Tujuan berinvestasi adalah untuk mendapatkan keuntungan berupa uang dan materi. Hal ini masih berlaku untuk jenis investasi leher ke atas, kok. Hanya saja, cara kerja dan artinya sedikit berbeda dari instrumen investasi pada umumnya. Dalam investasi ini, Anda menginvestasikan diri Anda sendiri untuk berkembang menjadi individu yang lebih baik. Lalu, apa cuannya?
Jangan dulu menganggap bahwa investasi ini tidak menghasilkan uang. Jika dipikirkan lebih lanjut, sebetulnya berinvestasi pada diri sendiri akan sangat menguntungkan Anda, dan tentunya menghasilkan lebih banyak uang ke depannya.
Melalui cara ini, Anda mengeluarkan uang untuk menambah ilmu yang tidak hanya berguna bagi kualitas hidup Anda, tetapi juga bagi karier dan bisnis Anda. Alhasil, Anda mampu mendapatkan lebih banyak profit, seperti dengan mendapatkan promosi jabatan, kenaikan gaji, bisnis yang lebih sukses, dan lain sebagainya.
Tanpa Anda sadari, sebetulnya selama ini Anda sudah melakukan investasi leher ke atas. Dalam praktiknya, ada tiga jenis yang harus Anda ketahui.
Setiap pekerjaan butuh keterampilan, tidak terkecuali ketika membangun bisnis. Investasi keterampilan berarti Anda mengeluarkan uang untuk mengembangkan keterampilan baru atau mengasah keterampilan yang sudah ada. Bisa dikatakan, kita sudah melakukan investasi keterampilan ini semasa sekolah dulu. Namun, walau sudah di usia dewasa, kita tetap harus terus belajar agar tetap relevan.
Sebetulnya, investasi keterampilan ini tidak harus mengeluarkan uang. Ini karena banyak platform gratis yang memudahkan Anda untuk belajar banyak keterampilan baru. Biasanya, layanan gratis ini cocok untuk Anda yang masih pemula, alias baru coba-coba. Jika sudah lebih terampil, Anda bisa mengambil kursus agar keterampilan tersebut bisa lebih meningkat dan dapat digunakan pada pekerjaan atau bisnis anda.
Beberapa contoh investasi leher ke atas di bidang keterampilan antara lain:
Tidak hanya hard skill, penting juga untuk mengembangkan kemampuan sosial. Networking atau memperluas koneksi begitu bermanfaat, terutama bagi Anda yang berkecimpung di dunia bisnis. Walaupun Anda merupakan pribadi yang introvert, tentu saja masih bisa untuk melakukan investasi sosial. Kuncinya adalah terbuka dengan diri sendiri, pahami apa tantangannya, dan keluarlah dari zona nyaman Anda.
Ada banyak acara sosial yang bisa Anda ikuti, tergantung pada tema, konsep, dan bidangnya. Anda bisa mengikuti acara bisnis atau acara yang berkaitan dengan hobi Anda. Selama acara tersebut, Anda bisa memperkenalkan diri dengan orang-orang yang dapat membawa nilai positif dalam hidup Anda. Sejumlah contoh investasi leher ke atas di bidang sosial adalah:
Selain mengembangkan keterampilan dan memperluas koneksi, Anda juga perlu melakukan investasi spiritual. Tujuannya adalah untuk mendekatkan diri Anda dengan Sang Pencipta, lingkungan sekitar, dan diri sendiri. Jika Anda meluangkan waktu sekitar 30 menit saja dalam sehari untuk investasi spiritual, maka Anda sudah berkontribusi untuk meningkatkan kualitas hidup Anda sendiri.
Ada banyak manfaat dari mempertajam spiritualitas Anda. Beberapa di antaranya seperti menenangkan pikiran Anda, menjernihkan pola pikir, belajar mengendalikan emosi, lebih jelas melihat tujuan hidup, serta meningkatkan moral dan empati. Berikut contoh-contoh investasi leher ke atas berbasis spiritual:
Itulah setidaknya tiga jenis dari investasi leher ke atas yang layak untuk Anda terapkan setiap hari. Mulai dari sekarang, jangan lupa untuk memusatkan perhatian pada diri Anda sendiri. Belajar sebelum melakukan investasi juga menjadi langkah tepat. Terus gali ilmu keuangan Anda dan nikmati manfaatnya di masa depan.
Anda juga dapat mengakses informasi tentang tips-tips keuangan, gaya hidup, produk keuangan, hingga alternatif investasi di blog.modalku.co.id. Awali kebebasan finansial dengan memperkaya literasi keuangan bersama kami. Ayo jelajahi blog kami!
Artikel blog ini ditulis oleh Modalku, pionir platform pendanaan digital bagi UMKM di Indonesia dan Asia Tenggara. Kami menyediakan pinjaman modal usaha bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tanah air dan membuka opsi investasi alternatif dengan pengembalian menarik bagi pemberi pinjaman.
Modalku memenangkan Global SME Excellence Award dari ITU Telecom, salah satu badan organisasi PBB, di akhir tahun 2017. Modalku juga memenangkan Micro Enterprise Fintech Innovation Challenge yang diselenggarakan oleh United Nations Capital Development Fund (UNCDF) dan UN Pulse Lab Jakarta di tahun 2018. Visi kami adalah memberdayakan UMKM untuk bersama memajukan ekonomi Indonesia.
Lihat statistik perkembangan pesat Modalku di sini.
Tertarik mengenal Modalku lebih baik? Klik di sini.
Ada banyak jenis pinjaman yang tersedia untuk bisnis distribusi FMCG agar Anda bisa memenuhi kenaikan…
Supplier yang terpercaya akan menjamin kelancaran pasokan barang dan kepuasan pelanggan. Begini cara memilihnya dengan…
Mendapatkan pinjaman modal usaha jangka panjang sering menjadi tantangan bagi banyak pelaku bisnis, mulai dari…
Meskipun Artificial Intelligence (AI) membuat banyak tugas menjadi lebih mudah, teknologi ini juga digunakan oleh…
Ternyata, modal ekstra dari pinjaman jangka pendek bisa menguntungkan sub-distributor FMCG dalam berbagai aspek. Mengapa?…
Bisnis supplier elektronik saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Gangguan rantai pasok akibat pandemi,…