Kemudahan Pembayaran Bisnis dengan Transaksi Non Tunai

masa depan bank digital

Seiring berjalannya waktu, kini semakin banyak jenis transaksi yang bisa dilakukan dalam praktik jual-beli. Awalnya, transaksi hanya bisa dilakukan dengan uang tunai saja, namun kini transaksi jual-beli bisa dilakukan secara non tunai. Tak hanya dalam bentuk cek atau kartu kredit/debit, pembayaran non tunai sudah bisa dilakukan hanya lewat sentuhan jari saja!

Sekarang, transaksi non tunai yang ditunjang dengan jaringan internet lebih banyak diminati masyarakat. Tak hanya memudahkan pembeli, tetapi para pebisnis juga bisa merasakan kemudahan pembayaran dengan transaksi non tunai ini. Apa saja kemudahan yang bisa didapat pelaku bisnis dari transaksi non tunai? Ini dia ulasan lengkapnya.

Tak Perlu Kontak Fisik

Tahun 2020 memang punya banyak kejutan, termasuk dengan hadirnya COVID-19 yang menyerang Indonesia. Virus yang berbahaya ini melumpuhkan ekonomi global, mulai dari bisnis skala mikro hingga bisnis skala besar sekali pun. Meski dilanda krisis, jangan sampai bisnis Anda gulung tikar karena terkena dampaknya. Terapkan protokol kesehatan new normal yang mampu menjaga kesehatan Anda, para karyawan, dan juga pembeli.

Untuk itu, segala transaksi bisnis sebaiknya dilakukan dengan transaksi non tunai. Dengan melakukan transaksi ini, Anda tak perlu melakukan kontak fisik dengan pembeli. Transaksi non tunai bisa dilakukan via kartu kredit/debit, scan barcode dengan melalui aplikasi e-wallet, serta lewat transfer virtual account melalui mobile banking.

Lebih lanjut: Potensi & Solusi Gagal Bayar di Tengah Pandemi COVID-19


Transaksi Lebih Cepat

Keuntungan transaksi cash adalah Anda bisa mengurangi risiko pembeli bodong atau pembeli yang tiba-tiba membatalkan pesanan secara sepihak. Uangnya pun bisa langsung Anda terima sendiri tanpa perantara. Sayangnya, transaksi ini membutuhkan waktu yang lebih lama. Anda harus terlebih dahulu sepakat dengan pembeli, barulah bisa menerima uang tunai.

Di sisi lain, kelebihan transaksi non tunai adalah transaksinya yang lebih cepat. Hanya dengan menekan beberapa tombol saja, uang hasil transaksi jual-beli sudah bisa langsung Anda terima. Bayangkan, Anda tak perlu beranjak dari soda ataupun membuang-buang waktu bertemu dengan pembeli, tinggal tekan beberapa tombol dan terima uangnya.


Lebih Aman dan Terjamin

Berbeda dengan transaksi tunai, transaksi non tunai memiliki sistem keamanan yang berlapis, mulai dari penggunaan password, PIN, OTP, dan lain sebagainya. Dengan sistem keamanan yang begitu ketat, tidak heran jika kini semakin banyak pembeli dan pebisnis yang memilih transaksi non tunai, alih-alih membawa dompet tebal berisikan uang tunai.

Agar lebih aman lagi, pastikan Anda tidak memberikan kode PIN, password,atau kode OTP kepada orang lain, apapun itu situasinya. Ingat, kode-kode ini mengandung identitas diri yang bisa berbahaya bila jatuh di tangan orang yang tidak bertanggung jawab. Sebaiknya, setelah Anda menerima notifikasi seperti kode OTP, segera masukkan kode tersebut dan hapus notifikasi dari perangkat Anda.

Anda mungkin tertarik: 4 Cara Melindungi UKM Anda dari Cybercrime


Membantu Pencatatan Laporan Keuangan

Salah satu kunci penting keberlangsungan bisnis adalah adanya laporan keuangan yang jelas dan terperinci. Maksudnya, lewat laporan keuangan ini, Anda bisa melihat rincian uang masuk dan uang yang keluar. Apalagi dengan mengandalkan transaksi non tunai, Anda akan langsung mendapatkan bukti transaksinya. Tak hanya bukti transaksi saja, para pebisnis juga bisa melihat riwayat transaksi sebelumnya. Sehingga, jika ada transaksi yang belum dicatat di laporan keuangan, Anda bisa melihatnya kembali.

Dengan pencatatan transaksi yang lebih rinci dan lengkap, para pelaku bisnis tak hanya semakin dimudahkan dalam mencatat laporan keuangan, tetapi juga bisa merencanakan keuangan di masa depan. Selain itu, Anda juga akan terbebas dari praktik ekonomi terselubung yang biasanya terjadi karena transaksi tunai.

Anda mungkin tertarik: 5 Cara Mengatur Keuangan Modal Usaha Online


Tren Transaksi Non Tunai Semakin Populer

Kemajuan teknologi internet di Indonesia yang semakin berkembang memaksa masyarakat untuk lebih memilih bertransaksi non tunai. Bahkan, sebuah studi yang dilakukan Visa dengan tema Consumer Payment Attitudes 2018 menunjukkan sebanyak 77% konsumen di Indonesia akan semakin sering menggunakan transaksi non tunai dalam jangka satu tahun ke depan. Belum lagi dengan adanya pandemi yang membatasi kontak fisik, pastinya membuat pengguna transaksi non tunai semakin meningkat pesat.

Belajar dari riset yang telah dilakukan, artinya Anda juga harus mengikuti tren transaksi non tunai yang semakin populer. Jika ingin semakin banyak pembeli yang membeli produk atau jasa Anda, maka segera aktifkan metode pembayaran non tunai.

Itulah kemudahan pembayaran dalam bisnis dengan transaksi non tunai yang bisa Anda dapatkan. Meski diterpa pandemi, jangan sampai Anda patah semangat, ya. Ada Modalku yang mendukung pertumbuhan bisnis lokal dengan menghubungkan UKM berpotensi dengan pemberi pinjaman. Bahkan, pelaku bisnis online pun juga bisa mengajukan pinjaman ke Modalku. Untuk informasi selengkapnya, segera klik di bawah ini. Yuk, semangat bangun bisnis bersama Modalku!

Klik di sini!


Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!

Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, platform pendanaan digital bagi UMKMĀ di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.

Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia. Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.

Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.

Modalku secara resmi berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Leave a Reply