Membangun usaha dari nol merupakan hal yang tidak mudah dilakukan. Terlebih jika usaha tersebut dimulai dengan modal yang terbatas. Tantangan persaingan yang sangat ketat di era modern seperti saat ini juga menambah ketakutan tersendiri bagi Anda yang baru merambah dunia bisnis. Beragam risiko bisnis juga harus Anda pelajari dengan baik demi mencegah kerugian. Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan saat Anda baru merintis usaha?

Temukan Ide Menarik yang Belum Pernah Ada

Untuk memenangkan perhatian pasar, Anda tentu harus membangun usaha dengan konsep dan ide terbaru yang belum pernah ada. Tak perlu ragu untuk mulai dengan melakukan riset pasar, cari tahu apa yang dibutuhkan konsumen tapi belum tersedia dengan baik di pasar. Peluang ini tentu akan menghasilkan ide menarik yang membuat bisnis Anda lebih menonjol di antara para pesaing lainnya.

Lebih lanjut terkait ide usaha: “Apakah Ide Usaha Saya Sudah Bagus?” 

Buat Prioritas Terhadap Pekerjaan

Ada banyak hal yang memang harus Anda lakukan di awal membangun usaha. Sebaiknya, susun daftar pekerjaan yang harus diselesaikan sesuai dengan skala prioritas yang dibutuhkan. Cara ini tentu akan membantu Anda agar lebih terorganisir dalam melakukan pekerjaan. Selain itu, daftar urutan prioritas ini menghindari adanya kemungkinan pekerjaan yang terlewatkan dan memengaruhi jalannya usaha Anda.

Lebih lanjut: “5 Cara Delegasi Tugas yang Lebih Efektif”

Tentukan Target Pasar yang Tepat

Tips membangun usaha yang tepat selanjutnya adalah dengan menentukan target pasar yang sesuai dengan usaha Anda. Hal ini sangat penting dilakukan agar kinerja bisnis dapat berjalan dengan lebih lancar. Pemasaran pun dilakukan sesuai dengan selera target pasar Anda sehingga produk usaha lebih mudah dikenali. Lakukan dengan mengetahui demografi target pasar Anda sehingga usaha dapat dikembangkan dengan lebih mudah.

Terkait: “Inilah Cara Menganalisis Situasi Pasar Untuk Bisnis Optimal”

Prioritaskan Kualitas

Sebagai konsumen, tentu saja masyarakat ingin mendapatkan produk dengan kualitas terbaik. Untuk itu, kualitas produk harus menjadi prioritas utama bagi Anda di awal merintis sebuah usaha. Pasalnya, konsumen yang puas dengan produk Anda akan kembali melakukan pembelian. Di sinilah Anda akan mendapatkan tempat di hati konsumen tersebut. Sebaliknya, jika Anda tidak memperhatikan kualitas, maka akan sulit mendapatkan pembelian kedua dari konsumen.

Perhatikan Harga Jual

Jangan keliru, harga terkadang menjadi prioritas kedua bagi konsumen setelah kualitas. Oleh karena itu, tak perlu takut menjual produk dengan harga yang lebih tinggi dari pesaing asalkan kualitas yang akan didapat konsumen terjamin. Pastikan Anda mematok harga jual yang realistis dan terjangkau di kalangan target pasar Anda. Ingat, kualitas produk harus sejalan dengan harga yang realistis.

Tetap Fokus

Membangun usaha sukses tentu tidak bisa diwujudkan dalam waktu yang singkat. Ada banyak hal yang harus dilalui untuk mencapai kesuksesan. Pastikan Anda tetap fokus dalam merintis usaha baru untuk dapat bertahan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Dengan begitu, tidak akan sia-sia segala sesuatu yang telah Anda lakukan ketika membangun usaha tersebut.

Manfaatkan Pinjaman untuk Pebisnis Pemula

Terhalang modal untuk membangun usaha Anda? Cobalah untuk memanfaatkan pinjaman yang saat ini tersedia khusus bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satunya adalah melalui layanan peer-to-peer lending dari Modalku yang menyediakan modal usaha tanpa agunan bagi UMKM peminjam melalui proses online yang mudah dan cepat. Jumlah bunganya pun cukup terjangkau, yaitu mulai dari 0,75% per bulan.


Itulah beberapa tips membangun usaha yang tepat bagi para pebisnis pemula. Semoga bermanfaat dan semoga berhasil!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform peer-to-peer (P2P) lending nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi UMKM tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman. Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.