Dengan Prinsip Responsible Lending, Modalku Berhasil Menekan Default hingga 0,8%

Jakarta, 15 Maret 2019 – Selama beroperasi lebih dari 3 tahun di Indonesia, Modalku selalu berpegang pada visinya memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang belum terlayani untuk mengembangkan bisnis melalui penyediaan pinjaman usaha. Untuk mencapainya, Modalku menyediakan layanan Peer-to-Peer (P2P) lending yang  mempertemukan UMKM peminjam dengan pemberi pinjaman secara digital. Dengan mendanai pinjaman UMKM, pemberi pinjaman Modalku mendapatkan alternatif investasi dengan tingkat return yang menarik, hingga 20% per tahun. Kini, Modalku telah mencairkan total pinjaman usaha lebih dari Rp 2,9 triliun bagi UMKM Indonesia.

Seperti investasi manapun, risiko tidak dapat sepenuhnya dihilangkan. Risiko terkait alternatif investasi Modalku bagi pemberi pinjaman adalah default atau UMKM yang mengalami gagal bayar pinjaman. Modalku menerapkan prinsip responsible lending, di mana ada evaluasi ketat untuk menilai kemampuan finansial setiap UMKM untuk melunasi pinjamannya. Pinjaman usaha hanya disalurkan bagi bisnis UMKM yang layak dan berpotensi. Dengan prinsip responsible lending, Modalku berhasil mempertahankan tingkat default hingga di bawah angka rata-rata industri keuangan, yakni sebesar 0,8%.

Lebih lanjut tentang berita ini di:


Modalku adalah platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Leave a Reply