Jenis-jenis Investasi yang Harus Kamu Pelajari

jenis-jenis investasi

Investasi adalah cara yang bagus bagi Anda yang ingin memperoleh kebebasan finansial. Apalagi jika Anda ingin merencanakan masa pensiun yang menyenangkan. Apapun tujuan Anda, investasi bisa menjadi langkah yang bisa diambil untuk bisa memenuhi rencana hidup Anda. Ada banyak macam investasi yang bisa digunakan untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Tentu saja dengan keuntungan dan risiko yang berbeda. Oleh karena itu, mari kita mengenal jenis-jenis investasi untuk bisa menemukan mana yang cocok untuk tujuan Anda.

Mengenal Jenis-jenis Investasi

Ada beberapa pilihan investasi yang tersedia, masing-masing memiliki fitur unik dan faktor risikonya sendiri. Untuk memilih mana yang sesuai dengan profil Anda, maka beberapa informasi mengenai beragam jenis investasi ini akan bisa membantu Anda.

1. Saham

Saham mewakili kepemilikan dalam suatu perusahaan. Ketika berinvestasi dalam saham, maka Anda membeli sebagian dari pendapatan dan aset perusahaan. Ini adalah cara bagi bisnis untuk mengumpulkan uang dan cara Anda mendapatkan penghasilan dari apa yang perusahaan hasilkan. Ini adalah salah satu jenis investasi yang memiliki risiko tinggi. Pengembalian dan kerugian akan bergantung pada kinerja perusahaan. 

2. Obligasi

Obligasi adalah investasi di mana Anda meminjamkan uang kepada perusahaan, pemerintah, dan jenis organisasi lainnya. Bentuk imbalannya berupa bunga untuk uang yang dipinjam dan pada saat yang sama, membayar kembali jumlah awal yang Anda bayarkan untuk obligasi. Ini adalah bentuk investasi pendapatan tetap. Bunga dibayarkan dalam angsuran rutin, sekali atau dua kali setahun. Total pokok, di sisi lain, dibayar selama tanggal jatuh tempo obligasi. Tingkat risiko yang ditawarkan tidak setinggi ketika Anda berinvestasi di saham, namun tingkat keuntungan juga tidak sebesar saham.

Baca Juga: 6 Karakteristik Obligasi Negara yang Bisa Buat Anda Tertarik

3. Reksa Dana

Reksa dana akan mendiversifikasi investasi Anda dengan mengumpulkan uang Anda dengan orang lain. Manajer dana akan mengelola dana Anda untuk diinvestasikan pada beragam instrumen. Bisa di saham, obligasi, dan aset lainnya. Risikonya, akan tergantung pada investasi dalam dana. Jika nilai investasi meningkat, semakin tinggi nilai dana yang dapat dijual untuk mendapatkan keuntungan. Anda tetap harus membayar manajer apapun hasilnya, mau itu menguntungkan atau merugikan Anda.

4. Properti

Investasi properti banyak dilirik karena menyajikan “barang” yang nyata, namun tetap memiliki banyak risiko yang harus diwaspadai. Mulai dari perubahan nilai properti, suku bunga yang meningkat, hingga perpajakan. Namun terlepas dari itu, jika Anda dapat menemukan properti yang tepat, maka keuntungan yang didapatkan akan sangat terbayarkan.

Baca Juga: 4 Kiat Cepat Memiliki Rumah dan Properti

5. Emas

Emas merupakan sebuah komoditas, sehingga harganya akan bisa ditentukan dari kelangkaan dan keadaan yang terjadi di sekitarnya. Dapat dipengaruhi oleh tindakan politik atau perubahan lingkungan. Dalam berinvestasi emas, ketahuilah bahwa perlindungan terhadap perubahan harga akan didasarkan pada faktor eksternal, membuat harganya dapat sangat berfluktuasi dengan cepat. Harga cenderung naik saat kelangkaan terjadi dan turun saat emas tersedia dengan banyak.

Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Berinvestasi?

Ketika ingin berinvestasi, ada beberapa hal lainnya yang juga harus jadi perhatian Anda, yaitu:

1. Membuat dan Memelihara Dana Darurat

Sebagian besar investor yang cerdas akan memastikan mereka memiliki cukup uang dalam tabungan agar bisa menutupi keadaan darurat. Sebagian lagi bahkan memastikan mereka memiliki dana yang cukup hingga enam bulan pendapatan mereka dalam tabungan sehingga mereka akan merasa nyaman dengan mengetahui adanya dana darurat yang mungkin akan dibutuhkan sewaktu-waktu. Anda juga harus mempersiapkan hal ini. Jangan sampai Anda mulai berinvestasi, namun tidak memiliki  dana yang akan diperlukan dalam keadaan genting. Jika tidak siap akan kondisi seperti ini, biasanya orang-orang akan menarik investasi mereka terlalu cepat, akibatnya hasil yang didambakan tidak tercapai dan malah mengarah ke hasil yang merugi.

Baca Juga: Trik Membuat Proposal Usaha untuk Meyakinkan Calon Investor

2. Berhati-hati Terhadap Penipuan

Penipuan menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai ketika ada orang yang mengajak Anda untuk berinvestasi. Para penipu sering menggunakan cerita atau hasil yang tidak bisa dipastikan kebenarannya mengenai investasi yang dipublikasikan untuk memikat Anda. Seolah-olah apa yang mereka lakukan dan dapatkan terdengar seperti sesuatu yang nyata. Ada baiknya bagi untuk mengajukan pertanyaan dan memeriksa jawabannya dengan sumber yang tidak memihak sebelum mulai berinvestasi. Menambah wawasan dengan menonton atau mendengarkan beragam sumber mengenai investasi juga hal yang bisa sangat membantu. Ada juga kelas-kelas online yang berisi pengajar ternama yang bisa menjadi sumber untuk Anda dalam mempelajari dunia investasi.

Itulah beberapa jenis investasi yang bisa Anda pertimbangkan untuk bisa mencapai tujuan finansial Anda. Sesuaikan dengan profil risiko dan juga dana Anda. Jangan ragu untuk memulai investasi mulai hari ini. Salah satu tempat terbaik untuk melakukan investasi adalah melalui Modalku. Disini kamu bisa melakukan pendanaan online untuk membantu beragam UMKM yang ada di Indonesia, tentunya sudah mendapatkan izin oleh OJK serta telah mendapatkan berbagai penghargaan terbaik. Jadi tunggu apalagi?

Tinggalkan Balasan