Bisnis yang menjanjikan dimulai dari ide yang cemerlang. Ide yang cemerlang tak hanya mencakup hal yang Anda minati. Lebih dari itu, Anda harus mengetahui bahwa ide tersebut memiliki peluang bisnis yang bagus. Lalu, bagaimana caranya memastikan bahwa keseluruhan ide bisnis Anda benar-benar bagus? Coba ajukan beberapa pertanyaan berikut ini kepada diri Anda sendiri.

Apakah Bisnis Anda Mampu Menyelesaikan Masalah?

Ide bisnis terbaik adalah ide yang mampu menyelesaikan suatu masalah. Jika Anda menemukan suatu masalah yang dihadapi oleh teman atau keluarga, kemungkinan besar masalah tersebut juga dihadapi oleh banyak orang lainnya. Oleh sebab itu, untuk menemukan ide bisnis yang bagus, bukalah mata dan telinga Anda selebar mungkin. Cobalah untuk lebih peka dalam mendeteksi suatu masalah. Mulailah dari diri sendiri. Masalah apa yang kini sedang Anda hadapi?

Sudahkah Anda Melakukan Riset Pasar?

Ide yang cemerlang saja tak cukup untuk membangun bisnis. Anda perlu data yang valid agar ide tersebut berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk itu, Anda perlu melakukan riset pasar. Riset pasar membantu Anda mengetahui apakah memang ada market yang pas untuk produk Anda dan fokus terhadap market tersebut.

Hal ini telah berhasil dilakukan oleh Innocent Smoothies, perusahaan penghasil jus dan smoothie yang berbasis di Inggris Raya. Pada masa awal membangun bisnis, para pendiri Innocent Smoothies memutuskan untuk menjual produk mereka di sebuah festival musik. Mereka juga mendirikan dua kotak di bawah banner yang bertuliskan “Perlukah kami berhenti dari pekerjaan untuk mendirikan bisnis ini?”. Satu kotak bertuliskan “ya” dan kotak lainnya bertuliskan “tidak”. Saat festival musik berakhir, kotak “ya” memiliki lebih banyak suara. Hal tersebut memberi keyakinan bagi pendiri usaha bahwa produk Innocent Smoothies memang memiliki market.

Apakah Orang-orang Mau Membayar Produk Anda?

CEO Fundable, Wil Schroter, pernah berkata bahwa ide hanya menjadi ide semata sampai Anda mendapatkan konsumen yang mau membayarnya. Untuk mengetahui apakah orang akan mau membayar produk Anda, ide bisnis Anda perlu dites.

Jangan tes ke teman-teman atau orang terdekat Anda yang kemungkinan besar akan sungkan untuk mengutarakan pendapat jujur. Ceritakan ide Anda kepada beberapa target market, lalu dengarkan feedback dan saran mereka. Jika mereka berkata bahwa ide Anda bagus dan menanyakan di mana mereka bisa mendapatkannya, Anda memiliki pertanda bagus untuk melanjutkan ide bisnis Anda.

Bisakah Anda Menjelaskan Ide Secara Sederhana?

Ide bisnis Anda mungkin mampu menyelesaikan masalah yang begitu rumit, tetapi Anda harus bisa menjelaskannya sesederhana mungkin agar orang-orang mampu memahaminya. Coba Anda gunakan apa yang disebut dengan the grandma test”.

Saat Anda memiliki ide bisnis baru, coba tanyakan kepada diri sendiri apakah ide tersebut mampu dipahami oleh nenek Anda. Akankah sang nenek memahami apa yang Anda lakukan? Pasalnya, banyak calon pengusaha yang menjelaskan ide bisnisnya secara bertele-tele dengan menggunakan berbagai jargon sehingga justru terdengar tidak masuk akal.


Jadi, sudahkah Anda mengajukan keempat pertanyaan di atas pada diri sendiri? Semoga keempat pertanyaan tersebut mampu membantu Anda mendapatkan ide bisnis yang bagus dan menguntungkan.

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.