamakan persepsi di awal.

Menyelaraskan tujuan bisnis sebagai tips jualan online yang kedua ini berarti mendiskusikan visi bisnis yang hendak kalian berdua capai bersama. Sebisa mungkin mulai dengan tujuan yang spesifik dan jelas. Dari situ, kemudian dijabarkan lagi. Misalnya brand fashion yang seperti apa yang ingin dibuat, target pasar anak muda seperti apa yang dimaksud. Dengan begitu, ada persepsi, tujuan, dan misi yang sama, sehingga bisnis online ini nantinya bisa mulus beroperasi.

Bagi Hak & Tanggung-jawab yang Jelas

Dari tujuan dan target yang sudah jelas, tips jualan online berikutnya adalah membagi hak dan tanggung jawab secara jelas. Ini dapat dilakukan dengan mempertimbangkan latar belakang keahlian masing-masing pihak. Contohnya, jika Anda lebih ahli dalam menangani produk, maka tanggung jawab produksi menjadi area kerja Anda.

Sementara teman yang lebih paham strategi bisnis dan pemasaran akan mengambil tugas untuk memastikan produk yang Anda kerjakan dapat diterima oleh pasar dan menghasilkan keuntungan bagi bisnis jualan online kalian.

Pembagian hak dan tanggung jawab ini bisa dijabarkan sejelas mungkin dalam bentuk pointer. Pastikan juga setiap detil poin ini nantinya akan disertakan pada perjanjian tertulis yang harus dibuat di awal tadi. Sebelum disahkan, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu untuk memastikan porsi hak serta beban kerja sudah seimbang dan dirasa mampu untuk dilakukan.

Saling Komitmen untuk Menjalin Hubungan Profesional

Setelah perjanjian tertulis yang berisi tujuan bisnis, berikut hak dan tanggung jawab dibuat, pastikan Anda dan teman membaca dan melakukan review setiap poin dengan teliti. Begitu perjanjian tertulis ini ditandatangani, maka yang tersisa hanyalah komitmen dan rasa hormat untuk menjalin relasi bisnis yang akan dimulai.

Tips jualan online yang satu ini mungkin terdengar abstrak, tetapi pada kenyataannya komitmen yang kuatlah yang membuat relasi bisnis bersama teman Anda dapat bertahan, sekalipun menghadapi fase-fase sulit. Pastikan Anda menjalankan bisnis dengan kepala dingin agar dapat memisahkan konteks pekerjaan dan hubungan pertemanan.

Singkirkan Ego dan Bangun Transparansi

Akan ada banyak tantangan ke depannya, maka tips jualan online yang terakhir yang harus Anda ingat adalah menyingkirkan ego dan bekerja secara transparan. Ini cara mujarab untuk memperkuat relasi bisnis bersama dengan teman Anda. Berpikiran terbuka, mau mendengar nasihat, serta jujur dengan kekurangan sendiri dalam konteks pekerjaan akan banyak membantu bisnis Anda berkembang.

Itu dia beberapa tips jualan online bersama teman yang layak dicoba. Jika Anda salah satu dari sekian banyak orang yang hendak memulai bisnis sendiri dan masih memiliki kendala soal modal awal, Anda bisa mengandalkan Modalku sebagai solusi. Modalku memberikan layanan pinjaman online dengan sistem pengajuan tidak rumit serta proses pencairan yang cepat. Anda pun dapat memulai bisnis dengan segera menggunakan dana tunai hingga Rp500 juta!

Pinjam Sekarang!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply